Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf
- calendar_month Senin, 3 Feb 2025
- print Cetak

Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SYDNEY, KABARVIRAL – Jo Haylen, pejabat transportasi negara bagian New South Wales (NSW), Australia, menjadi sorotan setelah terungkap menggunakan mobil dinas untuk perjalanan pribadi sejauh ratusan kilometer. Haylen menggunakan fasilitas negara untuk menghadiri makan siang bersama teman-temannya di Hunter Valley, wilayah penghasil anggur terkenal.
Haylen mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers. “Saya membuat keputusan yang salah,” ujarnya. Permintaan maaf ini muncul setelah catatan perjalanan menunjukkan mobil dinas yang dikemudikan sopir Haylen melakukan perjalanan pulang-pergi antara Sydney dan Hunter Valley. Total jarak tempuh mencapai 445 km dan perjalanan tersebut dicatat sebagai “bisnis” selama hari kerja.
Mobil dinas tersebut mengantarkan Haylen ke rumahnya di Caves Beach sebelum ia dan lima orang lainnya, termasuk Direktur Departemen Perumahan NSW Rose Jackson, berangkat ke restoran di Hunter Valley. Setelah makan siang yang panjang, mereka kembali ke Caves Beach sebelum akhirnya kembali ke Sydney.
Haylen menyatakan akan membayar biaya perjalanan sebesar AU$ 750 (sekitar Rp 7,5 juta). Ketika ditanya mengapa tidak menggunakan layanan transportasi daring seperti Uber, ia mengaku seharusnya melakukannya.
Menurut peraturan negara bagian NSW, direktur departemen diizinkan menggunakan kendaraan dan pengemudi dinas untuk keperluan pribadi. Namun, Haylen mengakui bahwa perjalanannya tidak pantas. “Kami menghabiskan waktu lama untuk makan siang sambil minum-minum. Saya salah,” katanya.
Meskipun telah meminta maaf, Haylen menolak tuntutan oposisi untuk mengundurkan diri. “Saya mengakui kesalahan saya dan berpikir bahwa beberapa orang dapat dimaafkan atas kesalahan mereka. Saya melakukan kesalahan, itulah sebabnya saya meminta maaf dan membayar biaya perjalanan. Tidak ada yang sempurna,” tambahnya.
Partai oposisi Liberal dan Nasional menyerukan agar Haylen dan Jackson mengundurkan diri serta mendesak pemimpin NSW Chris Minns untuk memecat keduanya. Menanggapi hal ini, Minns menyebut penggunaan kendaraan dinas untuk makan siang sebagai tidak dapat diterima dan telah meminta perubahan aturan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Skandal ini menambah daftar panjang kontroversi terkait penyalahgunaan fasilitas negara oleh pejabat publik. Apakah permintaan maaf dan penggantian biaya perjalanan cukup untuk meredam kemarahan publik? Ataukah langkah lebih tegas harus diambil untuk memastikan integritas pejabat pemerintah?
Sumber: Beritasatu.com
- Penulis: Redaksi







