BENGKALIS, KABARVIRAL – Ratusan kepala keluarga (KK) dari tiga desa di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, hingga saat ini masih bertahan di tenda-tenda darurat akibat banjir yang merendam rumah mereka selama hampir dua pekan terakhir.
Tiga desa yang terdampak banjir yakni Desa Bandar Jaya sebanyak 55 KK (176 jiwa), Desa Muara Dua sebanyak 88 KK (456 jiwa), dan Desa Sungai Nibung sebanyak 8 KK. Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi membuat air belum surut, bahkan warga masih khawatir akan adanya banjir susulan.
Pj Kepala Desa Muara Dua, Slamet, mengatakan bahwa kondisi banjir saat ini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Ia khawatir jika hujan terus turun, desanya akan tenggelam.
“Ini bukan pertama kali. Namun untuk tahun ini memang termasuk yang terparah. Tahun lalu hampir semua desa tergenang banjir,” ujar Slamet, Sabtu (26/4/2025).
Sementara itu, Pj Kepala Desa Sungai Nibung, Dadang Saputra, menambahkan bahwa meskipun air mulai surut, masyarakat tetap diimbau waspada.
“Kalau hujan turun lagi, air bisa naik kembali. Kami minta warga tetap siaga,” ujarnya.
Di sisi lain, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III melalui PIC Kebencanaan, Ilham, menyatakan bahwa mereka sudah menerima laporan banjir dari Desa Muara Dua dan Bandar Jaya. Namun, untuk saat ini BWSS III belum melakukan peninjauan langsung karena masih menunggu arahan pusat dan keterbatasan anggaran.
“Kita sudah teruskan laporan ke pusat. Untuk sementara kami diarahkan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” jelas Ilham.
BPBD Bengkalis bersama pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat sudah bergerak melakukan pembersihan aliran sungai sebagai langkah darurat untuk mengurangi dampak banjir. Mereka berharap segera ada tindakan nyata dari pusat untuk normalisasi sungai.
“Kami ingin hasil koordinasi ini segera ditindaklanjuti, agar bencana serupa bisa dicegah ke depannya,” kata Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Bengkalis, H Arnizam.
Sementara itu, Pemkab Bengkalis melalui Dinas Sosial sudah dua kali menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir, yaitu pada 16 April dan 25 April 2025.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Bengkalis, Sunarko, menyebutkan bantuan yang disalurkan berupa beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya.
“Kita berkomitmen membantu masyarakat yang terdampak banjir. Dengan bantuan ini, kita harap kebutuhan sehari-hari mereka bisa sedikit terbantu,” ujar Sunarko.(red/isa)


















