Breaking News
light_mode
Beranda » Viral » Serangan Buaya di Sungai Rokan, Tangan Buruh Sawit Asal Tanah Putih Diamputasi

Serangan Buaya di Sungai Rokan, Tangan Buruh Sawit Asal Tanah Putih Diamputasi

  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Seorang buruh sawit di Rokan Hilir diserang buaya saat hendak mandi di Sungai Rokan. Korban selamat, namun tangan kanannya terpaksa diamputasi akibat luka parah.

Nasib nahas dialami Sahri Ramadhan Pasaribu (37), buruh lepas penimbang tandan buah segar (TBS) sawit, warga RT 03/RW 01 Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

Sahri menjadi korban serangan buaya saat hendak mandi di Sungai Rokan, Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, usai menyelesaikan aktivitas kerjanya.

Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba muncul dan langsung menerkam korban. Serangan mendadak itu membuat tangan Sahri masuk ke dalam gigitan buaya.

Korban sempat menjerit meminta pertolongan sambil berusaha melepaskan diri dari terkaman reptil tersebut.

Tiga rekan kerja korban, yakni Arjun Rauli (42), Restu (33), dan Fhatir (25), yang berada di lokasi kejadian, segera memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya.

Upaya ketiganya membuahkan hasil. Buaya berhasil diusir, sehingga Sahri terlepas dari ancaman maut. Namun, korban mengalami luka serius pada tangan dan kaki akibat gigitan buaya.

Korban kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit swasta di Ujung Tanjung untuk mendapatkan penanganan awal. Karena kondisi lukanya cukup berat, Sahri dirujuk ke rumah sakit di Duri pada Jumat (2/1/2026).

Setelah dilakukan tindakan medis lanjutan, tim dokter terpaksa melakukan amputasi pada tangan kanan korban akibat kerusakan jaringan yang parah.

Meski demikian, kondisi Sahri dilaporkan mulai membaik dan masih menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Tanah Putih, Kompol Y Yudi Indra Naldi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa.

“Kami sudah memasang papan peringatan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar berhati-hati beraktivitas di sungai karena berbahaya dan banyak buaya,” ujar Kompol Y Yudi Indra Naldi, Sabtu (3/1/2026).

Sementara itu, Penghulu Ujung Tanjung, Syamsul, mengungkapkan bahwa kemunculan buaya di sepanjang Sungai Rokan sudah sering terlihat oleh warga.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan tidak bermain atau mandi di sungai. Sejak lama kami sudah memasang papan dan baliho larangan,” katanya.

Berdasarkan data RS Mutia Duri, Kabupaten Bengkalis, kondisi Sahri Ramadhan Pasaribu terus menunjukkan perkembangan positif, meski masih dalam pengawasan ketat tim medis. ***

Sumber: goriau.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM (tengah) bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dan jajaran Pemko Pekanbaru saat meninjau langsung penyegelan tempat hiburan malam New Paragon KTV di Jalan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa (3/2/2026). Penyegelan dilakukan menyusul viralnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di lokasi tersebut

    Viral Video Pesta Waria di Pekanbaru, New Paragon Disegel, Izin Terancam Dicabut

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menyegel tempat hiburan malam (THM) New Paragon KTV yang berlokasi di Jalan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa (3/2/2026) sore. Penyegelan dilakukan sebagai bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) menyusul viralnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di lokasi tersebut. Penyegelan dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE […]

  • 13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

    13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Konflik antara manusia dan harimau di Riau kian memprihatinkan. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2024, tercatat 15 serangan harimau yang menewaskan 13 orang dan melukai dua lainnya. Data ini diungkapkan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dalam rilisnya, Minggu (5/1/2025). Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setiyo, menyebut konflik ini dipicu oleh hilangnya habitat […]

  • Gunakan Banyak Barcode, Dua Pelaku Penimbun Solar Subsidi Diciduk Polisi

    Gunakan Banyak Barcode, Dua Pelaku Penimbun Solar Subsidi Diciduk Polisi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Aksi main “kucing-kucingan” para penyalahguna Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kota Dumai akhirnya menemui titik buntu. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai berhasil membongkar praktik curang penimbunan solar subsidi yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan. Aksi sigap ini bermula pada Minggu (05/04/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Unit Tipidter Sat Reskrim […]

  • Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Tanjung Medan, Rohil Barbuk 29,81 Gram Diamankan

    Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Tanjung Medan, Rohil Barbuk 29,81 Gram Diamankan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • 0Komentar

    Polsek Pujud, Rohil berhasil menangkap pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di Tanjung Medan. Barang bukti seberat 29,81 gram berhasil diamankan. TERSANGKA yang ditangkap diketahui bernama AM (33), warga Dusun Jadi Mulya, Kepenghuluan Tanjung Medan, Kecamatan Tanjung Medan. Penangkapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka lainnya. Selain menangkap AM, tim opsnal Reskrim Polsek Pujud juga […]

  • TikTok Terancam Dilarang di AS

    TikTok Terancam Dilarang di AS, Donald Trump Pertimbangkan Perpanjangan 90 Hari

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – TikTok, platform media sosial populer asal China, terancam dilarang beroperasi di Amerika Serikat mulai 19 Januari 2025. Presiden terpilih Donald Trump mempertimbangkan perpanjangan waktu selama 90 hari agar TikTok memenuhi persyaratan keamanan sebelum larangan diberlakukan. Mahkamah Agung AS pada Jumat (17/1/2024) menolak permohonan TikTok untuk menangguhkan larangan tersebut. Dalam keputusan yang dilaporkan RIA […]

  • Jalur Tikus Pelabuhan Pedamaran II Diduga Jadi Pintu Masuk Barang Ilegal, Hippemarohi Minta Polda Riau Bertindak

    Jalur Tikus Pelabuhan Pedamaran II Diduga Jadi Pintu Masuk Barang Ilegal, Hippemarohi Minta Polda Riau Bertindak

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir — Aktivitas mencurigakan di jalur tikus sekitar Pelabuhan Pedamaran II kian menjadi sorotan publik. Jalur yang diduga luput dari pengawasan ketat tersebut disebut-sebut menjadi akses keluar-masuk barang ilegal, mulai dari rokok tanpa cukai hingga komoditas buah seperti mangga yang tidak melalui prosedur resmi. Sorotan keras datang dari Himpunan Pelajar, Pemuda, dan Mahasiswa […]

expand_less