Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Polda Riau Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Sita 76 Kg Sabu dan 41 Ribu Ekstasi

Polda Riau Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Sita 76 Kg Sabu dan 41 Ribu Ekstasi

  • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Pekanbaru – Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba internasional. Sebanyak delapan orang tersangka diamankan dengan barang bukti yang mencengangkan, yakni 76 kilogram sabu dan 41 ribu butir pil ekstasi, dengan nilai mencapai Rp88,3 miliar.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karibianto, mengungkapkan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan di tiga lokasi berbeda, yakni Pekanbaru, Rokan Hilir (Rohil), hingga Provinsi Bengkulu dan Lampung.

“Dari pengungkapan ini, kami menyita 76 kilogram sabu dan 41 ribu butir ekstasi,” ujar Anom dalam konferensi pers yang didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, pada Rabu (18/9/2024).

Barang bukti tersebut diamankan dari delapan orang tersangka yang masing-masing berinisial Mam (52), ZS (32), M (52), R (52), MS (52), BFI (51), J (32), dan K (26).

Kronologi Pengungkapan

Pengungkapan pertama dilakukan pada 12 September 2024 di Pekanbaru, di mana polisi berhasil menangkap dua kurir narkoba berinisial Mam dan ZS. Kedua kurir tersebut berangkat dari Asahan, Sumatera Utara. Meski saat penangkapan tidak ditemukan barang bukti narkoba, mereka mengaku telah mengirim sabu dari Tanah Putih, Rohil, yang diterima oleh seseorang menggunakan mobil Toyota Innova.

Dari informasi tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan dan menemukan bahwa mobil Innova yang diduga membawa narkoba melintas di Jalan Inhu-Jambi. Berkat kerja sama dengan Satresnarkoba Polres Inhu dan Polsek Siberida, mobil tersebut dihentikan di lokasi razia.

“Dua orang yang berada di dalam mobil, berinisial M dan R, kami tangkap. Dari mereka, ditemukan dua tas jinjing dan satu karung berisi 30 kilogram sabu serta 11 ribu butir pil ekstasi,” ungkap Kombes Pol Manang Soebeti.

Penangkapan tersebut kemudian dikembangkan lebih lanjut, hingga polisi berhasil menangkap seorang pengendali jaringan narkoba berinisial MS di sebuah hotel di Pekanbaru pada 13 September 2024. MS diketahui merupakan pihak yang memerintahkan M dan R.

Melibatkan Bos dari Malaysia

Dari pengakuan MS, barang-barang terlarang tersebut rencananya akan diserahkan kepada dua kurir lainnya yang akan membawanya ke Palembang. Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba kemudian bergerak ke Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dan menangkap seorang pemesan narkoba berinisial BFI. Berdasarkan keterangan BFI, ia diperintahkan oleh seorang bernama Sultan, yang diduga sebagai bos jaringan narkoba internasional asal Malaysia.

Selain itu, pada 16 September 2024, Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial J di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. J diketahui akan membawa 1 kilogram sabu ke Lombok menggunakan maskapai Citilink, dengan bayaran Rp70 juta per kilogram.

Pada hari yang sama, polisi juga melakukan pengungkapan di wilayah hukum Polsek Bangko, Rohil. Penangkapan ini bermula dari patroli Bhabinkamtibmas yang menemukan sebuah mobil Daihatsu Sigra terparkir di Jalan Pesisir, Bagansiapiapi. Setelah memeriksa lokasi, polisi menemukan dua kardus berisi 45 kilogram sabu dan 35 ribu butir pil ekstasi. Pelaku berinisial K yang terlibat dalam kasus ini berhasil ditangkap di sebuah hotel di Jambi.

Rencana Kerja Sama Internasional

Kombes Pol Manang Soebeti menegaskan bahwa polisi telah mengidentifikasi bos jaringan narkoba yang berbasis di Malaysia. Polda Riau kini sedang merencanakan kerja sama internasional untuk menangkap gembong narkoba tersebut dan membongkar jaringan lebih luas.

Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman mati mengintai mereka jika terbukti bersalah.

