Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Nilai Tukar Rupiah Jeblok, BI Yakin Menguat Lagi Juli-Agustus

Nilai Tukar Rupiah Jeblok, BI Yakin Menguat Lagi Juli-Agustus

  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Rupiah tembus Rp17.600 per dolar AS, anggota Komisi XI DPR minta Gubernur BI Perry Warjiyo mundur. BI optimistis rupiah menguat lagi pada Juli-Agustus 2026.

Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS), Senin (18/5). Pelemahan tersebut menjadi sorotan dalam rapat kerja antara Bank Indonesia (BI) dan Komisi XI DPR. Bahkan, anggota Komisi XI DPR Primus Yustisio meminta Gubernur BI Perry Warjiyo mundur.

Primus menilai, pelemahan rupiah menunjukkan menurunnya kredibilitas bank sentral di mata pasar global. Dalam rapat tersebut, Primus mengaku sengaja tidak memberikan apresiasi terhadap kinerja BI sebagaimana anggota dewan lainnya.

Menurut dia, kondisi ekonomi nasional saat ini menunjukkan anomali. ’’Pertumbuhan ekonomi kita 5,61 persen, tetapi nilai tukar rupiah jeblok. Bahkan sekarang ada di level rekor terendah terha­dap dolar AS,” paparnya, kemarin.

Dia juga menyoroti kinerja pasar saham domestik yang dinilai tertinggal dibanding negara lain. Menurut Primus, sejak gejolak global akibat perang dan ketega­ngan geopolitik pada akhir Fe­bruari lalu, mayoritas indeks saham dunia mulai pulih dan menguat. Namun, pasar Indonesia disebut masih berada di zona merah.

’’Indonesia saat ini masih minus lebih dari 20 persen. Global mempertanyakan kualitas Bank Indonesia sebagai bank sentral,” katanya. Primus menilai pelemahan rupiah tidak hanya terjadi terhadap dolar AS, tetapi juga terhadap berbagai mata uang lain seperti dolar Singapura, dolar Australia, ringgit Malaysia, hingga euro. Menurut dia, kondisi tersebut membuat kepercayaan pasar terhadap BI menurun. Dia meminta Perry bersikap gentleman atas kondisi tersebut. ’’Mungkin saatnya sekarang Bapak mengundurkan diri. Itu bukan penghinaan, justru akan lebih dihormati seperti di Korea atau Jepang ketika merasa tidak bisa menjalankan tugas dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pelemahan rupiah hanya bersifat sementara. Dia yakin rupiah akan membaik pada Juli-Agustus 2026.

Perry menjelaskan, tekanan terhadap rupiah lazim terjadi pada April, Mei, dan Juni akibat tingginya permintaan devisa. Kebutuhan dolar meningkat karena pembayaran dividen perusahaan, utang luar negeri, hingga kebutuhan musim haji.

’’Kalau dilihat dari tahun ke tahun, rupiah memang umumnya dalam tekanan pada April, Mei, Juni karena demand devisa tinggi. Tetapi Juli-Agustus biasanya mulai menguat,” kata Perry di Jakarta, kemarin (18/5).

Menurut dia, rata-rata nilai tukar rupiah secara year to date saat ini berada di kisaran Rp 16.900 per dolar AS. Angka tersebut melampaui asumsi dasar APBN 2026 yang dipatok Rp 16.500 dengan kisaran Rp16.200-Rp16.800 per dolar AS.

Meski demikian, BI optimistis rata-rata nilai tukar sepanjang tahun masih dapat kembali ke rentang asumsi APBN. Perry menyebut rupiah saat ini berada dalam posisi undervalue atau lebih lemah dibanding fundamental ekonomi nasional.

Untuk meredam pelemahan rupiah, BI menyiapkan sejumlah langkah stabilisasi. Pertama, meningkatkan intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar domestik maupun offshore. Akibat langkah tersebut, cadangan devisa Indonesia turun sekitar 10 miliar dolar AS. Namun, Perry memastikan posisinya masih berada di atas standar kecukupan internasional menurut indikator IMF.

Selain intervensi, BI menaikkan suku bunga instrumen moneter SRBI guna menarik kembali aliran modal asing. Kebijakan itu mulai menunjukkan hasil dengan berkurangnya outflow dan mulai munculnya inflow di pasar keuangan domestik.

BI juga membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder untuk menjaga likuiditas rupiah agar tidak mengering akibat intervensi valas. Tahun lalu BI membeli SBN sekitar Rp332 triliun. Sedangkan tahun ini, hingga saat ini mencapai Rp133 triliun.

Langkah lain ialah memperketat pembelian dolar AS tanpa underlying transaksi. Mulai Juni 2026, batas pembelian dolar tanpa dokumen transaksi diturunkan dari 50 ribu dolar AS menjadi 25 ribu dolar AS. ’’Supaya yang membeli dolar memang benar-benar untuk kebutuhan riil,” lanjutnya.

