Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Saksi Utama Kasus Vina Cirebon Aep dan Dede, Dilaporkan Atas Dugaan Kesaksian Palsu

Saksi Utama Kasus Vina Cirebon Aep dan Dede, Dilaporkan Atas Dugaan Kesaksian Palsu

  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhamad Rizky Rudiana di Cirebon kembali memanas setelah dua saksi kunci, Aep dan Dede, dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan memberikan kesaksian palsu.

LANGKAH ini diambil oleh anggota DPR Dedi Mulyadi bersama kuasa hukum dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan keluarga terpidana, untuk membebaskan tujuh terpidana yang saat ini menjalani hukuman seumur hidup.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ketujuh terpidana tersebut tidak melakukan perbuatan pidana yang dituduhkan dan mereka masuk penjara karena kesaksian dari Aep dan Dede.

“Hari ini kita yakin bahwa tujuh terpidana yang masih mendekam di penjara dengan vonis seumur hidup, tidak melakukan perbuatan pidana yang dituduhkan. Mereka masuk penjara karena kesaksian dari Aep dan Dede,” ujar Dedi saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/7).

Kasus ini mencuat kembali setelah Pegi Setiawan, salah satu dari delapan terpidana, dibebaskan melalui putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Bandung. Keluarga dan kuasa hukum berharap langkah ini dapat membuka jalan untuk pembebasan tujuh terpidana lainnya yang masih mendekam di balik jeruji besi.

Aep Jadi Saksi Kunci

Aep dan Dede kini menjadi pusat perhatian publik akibat kesaksian mereka dalam kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhamad Rizky Rudiana di Cirebon pada tahun 2016. Setelah Pegi Setiawan bebas dari tahanan, ia menantang Aep untuk membuktikan kebenaran kesaksiannya.

Keluarga tujuh terpidana melaporkan Aep dan Dede ke Bareskrim Polri, mengklaim bahwa kesaksian palsu dari kedua saksi tersebut telah menyebabkan tujuh orang, termasuk Pegi Setiawan, menjadi terpidana dalam kasus ini. Menurut penelusuran, Aep menjadi saksi kunci karena berada di lokasi saat pengeroyokan terjadi.

Aep mengaku melihat korban melintas dengan sepeda motor dan dilempari batu oleh sekelompok remaja. Ia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut adalah pembunuhan, bukan kecelakaan. Meskipun tidak mengenal pelaku secara pribadi, Aep sering melihat mereka berkumpul di depan tempat kerjanya di Cirebon, meskipun dirinya adalah warga Bekasi.

Berdasarkan kesaksian Aep, delapan nama terduga pelaku terungkap, termasuk Rivaldi Aditya Wardana dan Eko Ramadhani. Pegi Setiawan juga ditangkap berdasarkan kesaksian Aep, namun kini telah bebas setelah praperadilannya dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Bandung.

Dalam putusan Mahkamah Agung, Aep disebut sebagai orang pertama yang melaporkan kejadian ini kepada Kasat Narkoba Polres Cirebon, Iptu Rudiana, yang merupakan ayah dari Eky. Aep dan Dede adalah orang pertama yang mengetahui adanya keributan di depan SMP 11 Kali Tanjung, Cirebon, tempat Vina dan Eky meninggal.

Laporan ini menjadi bagian dari upaya untuk membebaskan tujuh terpidana yang masih mendekam di penjara seumur hidup.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pererat Silaturahmi, Camat Sinaboi Gelar Halal Bihalal Bersama Jajaran dan Datuk Penghulu

    Pererat Silaturahmi, Camat Sinaboi Gelar Halal Bihalal Bersama Jajaran dan Datuk Penghulu

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, BaganSiapiapi — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal Idulfitri 1447 H Camat Sinaboi Andri Munawar,S.stp., M.si mengajak seluruh jajaran serta Datuk Penghulu di kecamatan Sinaboi pada acara halal bi halal di kediamannya yang berlokasi di jalan bahagia Bagansiapiapi. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting sebelum memulai aktivitas pelayanan publik, sekaligus momentum untuk […]

  • Teman Dugem Marisa Putri Tertangkap Lagi, Total Tiga Orang Diamankan

    Teman Dugem Marisa Putri Tertangkap Lagi, Total Tiga Orang Diamankan

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • 0Komentar

    Polisi telah menangkap satu lagi teman dugem Marisa Putri (21), pelaku penabrakan yang mengakibatkan tewasnya Renti Marningsih (46) di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Teman tersebut adalah seorang perempuan berinisial T (21), yang ditangkap saat hendak pulang ke Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada Senin malam. DENGAN penangkapan T, sudah tiga teman Marisa yang ditangkap, setelah sebelumnya […]

  • Semen Padang Turun Kasta ke Liga 2

    Semen Padang Turun Kasta ke Liga 2

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Semen Padang FC dipastikan terdegradasi ke Liga 2 usai kalah telak 0-3 dari Persija Jakarta pada laga terakhir Liga 1 2025/2026 di Jakarta International Stadium. Gustavo Almeida tampil gemilang dengan dua gol kemenangan Macan Kemayoran. Semen Padang FC dipastikan terdegradasi dari Liga 1 atau Super League 2025/2026 ke Liga 2 setelah kalah […]

  • Petugas Ditresnarkoba Polda Riau menunjukkan barang bukti 9,5 kilogram sabu dan 9.000 butir pil ekstasi yang berhasil diamankan dari seorang kurir narkoba dalam perjalanan dari Bengkalis ke Pekanbaru.

    Polda Riau Gagalkan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Ekstasi di Bengkalis

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • 0Komentar

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau Gagalkan 9,5 Kg Sabu dan 9.000 Ekstasi di Bengkalis. Penangkapan dilakukan terhadap tersangka J (39) yang membawa barang menggunakan dua ransel. Salah satu tersangka lain masih dalam pengejaran. DIREKTORAT Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau berhasil mengungkap pengiriman narkoba skala besar dengan barang bukti berupa 9,5 kilogram sabu dan 9.000 butir […]

  • Kejar-kejaran dan Tembakan Warnai Penangkapan Pengedar Narkoba di Depan PN Pekanbaru

    Kejar-kejaran dan Tembakan Warnai Penangkapan Pengedar Narkoba di Depan PN Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Aksi penangkapan seorang pria di depan kantor Pengadilan Negeri Pekanbaru, Jalan Dahlia, Kamis (6/2/2025) sore sekitar pukul 16.45 WIB, membuat geger warga sekitar. Kejadian bermula saat empat petugas kepolisian berpakaian preman memberhentikan sebuah mobil Toyota Rush warna hitam dengan nomor polisi B 4 TIN. Sempat terjadi kejar-kejaran yang diwarnai tembakan peringatan ke […]

  • Polres & JPU Rohil Monitoring Pengamanan Arus Mudik Idul Fitri 

    Polres & JPU Rohil Monitoring Pengamanan Arus Mudik Idul Fitri 

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir – Guna memastikan kesiapan maksimal pengamanan arus mudik Idul fitri 1447 Hijriah, Kapolres AKBP Isa Imam Syahroni,S.I.K., M.H. dan PJU Rokan Hilir melakukan monitoring di pasar pematang ibul untuk melakukan pengaturan lalu lintas pada pukul 09.25 Wib. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.25 WIB ini menjadi bagian dari pengawasan pelaksanaan Operasi Ketupat […]

expand_less