Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » Bekas Markas Judol Jadi Sarang Prostitusi,  Belasan Pasangan Tak Sah Diamankan 

Bekas Markas Judol Jadi Sarang Prostitusi,  Belasan Pasangan Tak Sah Diamankan 

  • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Dumai – Kota Dumai kembali diguncang aksi penggerebekan. Setelah beberapa bulan lalu pihak kepolisian berhasil menggerebek markas judi online (Judol) beromzet fantastis hingga Rp18 miliar, kini giliran Satpol PP yang menemukan fakta mengejutkan. Bangunan ruko yang dulunya digunakan sebagai markas judi online di Jalan Diponegoro, atau lebih dikenal sebagai wilayah Sukajadi, ternyata telah berubah fungsi.

Tidak tanggung-tanggung, belasan pasangan tak sah, termasuk anak di bawah umur, diamankan dari tempat yang di lantai dasarnya dikemas sebagai restoran cepat saji. Dari luar, tidak ada yang mencurigakan, tetapi siapa sangka lantai dua ruko itu kini dipenuhi kamar-kamar yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi.

“Kami menerima aduan masyarakat dan melakukan patroli rutin di daerah tersebut. Lokasi ini memang menjadi target kami,” ujar Komandan Regu (Danru) Satpol PP Dumai, Darmansyah, Jumat (10/4/2024).

Dalam penggerebekan tersebut, Satpol PP bersama tim gabungan yang terdiri dari Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Kelurahan Sukajadi berhasil mengamankan belasan pria dan wanita yang tidak memiliki hubungan sah. Bahkan, ada beberapa anak di bawah umur yang ikut terlibat dalam kegiatan tak senonoh di tempat tersebut.

Untuk menindaklanjuti temuan ini, belasan pasangan tersebut diwajibkan menandatangani surat peringatan, sementara pihak pengelola usaha sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. “Anak-anak di bawah umur sudah kami serahkan kepada dinas perlindungan anak. Ruko ini juga rencananya akan kami segel jika terbukti digunakan untuk kegiatan melanggar hukum,” tegas Darmansyah.

Penggerebekan ini mengingatkan warga Dumai pada peristiwa beberapa bulan lalu, ketika bangunan ruko yang sama digerebek karena menjadi markas judi online. Kini, dengan berubahnya fungsi ruko menjadi sarang prostitusi, masyarakat kembali dibuat resah.

Satpol PP Kota Dumai berjanji akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah tersebut demi menjaga ketertiban dan keamanan warga. “Kami tidak akan berhenti sampai Dumai benar-benar bersih dari praktik ilegal seperti ini,” pungkas Darmansyah.(red/Isa)

 

 

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI Apresiasi Pelayanan Humanis Imigrasi Dumai di Jalur Strategis Selat Malaka

    DPR RI Apresiasi Pelayanan Humanis Imigrasi Dumai di Jalur Strategis Selat Malaka

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Komisi XIII DPR RI mengapresiasi pelayanan humanis Imigrasi Dumai di wilayah strategis Selat Malaka sebagai pintu masuk negara dan jalur pelayaran internasional. Komisi XIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Provinsi Riau, Kamis (5/2/2026), guna meninjau langsung kinerja pelayanan keimigrasian di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan […]

  • Gara-Gara Lapak Parkir, Pria di Duri Tewas Ditikam di Pasar Sukaramai

    Gara-Gara Lapak Parkir, Pria di Duri Tewas Ditikam di Pasar Sukaramai

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Gara-gara lapak parkir, seorang pria di Kecamatan Mandau tewas ditikam di Pasar Sukaramai, Duri Barat. Pelaku berhasil ditangkap Polres Bengkalis. Polres Bengkalis mengamankan seorang pria berinisial MR (52) terkait kasus penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, berdasarkan penyelidikan, pelaku berinisial MR […]

  • Cegah Overstay, Imigrasi Dumai Hadirkan SIMADU Pengingat Otomatis Lewat Email

    Cegah Overstay, Imigrasi Dumai Hadirkan SIMADU Pengingat Otomatis Lewat Email

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai meluncurkan SIMADU, sistem digital yang memudahkan WNA memantau masa berlaku izin tinggal dan menerima pengingat otomatis melalui email guna mencegah overstay. Melalui platform SIMADU, WNA dapat mengecek sisa masa berlaku izin tinggal secara mandiri, cepat, dan mudah tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi. Selain itu, […]

  • Tudingan Kejahatan Lingkungan ke Pelindo Dumai Dinilai Tendensius dan Prematur

    Tudingan Kejahatan Lingkungan ke Pelindo Dumai Dinilai Tendensius dan Prematur

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral — Polemik dugaan pencemaran udara di Pelindo Dumai kembali mencuat, namun praktisi hukum Dr (Cand) Eko Saputra menegaskan tudingan tersebut tidak memiliki dasar ilmiah maupun landasan hukum. Ia menilai pemberitaan yang menyudutkan Pelindo sebagai penyebab ISPA dan TBC bersifat prematur, tidak proporsional, dan perlu diverifikasi melalui data instansi resmi sebelum disimpulkan. Dalam wawancara kepada […]

  • Soal Live TikTok Kepala SMKN 2 Dumai, Erwin: Jangan Nilai dari Potongan Tayangan

    Soal Live TikTok Kepala SMKN 2 Dumai, Erwin: Jangan Nilai dari Potongan Tayangan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    ‎‎DUMAI (KABARVIRAL.CO) — Pejuang guru, Erwin Sitompul, memberikan pandangan terkait sorotan terhadap aktivitas siaran langsung (live) TikTok yang dilakukan Kepala SMKN 2 Dumai, ZN, di tengah jam kerja. ‎ ‎Menurut Erwin, aktivitas tersebut perlu dilihat secara utuh dan tidak semata-mata dari sisi tampilan atau potongan aktivitas selama siaran langsung. Ia mengatakan, kegiatan tersebut pada dasarnya […]

  • Ratusan Guru Honor di Riau Belum Terima Gaji Sejak Januari, Menangis Tak Bisa Rayakan Lebaran

    Ratusan Guru Honor di Riau Belum Terima Gaji Sejak Januari, Menangis Tak Bisa Rayakan Lebaran

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Ratusan guru honor Provinsi Riau jenjang Dikdas meliputi guru TK, SD dan SMP mengeluhkan honor mereka yang belum diterima sejak Januari 2025. Banyak dari mereka menangis akibat tidak dapat merayakan Idul Fitri seperti guru-guru lainnya. Aktivis pendidikan provinsi Riau, Erwin Sitompul, S.Pd mengutuk keras kebijakan pemerintah provinsi Riau yang telah menahan hak […]

expand_less