Wanita di Pekanbaru Ditipu WN Nigeria Lewat Facebook, Rugi Rp365 Juta
- calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
- print Cetak

Wanita di Pekanbaru Ditipu WN Nigeria Lewat Facebook, Rugi Rp365 Juta
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, KABARVIRAL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Riau, berhasil mengungkap kasus penipuan yang melibatkan seorang warga negara Nigeria dan dua warga negara Indonesia. Korban, seorang wanita asal Pekanbaru, mengalami kerugian hingga Rp365 juta akibat modus penipuan melalui media sosial Facebook.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, mengungkapkan bahwa tiga tersangka telah ditetapkan, yaitu Valentine Iheanacho (27), WN Nigeria yang tinggal di Bali, serta dua WNI bernama Putri Indah Sari dan Dina Asih, warga Jakarta Utara.
“Tiga orang tersangka telah ditetapkan, terdiri dari satu WN Nigeria dan dua WNI. Mereka menipu korban dengan total kerugian mencapai Rp365 juta,” ujar Bery dalam keterangannya, Rabu (19/2/2025).
Kasus ini bermula pada Desember 2024 ketika korban berinisial DF (44), warga Jalan Rambutan, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, berkenalan dengan seseorang di Facebook yang mengaku berasal dari Amerika Serikat. Pelaku menjanjikan akan mengirimkan uang sebesar 30.000 dollar AS melalui ATM.
Beberapa waktu kemudian, korban menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai agen dan meminta korban mentransfer sejumlah uang agar dana tersebut bisa dicairkan. Percaya dengan janji tersebut, korban akhirnya mentransfer Rp365 juta ke rekening atas nama AAP. Namun, uang yang dijanjikan tak pernah diterima.
Menyadari telah menjadi korban penipuan, DF segera melapor ke Polresta Pekanbaru. Setelah menerima laporan, tim Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan penyelidikan dan pada 11 Februari 2025 berhasil menangkap dua tersangka wanita, Putri Indah Sari dan Dina Asih. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa uang hasil penipuan telah dikirimkan kepada Valentine Iheanacho, seorang WN Nigeria yang tinggal di Bali.
“Diketahui bahwa Dina Asih memiliki hubungan dengan dua WN Nigeria, yaitu Valentine Iheanacho dan Armani. Armani saat ini masih dalam pencarian,” kata Bery.
Pada 12 Februari 2025, tim kepolisian berangkat ke Bali dan bekerja sama dengan Polres Gianyar untuk menangkap Valentine Iheanacho di sebuah kontrakan di Gianyar, Bali.
Dari hasil pemeriksaan, Valentine Iheanacho mengakui perannya dalam jaringan penipuan ini. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk paspor atas nama Valentine Iheanacho, satu unit sepeda motor, satu buku tabungan, dan dua unit ponsel.
Saat ini, polisi masih memburu Armani, WN Nigeria yang diduga sebagai otak di balik aksi penipuan tersebut.
“Armani merupakan dalang utama dalam kasus ini dan masih dalam pencarian. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain,” ujar Bery.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






