Geopolitik Memanas, Malaysia Bersiap Bangun Pembangkit Nuklir
- calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
- print Cetak

Malaysia
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral– Ketegangan geopolitik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap stabilitas rantai pasok energi global. Menyikapi ancaman krisis bahan bakar fosil yang dipicu oleh konflik tersebut, Malaysia memutuskan untuk mempercepat pengkajian pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Gangguan distribusi energi, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz, memaksa banyak negara mencari alternatif pasokan yang independen. Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, opsi nuklir kini masuk secara resmi ke dalam draf Rencana Malaysia Ketigabelas (13MP) sebagai instrumen ketahanan energi jangka panjang guna melepaskan diri dari fluktuasi harga pasar internasional.
“Dunia sedang tidak menentu. Ketegangan di Timur Tengah hingga gangguan di Selat Hormuz telah mengacak-acak pasar energi. Malaysia tidak boleh tinggal diam,” urai Wakil Perdana Menteri Malaysia, Fadillah Yusof, Minggu (29/3/2026).
Fadillah yang juga mengemban tugas sebagai Menteri PETRA menilai fasilitas nuklir merupakan jawaban tepat karena mampu menghasilkan daya baseload secara konsisten tanpa jejak karbon yang merusak lingkungan. Guna mengawal proses transisi ini agar berjalan aman, pemerintah memberikan mandat kepada MyPOWER Corporation sebagai Organisasi Pelaksana Program Tenaga Nuklir (NEPIO).
Lembaga khusus tersebut memikul tanggung jawab menyusun kerangka hukum ketat, mencetak sumber daya manusia, serta menguji kelayakan teknologi industri berlandaskan pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Manuver Malaysia merespons krisis Timur Tengah ini turut meramaikan pengembangan energi alternatif di Asia Tenggara, menyusul target listrik 4.800 megawatt Filipina, kebangkitan program nuklir Vietnam, serta proyek reaktor modular canggih atau small modular reactor (SMR) terapung milik Indonesia. ***
Editor: isa
Sumber: inilah.com
- Penulis: Redaksi







