Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Ketakutan dan Trauma Hantui Tentara Israel Usai Perang Gaza

Ketakutan dan Trauma Hantui Tentara Israel Usai Perang Gaza

  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEL AVIV, KABARVIRAL – Perang antara Israel dan Palestina di Gaza tidak hanya meninggalkan luka mendalam bagi warga sipil, tetapi juga bagi para tentara Israel yang tergabung dalam IDF (Israel Defense Forces). Dampak perang ini begitu berat, beberapa tentara tidak kuat menghadapi trauma yang mereka alami. Salah satu kisah tragis datang dari Eliran Mizrahi, seorang pria beranak empat, yang memutuskan bunuh diri setelah pulang dari medan pertempuran di Gaza.

Eliran Mizrahi dikirim ke Gaza tak lama setelah serangan besar-besaran oleh Hamas pada 7 Oktober 2023. Selama lebih dari enam bulan, ia berada di garis depan konflik, menyaksikan langsung kengerian yang tidak pernah dibayangkannya. Keluarganya mengungkapkan bahwa saat kembali ke rumah, Mizrahi berubah drastis. Trauma yang dialaminya selama perang begitu besar sehingga membuatnya kesulitan untuk kembali menjalani kehidupan normal.

Menurut laporan CNN, keluarga Mizrahi mengatakan ia berjuang menghadapi gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang parah. Ia sempat menerima terapi untuk mengatasi hal tersebut, namun efek dari terapi tersebut tidak cukup kuat untuk menghapus trauma yang terus menghantuinya. Mizrahi tidak pernah sepenuhnya “keluar” dari Gaza. Meski tubuhnya sudah jauh dari medan perang, pikirannya tetap terjebak di sana, tak mampu melepaskan diri dari bayang-bayang kematian dan kekerasan yang ia saksikan.

Jenny Mizrahi, ibunya, mengatakan bahwa Eliran mengalami perubahan besar sejak ia kembali dari perang. “Dia keluar dari Gaza, tapi Gaza tidak bisa keluar darinya,” kata Jenny. “Dan dia meninggal setelah itu, karena trauma pasca-perang yang tak tertanggulangi.” Menurut Jenny, Mizrahi sering kali merasa bahwa tak ada seorang pun di luar Gaza yang dapat memahami apa yang dia alami di sana. Hanya rekan-rekannya yang berada di medan perang yang benar-benar mengerti betapa mengerikannya peristiwa yang mereka hadapi setiap hari.

Selama masa tugasnya, Mizrahi ditugaskan mengoperasikan buldoser D-9, kendaraan lapis baja yang digunakan untuk berbagai operasi di wilayah Gaza. Kendaraan ini memang dirancang untuk menahan peluru dan bahan peledak, namun kenyataannya tak ada perlindungan dari trauma mental yang dihadapi para pengemudinya. Mizrahi mengalami cedera fisik ketika kendaraannya dihantam granat berpeluncur roket (RPG), namun luka batin yang ia derita jauh lebih parah.

Meski tentara Israel menerima bantuan untuk mengatasi PTSD, keluarganya merasa bahwa terapi yang diberikan tidak cukup memadai. “Mereka (militer) tidak tahu bagaimana memperlakukan mereka yang menderita trauma ini,” kata Jenny, yang tinggal di pemukiman Ma’ale Adumim di Tepi Barat. “Perang ini sangat berbeda, mereka melihat hal-hal yang belum pernah terjadi di Israel.”

Perang di Gaza membawa dampak yang lebih dari sekadar kerugian fisik dan infrastruktur. Bagi para tentara yang terlibat, trauma mental menjadi beban yang mereka bawa pulang, bahkan setelah konflik berakhir. Ketakutan yang mereka alami, dikombinasikan dengan kenyataan bahwa mereka mungkin akan kembali ke medan perang di masa depan, menciptakan tekanan yang sulit untuk ditanggung.

Kasus bunuh diri Mizrahi menyoroti isu yang sering kali tidak tampak di permukaan. Ribuan tentara Israel yang terlibat dalam konflik ini menderita PTSD dan berbagai gangguan mental lainnya, namun IDF belum memberikan angka resmi terkait berapa banyak yang bunuh diri akibat dampak perang. Banyak dari mereka yang kini hidup dalam ketakutan, terutama karena konflik tidak hanya terbatas di Gaza, tetapi mulai meluas ke Lebanon.

