Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Skandal CPO Rp14 Triliun, Kejagung Geledah Kantor Perusahaan di Pekanbaru dan Medan

Skandal CPO Rp14 Triliun, Kejagung Geledah Kantor Perusahaan di Pekanbaru dan Medan

  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Tim penyidik Kejaksaan Agung bergerak cepat melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi strategis di Pekanbaru dan Medan, menyusul penetapan 11 tersangka dalam perkara dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Penggeledahan dilakukan di kantor-kantor perusahaan yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi klasifikasi komoditas ekspor. Dalam kasus ini, CPO diduga direkayasa menjadi limbah cair sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) maupun Palm Acid Oil (PAO) guna menghindari pungutan negara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

“Pasca ditetapkannya 11 tersangka, tim penyidik Kejaksaan Agung telah melakukan penggeledahan dan saat ini masih berlangsung di wilayah Sumatera. Antara Pekanbaru dan Medan, di beberapa lokasi. Ya tentunya PT-PT yang terlibat,” ujar Anang, Kamis (12/2/2026).

Meski belum merinci dokumen maupun aset yang telah diamankan, Anang memastikan proses penyidikan terus berjalan untuk melengkapi alat bukti.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena nilai kerugian negara yang ditaksir sangat besar, yakni berkisar antara Rp10,6 triliun hingga Rp14,3 triliun. Kerugian tersebut diduga timbul akibat penghindaran bea keluar dan pungutan ekspor melalui rekayasa dokumen serta perubahan klasifikasi barang.

Penyidik menduga praktik tersebut melibatkan kolusi antara pihak swasta dan oknum penyelenggara negara. Sejumlah pejabat disebut menerima imbalan atau kick back untuk memuluskan proses administrasi ekspor.

Dari unsur pemerintah, Kejagung telah menetapkan LHB dari Kementerian Perindustrian, FJR selaku Direktur Teknis Kepabeanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta MZ yang menjabat Kepala Seksi di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPBC) Pekanbaru sebagai tersangka.

Sementara dari pihak swasta, delapan orang direktur perusahaan eksportir turut ditetapkan sebagai tersangka, yakni ES, ERW, FLX, RND, TNY, VNR, RBN, dan YSR.

Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam sindikat tersebut.

“Masih berlangsung, kita tunggu saja hasilnya,” kata Anang menutup keterangannya.

Hingga kini, Kejagung terus mengembangkan perkara guna menelusuri potensi tambahan tersangka serta memaksimalkan pemulihan kerugian keuangan negara.***

Sumber: okezone.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Rohil Bongkar Jaringan Narkotika Asal Sumut, Amankan Tiga Pelaku

    Polres Rohil Bongkar Jaringan Narkotika Asal Sumut, Amankan Tiga Pelaku

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • 0Komentar

    Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hilir berhasil membongkar jaringan narkotika yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara, mengamankan tiga pelaku yang diduga sebagai pengedar dan pemasok narkotika jenis sabu. PENANGKAPAN ini merupakan hasil dari operasi intensif yang dilakukan oleh tim opsnal Sat Narkoba Polres Rohil pada Senin (29/7). Ketiga pelaku yang ditangkap adalah RDR alias Ucok (54), […]

  • Pasar Murah Ramadan PHR di Rohil, Kapolres dan Wabup Hadir Serahkan Sembako

    Pasar Murah Ramadan PHR di Rohil, Kapolres dan Wabup Hadir Serahkan Sembako

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir– PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama mitra kerja menggelar Pasar Murah Ramadhan di Kepenghuluan Bangko Permata, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Kepenghuluan Bangko Permata, Jalan Lintas Riau–Sumut KM 6 Balam itu turut dihadiri Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni dan Wakil Bupati […]

  • Dugaan Permainan Kotor di Balik Izin Tambang: Aktivis Desak Polda Riau Bongkar Mafia Galian C di Dumai

    Dugaan Permainan Kotor di Balik Izin Tambang: Aktivis Desak Polda Riau Bongkar Mafia Galian C di Dumai

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Polemik dugaan permainan dalam proses penerbitan izin tambang galian C di Kota Dumai kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) Dumai menilai terdapat sejumlah kejanggalan yang mengarah pada potensi praktik mafia perizinan di sektor pertambangan. Sejumlah titik penambangan pasir dan tanah di Dumai dilaporkan tetap beroperasi meski legalitasnya belum […]

  • DPRD Inhil Tolak Usulan Pinjaman Rp200 Miliar ke PT SMI, Ini Alasannya

    DPRD Inhil Tolak Usulan Pinjaman Rp200 Miliar ke PT SMI, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) untuk mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akhirnya dipastikan batal. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil secara tegas menolak usulan tersebut setelah melalui pembahasan panjang di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil, Ahad (7/12/2025) malam. Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, saat […]

  • Buronan Pecah Kaca Mobil Akhirnya Tertangkap, Uangnya Habis Buat Dugem dan Judi

    Buronan Pecah Kaca Mobil Akhirnya Tertangkap, Uangnya Habis Buat Dugem dan Judi

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • 0Komentar

    INHIL, KABARVIRAL– Cecep Panji Irawan (30), pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil, akhirnya ditangkap aparat kepolisian. Pria ini menggasak uang tunai Rp150 juta dari dalam mobil yang terparkir di depan Toko M Boya, Kelurahan Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Cecep ditangkap oleh tim Resmob Polres Inhil di sebuah kontrakan di Kelurahan Bukit Lama, […]

  • AKBP Hardi Dinata Resmi Jabat Kapolres Dumai

    AKBP Hardi Dinata Resmi Jabat Kapolres Dumai, Ini Perjalanan Kariernya

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Tak lama lagi, AKBP Hardi Dinata H SIK MM akan resmi menjabat sebagai Kapolres Dumai. Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Surat Telegram (ST) pada akhir Desember 2024. Berdasarkan ST Kapolri, AKBP Hardi Dinata menggantikan AKBP Dhovan Oktavianton yang kini dipromosikan sebagai […]

expand_less