Tabrak Dump Truck Terparkir di Rumbai, Satu Pelajar Tewas, Dua Luka-Luka
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

Polisi melakukan olah TKP di Jalan Paus Jalur Selatan, tepatnya di Simpang Jalan Asrama Haji, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Ahad (8/2/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Paus Jalur Selatan, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Ahad (8/2/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, tepatnya di dekat simpang Jalan Asrama Haji, Kota Pekanbaru. Sepeda motor ditumpangi tiga pelajar menabrak dump truck terparkir, satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil Dump Truck nomor polisi BM 9045 FO dan satu unit sepeda motor matic BM 4004 QO.
Dijelaskannya, dump truck tersebut dikemudikan oleh Sriyono (40), seorang sopir yang beralamat di Jalan Garuda Sakti Km 7, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Sementara sepeda motor dikendarai oleh Tri Aditia (14), seorang pelajar yang membonceng dua penumpang yakni Rafandra Naufal Aqlan (13) dan Rangga Aditya (13). Ketiganya merupakan pelajar dan berdomisili di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi di TKP, sepeda motor melaju dari arah timur menuju barat di Jalan Paus Jalur Selatan. Setibanya di dekat simpang Jalan Asrama Haji, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang dump truck yang sedang terparkir di pinggir jalan sebelah selatan.
Akibat kecelakaan tersebut, Rafandra Naufal Aqlan mengalami luka serius. “Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dan dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru,” ujar AKP Satrio, Senin (9/2/2026).
Sementara itu, pengendara sepeda motor Tri Aditia mengalami luka di bagian kepala serta nyeri di leher dan dilarikan ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan medis.
Penumpang lainnya, Rangga Aditya, mengalami bengkak di dahi, nyeri di perut, serta tangan kiri terkilir dan juga dibawa ke rumah sakit yang sama. Diketahui, saat kejadian, kondisi cuaca cerah pada pagi hari, jalan beraspal dalam keadaan lurus dan rata, serta arus lalu lintas terpantau sedang.
AKP Satrio mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak di bawah umur mengendarai sepeda motor di jalan raya. “Kami mengingatkan orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Pengendara harus cukup umur, memiliki SIM, dan mematuhi aturan keselamatan berlalu lintas demi mencegah kejadian serupa,” tegasnya.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.***
- Penulis: Redaksi