Seorang petugas medis IDF yang bertugas di Gaza selama empat bulan mengungkapkan kepada CNN bahwa banyak tentara kini merasa takut untuk kembali direkrut. “Saat ini, banyak dari kita yang tidak lagi mempercayai pemerintah. Kami takut akan dikirim kembali ke medan perang,” katanya, berbicara tanpa menyebutkan namanya karena sensitifnya isu ini.

Bagi banyak tentara Israel, perang di Gaza dianggap sebagai pertarungan eksistensial bagi kelangsungan hidup negara mereka. Namun, di balik retorika itu, ada korban jiwa dan mental yang semakin hari semakin berat dirasakan. Perjuangan mempertahankan Israel tidak hanya memakan korban di medan perang, tetapi juga di rumah-rumah para tentara yang harus menghadapi trauma mendalam yang mengiringi mereka setelah perang usai.

Eliran Mizrahi adalah salah satu dari sekian banyak tentara yang tidak kuat menghadapi kenyataan pasca-perang. Ia adalah korban dari konflik yang meninggalkan bekas luka yang tidak hanya terlihat di tanah Gaza, tetapi juga di hati dan pikiran mereka yang bertempur di sana.**

  • Sumber: Liputan6.com
  • Editor: Redaksi
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terekam di TikTok! Tiga Pelaku Pungli di Simpang TPI Purnama Diciduk Tim Raga Polres Dumai

    Terekam di TikTok! Tiga Pelaku Pungli di Simpang TPI Purnama Diciduk Tim Raga Polres Dumai

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Tim Raga Polres Dumai menangkap tiga pria pelaku pungli terhadap sopir truk di Dumai Barat setelah aksinya viral di TikTok. Barang bukti sepeda motor turut diamankan. Tim Raga Polres Dumai berhasil mengamankan tiga pria yang diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) di wilayah Dumai Barat pada Minggu pagi (29/6). Ketiga pria […]

  • Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf

    Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • 0Komentar

    SYDNEY, KABARVIRAL – Jo Haylen, pejabat transportasi negara bagian New South Wales (NSW), Australia, menjadi sorotan setelah terungkap menggunakan mobil dinas untuk perjalanan pribadi sejauh ratusan kilometer. Haylen menggunakan fasilitas negara untuk menghadiri makan siang bersama teman-temannya di Hunter Valley, wilayah penghasil anggur terkenal. Haylen mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers. “Saya […]

  • KSOP dan Pelindo Dumai Digeledah Kejati Riau, Diduga Terkait Jasa Pemanduan Kapal

    KSOP dan Pelindo Dumai Digeledah Kejati Riau, Diduga Terkait Jasa Pemanduan Kapal

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Tim Pidsus Kejati Riau menggeledah kantor KSOP dan Pelindo Dumai terkait dugaan perkara jasa pemanduan kapal yang berhubungan dengan penerimaan negara. Tim Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau menggeledah sejumlah ruang kerja di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Pelindo di Dumai, terkait penyelidikan dugaan perkara yang berkaitan dengan aktivitas kepelabuhanan, Rabu […]

  • Digerebek Saat Tidur, Buruh di Dumai Ditangkap Simpan Sabu dalam Bantal

    Digerebek Saat Tidur, Buruh di Dumai Ditangkap Simpan Sabu dalam Bantal

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Polres Dumai menggerebek rumah buruh harian di Jalan Rajawali, Kampung Baru, dan mengamankan 1,97 gram shabu beserta alat isap dan timbangan digital. Tersangka ditangkap saat tidur di ruang tamu.” Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu di wilayah Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur. Penangkapan dilakukan […]

  • Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Happy Water di Dumai, 2 Kurir Diciduk di Jalan Paus

    Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 8 Kg Sabu dan Happy Water di Dumai, 2 Kurir Diciduk di Jalan Paus

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL– Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan narkoba di Dumai, Riau, dengan menyita 8 kg sabu dan 24 saset happy water. Dua pelaku ditangkap saat membawa barang haram tersebut dalam ransel. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima Bareskrim akan adanya pengiriman sabu ke […]

  • Krisis Logistik Meluas di Aceh, Ribuan Warga Terisolasi Tanpa Bantuan

    Krisis Logistik Meluas di Aceh, Ribuan Warga Terisolasi Tanpa Bantuan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Krisis logistik melanda Aceh setelah banjir dan longsor memutus akses di Aceh Tengah, Bener Meriah, Singkil, hingga sejumlah daerah lain. Ribuan warga terisolasi tanpa pasokan sembako, sementara jalur utama ke Bireuen dan Aceh Utara tidak dapat dilalui. Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menjadi dua wilayah dengan situasi paling kritis. Jalan utama menuju […]

expand_less