Induk Harimau dan Anak-anaknya Terekam Kamera Tak Jauh dari SD di Pelalawan
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral — Warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, dibuat resah setelah seekor induk harimau Sumatera bersama anak-anaknya terekam kamera tidak jauh dari lingkungan sekolah dasar.
Penampakan induk harimau beserta anak-anaknya itu diketahui berada di sekitar SD Negeri 016 Teluk Naga, dengan jarak diperkirakan hanya sekitar 100 meter dari area sekolah. Foto dan video kemunculan satwa dilindungi tersebut bahkan telah beredar di tengah masyarakat dan diterima awak media.
Informasi yang dihimpun, kemunculan kawanan harimau itu telah berlangsung sejak akhir Desember 2025 dan memicu kekhawatiran serius, terutama di kalangan orang tua murid yang anak-anaknya bersekolah di lokasi tersebut.
Kepala Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Andika Sing, membenarkan adanya penampakan harimau tersebut. Ia menyebut, lokasi kemunculan sangat dekat dengan sekolah sehingga berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
“Foto dan video harimau yang beredar memang berada tidak jauh dari sekolah. Kami sangat berharap ada penanganan cepat dari pihak terkait, karena yang kami khawatirkan adalah keselamatan anak-anak,” ujar Andika Sing, dilansir dari riaupos.co, Senin (19/1/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Desa Pulau Muda telah melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau melalui surat laporan. Selain itu, pihak desa juga meminta pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan.
Menurut Andika, jumlah siswa di SDN 016 Teluk Naga mencapai sekitar 200 orang. Bahkan, aktivitas sekolah sempat dibatasi, termasuk saat pembagian rapor semester.
“Pembagian rapor kemarin, sekolah meminta hanya orang tua yang datang. Anak-anak tidak diizinkan hadir demi keselamatan,” jelasnya.
Pihak sekolah juga diminta untuk memperketat pengawasan terhadap siswa selama jam belajar, serta mengimbau orang tua agar lebih waspada saat mengantar dan menjemput anak-anak mereka.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, turut mengimbau masyarakat di Kecamatan Teluk Meranti agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan harimau Sumatera yang kerap melintas di wilayah tersebut.
“Kami minta masyarakat berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut. Jika melihat harimau, segera laporkan kepada aparat setempat,” kata Kapolres Pelalawan didampingi Kapolsek Teluk Meranti, IPTU Boby, SH.
Kapolres menambahkan, pihak kepolisian telah melakukan sosialisasi kepada warga, khususnya di Desa Pulau Muda, yang merupakan jalur lintasan harimau Sumatera. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas setelah pukul 17.00 WIB dan tidak beraktivitas sendirian.
“Jika harus beraktivitas, sebaiknya beramai-ramai, minimal lima orang, agar bisa saling mengawasi,” pungkasnya.
Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret dari pihak terkait, khususnya BKSDA Riau, guna mencegah potensi konflik antara manusia dan satwa liar yang dapat mengancam keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah.(red/Isa)
- Penulis: Redaksi







