APBD Dumai 2026 Disepakati Rp2,23 Triliun

 

KABARVIRAL, DUMAI — Pemerintah Kota Dumai bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KU-APBD dan PPAS) Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai Rp2,23 triliun.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemko Dumai dan DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD Kota Dumai, Senin (3/11/2025).

Wali Kota Dumai H. Paisal dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran DPRD Kota Dumai atas kerja keras, dedikasi, dan sinergi yang terjalin baik selama proses pembahasan rancangan anggaran tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Ketua DPRD, para wakil ketua, ketua fraksi, komisi, Banggar, serta seluruh anggota DPRD yang telah bekerja sama dengan baik bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh perangkat daerah. Alhamdulillah, pembahasan dapat kita tuntaskan dengan lancar,” ujar Wali Kota Paisal.

Ia menambahkan, kinerja DPRD, khususnya Badan Anggaran (Banggar), dinilai sangat luar biasa sehingga seluruh tahapan dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif.

Rincian Anggaran 2026

Dalam paparannya, Wali Kota Paisal menyampaikan gambaran umum angka-angka pokok dalam Rancangan KU-APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

Total pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1.923.064.414.266, sementara belanja daerah mencapai Rp2.149.064.414.266, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp226 miliar.

Untuk menutup defisit tersebut, Pemko Dumai mengandalkan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp316 miliar, yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Sedangkan pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp90 miliar, dengan pembiayaan netto Rp226 miliar.

“Dengan demikian, total APBD Kota Dumai Tahun 2026 mencapai Rp2.239.064.414.266,” jelas Paisal.

Paisal menegaskan bahwa keberhasilan pembahasan ini merupakan bukti nyata sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mengawal pembangunan daerah. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus terpelihara demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Dumai.

“Semoga sinergitas antara eksekutif dan legislatif terus terjaga dan semakin baik ke depannya. Insha Allah, Kota Dumai senantiasa mendapat keberkahan dan menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur,” tutur Paisal menutup sambutannya.***