Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » 78 Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Erwin Sitompul Desak KPK Segera Turun Tangan

78 Guru Bantu di Riau Belum Terima Gaji, Aktivis Pendidikan Riau Erwin Sitompul Desak KPK Segera Turun Tangan

  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral, Pekanbaru — Permasalahan kesejahteraan tenaga pendidik kembali mencuat di Provinsi Riau. Sebanyak 78 guru bantu jenjang pendidikan menengah (Dikmen) dilaporkan belum menerima gaji untuk bulan November dan Desember 2025 hingga saat ini.

Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, secara tegas mendesak Badan Pemeriksa Keuangan serta Presiden Prabowo Subianto untuk segera turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

“Ini menyangkut hak para guru yang seharusnya dibayarkan tepat waktu. Kami meminta agar pemerintah pusat dan BPK segera membantu memastikan hak mereka dibayarkan,” ujar Erwin dalam keterangannya.

Menurutnya, setiap guru bantu tersebut berhak menerima gaji sebesar Rp2,5 juta per bulan. Dengan demikian, keterlambatan pembayaran selama dua bulan berdampak langsung pada puluhan tenaga pendidik yang menggantungkan penghidupannya dari honor tersebut.

Erwin juga mempertanyakan pengelolaan anggaran yang dinilai janggal. Ia menegaskan bahwa anggaran gaji guru bantu seharusnya telah dialokasikan sebelumnya, sehingga tidak seharusnya terjadi keterlambatan pembayaran.

“Kalau anggaran sudah ada, lalu kenapa tidak dibayarkan? Ini yang harus dijelaskan secara terbuka kepada publik,” tegasnya.

Upaya komunikasi pun, lanjut Erwin, telah dilakukan. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Provinsi Riau. Namun, hasil komunikasi tersebut belum membuahkan solusi konkret.

“Informasi yang kami terima, pihak-pihak terkait justru saling melempar tanggung jawab. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.

Erwin menyebut dirinya sebenarnya ingin berkomunikasi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau guna mencari solusi. Namun, ia mengaku enggan melakukan hal tersebut karena khawatir kembali mendapat stigma negatif.

“Saya ingin menyelesaikan persoalan ini secara langsung, tapi tidak ingin lagi dianggap sebagai provokator,” katanya.

Ia menegaskan, persoalan ini harus segera diselesaikan mengingat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan tidak boleh diabaikan. Keterlambatan pembayaran gaji, menurutnya, bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga menyangkut keadilan dan penghargaan terhadap profesi guru.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau mengenai penyebab keterlambatan pembayaran tersebut.(red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelajar di Rohil Alami Luka Gorok Parah Akibat Perkelahian dengan Teman Sekolah

    Pelajar di Rohil Alami Luka Gorok Parah Akibat Perkelahian dengan Teman Sekolah

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • 0Komentar

    Perkelahian tragis di Rohil berujung luka parah pada Riski (17), seorang pelajar SMA, setelah digorok oleh temannya, Dim (18). Riski kini dirawat intensif di rumah sakit di Pekanbaru. MALANG nian nasib Riski (17), seorang pelajar dari Simpang Ompong Dusun Bakti Jaya, Kepenghuluan Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah. Ia mengalami luka gorok di leher akibat ulah […]

  • Mengenal Marisa Putri, Mahasiswi Cantik Mabuk Narkoba Tabrak IRT di Pekanbaru

    Mengenal Marisa Putri, Mahasiswi Cantik Mabuk Narkoba Tabrak IRT di Pekanbaru

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2024
    • 0Komentar

    Nama Marisa Putri kini tengah hangat diperbincangkan di media sosial. Mahasiswi cantik berusia 21 tahun ini menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan seorang penjual sayur, Ranti Marningsih (46). Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu pagi, 3 Agustus 2024, di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. INSIDEN ini bermula saat Marisa, yang […]

  • Warga Kubu Tewas Mengenaskan Diterkam Buaya, Kepala Ditemukan di Perut Buaya

    Warga Kubu Tewas Mengenaskan Diterkam Buaya, Kepala Ditemukan di Perut Buaya

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Kubu – Warga Dusun Teluk Durian, Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, dikejutkan dengan peristiwa mengerikan. Seorang pria bernama Yasim (68) ditemukan tewas setelah diterkam buaya muara. Yang lebih mengejutkan, kepala korban ditemukan di dalam perut buaya saat warga berhasil menangkap hewan buas tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula pada Kamis […]

  • Ratusan Gugatan Pilkada 2024 Masuk ke MK, Tujuh Daerah di Riau Ikut Bersengketa 

    Ratusan Gugatan Pilkada 2024 Masuk ke MK, Tujuh Daerah di Riau Ikut Bersengketa 

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima ratusan pengajuan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP) terkait Pilkada 2024. Hingga Selasa (10/12/2024) pukul 18.00 WIB, tercatat sudah ada 221 gugatan yang masuk. Berdasarkan data di situs resmi MK, dua gugatan tercatat untuk pemilihan gubernur, yakni Pilgub Papua Selatan. Sementara, sengketa pemilihan wali kota mencapai […]

  • Petani Tewas Diserang Buaya di Rohil, Korban Diseret dari Parit Bekas Galian

    Petani Tewas Diserang Buaya di Rohil, Korban Diseret dari Parit Bekas Galian

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Serangan buaya kembali terjadi di Rokan Hilir. Seorang petani bernama Darmen (30) tewas diseret buaya saat merendam sawit di parit bekas galian di Kepenghuluan Labuhan Papan. “Kejadiannya di daerah Pertanahan, wilayah perkampungan trans di Kepenghuluan Labuhan Papan,” kata seorang warga TPTM, Rahmad, Kamis (11/12). Kejadian yang menimpa korban diketahui dari rekan korban yang […]

  • Pupuk Subsidi dari Sumatera Barat Diselundupkan ke Riau, 10 Ton Diamankan

    Pupuk Subsidi dari Sumatera Barat Diselundupkan ke Riau, 10 Ton Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • 0Komentar

    TELUKKUANTAN, KABARVIRAL – Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, berhasil mengungkap sindikat penjualan pupuk subsidi ilegal pada Kamis (20/2/2025). Tiga pelaku berinisial ST, SA, dan MY berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Kapolres Kuansing, AKBP Angga Febrian Herlambang, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan warga mengenai sebuah mobil pengangkut pupuk yang akan melintas di wilayah Kuansing. […]

expand_less