“Dari pengungkapan ini, sekitar 801 ribu orang berhasil diselamatkan dari dampak penyalahgunaan narkoba, dengan nilai total barang bukti mencapai Rp88,3 miliar,” pungkas Manang.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggerebekan Rumah Bandar Narkoba di Dumai, Tim Polda Riau Bongkar Gerbang dengan Gunting Besi

    Penggerebekan Rumah Bandar Narkoba di Dumai, Tim Polda Riau Bongkar Gerbang dengan Gunting Besi

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, Kabar Viral – Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menggeledah rumah seorang bandar narkoba besar di Jalan Rajawali Ujung, Kelurahan Laksmana, Kecamatan Dumai Kota, pada Selasa (05/11/2024). Penggeledahan ini terkait dengan penangkapan seorang bandar narkoba jenis sabu di Pekanbaru yang diketahui kerap memasok barang haram tersebut ke wilayah Dumai. “Dari dulu, wilayah ini […]

  • Kontes Kecantikan Transgender Hotel Orchardz Tanpa Izin, Polisi Periksa 5 Saksi

    Kontes Kecantikan Transgender Hotel Orchardz Tanpa Izin, Polisi Periksa 5 Saksi

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kontes kecantikan transgender yang digelar di Hotel Orchardz, Jakarta Pusat, menjadi sorotan publik setelah diketahui tidak memiliki izin resmi dari pihak berwenang. Kepolisian telah memeriksa lima orang saksi terkait peristiwa ini. KAPOLSEK Sawah Besar, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang perwakilan dari hotel, tiga orang penyelenggara, serta ketua […]

  • Laman TikTok belum lama ini diramaikan dengan konten video terkait tren penggunaan cairan infus jenis NaCl 0,9 sebagai toner wajah. Foto Ilustrasi

    Cairan Infus Sebagai Toner Viral di TikTok, Benarkah Aman untuk Wajah?

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • 0Komentar

    Belum lama ini, laman TikTok diramaikan dengan tren penggunaan cairan infus jenis NaCl 0,9% sebagai toner wajah. Beberapa pengguna di konten tersebut mengklaim bahwa cairan infus bisa membuat wajah lebih glowing hingga menghilangkan jerawat. KOLOM komentar konten itu pun dipenuhi dengan klaim serupa. Tak sedikit warganet yang mengaku bahwa kulit mereka bisa mulus kembali dari […]

  • Sejumlah petugas HSSE PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memberikan peragaan dan simulasi penanganan keadaan darurat kebakaran kepada siswa SMKN Perikanan Provinsi Riau, Selasa (10/2).

    Pertamina RU Dumai Bekali Siswa SMK Perikanan Riau Edukasi Keselamatan Kerja Maritim

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Di bawah teriknya matahari yang menyengat dalam beberapa pekan terakhir, ada semangat yang bergejolak dari ratusan pelajar di Dumai belajar lebih dalam tentang keselamatan kerja di wilayah perairan. Semangat itu terpancar pada lebih dari 280 lebih siswa SMK Perikanan Provinsi Riau saat mengikuti kegiatan edukasi dari PT Pertamina Patraniaga Refinery Unit Dumai […]

  • Baru Dijemput dari RSJ, Pria di Tualang Aniaya Ibu Sendiri hingga Meregang Nyawa

    Baru Dijemput dari RSJ, Pria di Tualang Aniaya Ibu Sendiri hingga Meregang Nyawa

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Siak – Seorang pria berinisial HPP (36) di Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak tega menganiaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia, sehari setelah dijemput dari RSJ Tampan. Polisi masih mendalami kronologi dan kondisi kejiwaan pelaku. Ibu kandungnya, Lince Nainggolan (65), dipukul berulang kali di bagian kepala, wajah, dan dada hingga menyebabkan korban meninggal […]

  • Polda Riau Sita Rp12 Miliar dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau

    Polda Riau Sita Rp12 Miliar dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menyita uang sebesar Rp12 miliar dalam dugaan kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif di Sekretariat DPRD Riau. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya Rp9,2 miliar. Uang sitaan tersebut berupa uang tunai dan belum termasuk aset lain yang telah diamankan sebelumnya. Direktur […]

expand_less