Selain itu, BI memperluas transaksi mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT), termasuk penggunaan rupiah dan yuan dalam perdagangan dengan Cina dan Hongkong.

Industri Paling Rentan

Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menilai pelemahan rupiah saat ini lebih banyak dipengaruhi faktor internal, terutama terkait kesinambungan fiskal dan kepastian kebijakan pemerintah.

’’Postur fiskal kita semakin menyempit dengan banyaknya program flagship seperti MBG dan KDMP, ditambah beban subsidi BBM yang terus meningkat,” ujarnya.

Menurut dia, sektor industri menjadi pihak yang paling rentan terdampak apabila tekanan kurs bertahan dalam jangka menengah. Penyebabnya, mayoritas industri nasional masih bergantung pada impor bahan baku maupun mesin produksi.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan biaya produksi di berbagai sektor manufaktur, mulai tekstil, otomotif, elektronik, hingga industri makanan dan minuman. Saat biaya impor naik, pelaku usaha dihadapkan pada dua pilihan: menaikkan harga jual atau memangkas margin keuntungan.(jawapos)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memo Bocor! Direktur PT Pembangunan Dumai Dituding Langgar Aturan

    Memo Bocor! Direktur PT Pembangunan Dumai Dituding Langgar Aturan

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • 0Komentar

    Nama Aditya Romas, Direktur PT Pembangunan Dumai, tengah menjadi sorotan publik setelah beredarnya sebuah memo yang menunjukkan dirinya ditunjuk sebagai Project Manager (PM) dalam pekerjaan kontrak jasa-jasa pendukung operasi di HCT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PENUNJUKAN ini diketahui melalui memo Konsorsium PT Russindo Rekayasa Pranata – PT Bina Rekayasa Anugrah bernomor 240/KSO/RRP-BRA/VI/2024 yang tersebar di […]

  • Foto Syamsuar dan Mawardi Saleh, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau 2024

    Nama-Nama Besar Maju di Pilkada Riau 2024! Siapa Saja Mereka?”

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    Sejumlah nama siap bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Riau yang akan digelar serentak pada November 2024. Sosok-sosok ini merupakan figur yang akrab di telinga masyarakat Riau, mulai dari mantan Gubernur, anggota DPR RI hingga mantan Bupati yang memiliki karier politik gemilang. BEBERAPA kandidat dalam Pemilihan Gubernur Riau sudah menentukan pasangan duetnya. Berikut ini duet […]

  • Pangab Nahkodai Harimau Rokan Dumai, Siap Bawa Organisasi Lebih Maju

    Pangab Nahkodai Harimau Rokan Dumai, Siap Bawa Organisasi Lebih Maju

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • 0Komentar

    Pangab resmi terpilih sebagai Ketua Harimau Rokan Dumai periode 2025-2030 melalui Musdalub. Ia berkomitmen membawa organisasi sayap Ikrohil ini lebih maju dan berkontribusi untuk kemajuan Kota Dumai. DUMAI, KABARVIRAL– Hadianto, yang akrab disapa Pangab, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Harimau Rokan, organisasi sayap Ikrohil Dumai, untuk periode 2025-2030. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah […]

  • Jelang Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI dan Gelar Apel Siaga Pengamanan

    Jelang Lebaran, Kilang Pertamina Dumai Aktifkan Satgas RAFI dan Gelar Apel Siaga Pengamanan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai, 13 Maret 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) secara resmi telah mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 1447 Hijriah untuk memastikan ketersediaan pasokan energi nasional tetap aman dan andal selama periode RAFI 2026. Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Pertamina Dumai, Tengku Muhammad […]

  • Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi di Rumah Tersangka PETI Kuansing

    Tak Hanya Emas Ilegal, Polisi Temukan Sabu dan Ekstasi di Rumah Tersangka PETI Kuansing

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Polda Riau mengungkap PETI di Kuansing. Polisi menyita emas ilegal, uang tunai Rp66 juta, serta menemukan sabu dan pil ekstasi di rumah tersangka. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melalui Subdit IV Tipidter berhasil mengungkap praktik penampungan dan pengolahan emas ilegal di Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Aktivitas ini […]

  • Konflik Lama Ahmad Dhani-Maia Estianty Ramai Lagi, Publik Diingatkan Jangan Terjebak Opini

    Konflik Lama Ahmad Dhani-Maia Estianty Ramai Lagi, Publik Diingatkan Jangan Terjebak Opini

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan publik perlu memahami perkara tersebut secara utuh berdasarkan fakta hukum, bukan sekadar opini yang berkembang di ruang digital. Perkara seperti itu juga sudah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang baru. Praktisi hukum Ghufron,S.H., […]

expand_less