Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Warga Singapura Ken Chaniago Diadili, Diduga Gunakan Dokumen Palsu untuk Urus Paspor Indonesia

Warga Singapura Ken Chaniago Diadili, Diduga Gunakan Dokumen Palsu untuk Urus Paspor Indonesia

  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – Seorang warga negara Singapura, Chan Chee Keen Kenneth (45), yang juga dikenal dengan nama Ken Chaniago, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (6/1/2025). Ia didakwa memalsukan dokumen kependudukan untuk mengurus paspor Indonesia.

Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi dari Kantor Imigrasi TPI I Pekanbaru, termasuk staf loket Edi Irwan, dan Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Fadila Yudha Waskita Ginting.

Edi Irwan menceritakan, terdakwa datang ke Kantor Imigrasi Pekanbaru pada Selasa (10/9/2024) sekitar pukul 14.30 WIB bersama tiga orang rekannya. “Terdakwa mengatakan ingin membuat paspor baru karena paspor lamanya hilang,” ungkap Edi.

Namun, selama wawancara, Edi mulai merasa janggal. Alih-alih menjawab sendiri, justru rekan-rekan terdakwa yang menjelaskan. Ketika ditanya soal nama belakang “Chaniago”, terdakwa mengaku itu adalah marga dari ibunya yang berasal dari Padang.

“Hal ini membuat saya curiga, apalagi terdakwa tidak fasih berbahasa Indonesia dan memiliki wajah keturunan Tionghoa,” lanjut Edi. Ia kemudian melaporkan kecurigaannya kepada atasannya, Fadila Yudha Waskita Ginting.

Fadila Yudha membenarkan laporan tersebut dan menginstruksikan penyelidikan lebih lanjut. Dalam pemeriksaan, terdakwa akhirnya mengakui bahwa ia adalah warga negara Singapura.

“Dia mengaku membuat paspor untuk acara di Pekanbaru dan mengatakan memiliki keluarga di sini,” kata Ginting. Untuk memastikan kebenaran, tim imigrasi menghubungi Konsulat Jenderal Singapura di Batam. Dari hasil verifikasi, terdakwa dinyatakan benar adalah warga negara Singapura.

Barang bukti yang disita dalam kasus ini antara lain KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, surat keterangan domisili, surat kehilangan dari kepolisian, dan satu unit iPhone 15 Pro Max.

Dalam sidang, Ken Chaniago yang didampingi penerjemah membantah seluruh tuduhan. Namun, para saksi tetap pada keterangannya dan menyatakan bahwa dokumen yang digunakan terdakwa tidak asli.

Atas perbuatannya, Ken Chaniago didakwa melanggar Pasal 126 huruf C Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman sesuai aturan yang berlaku.

Sidang akan dilanjutkan pada agenda berikutnya untuk mendengar keterangan tambahan dari para saksi dan terdakwa.(red/isa)

Sumber: Cakaplah.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Sabu, Dua Pelaku Diamankan

    Polsek Bagan Sinembah Ungkap Kasus Sabu, Dua Pelaku Diamankan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir – Unit Reskrim Polsek Bagan Sinembah berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis sabu dengan total barang bukti cukup besar di wilayah Dusun Bhakti, Kepenghuluan Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (27/04/2026) sekira pukul 18.50 WIB. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah tersebut. […]

  • Donald Trump, calon presiden AS, memegang telinganya setelah mengalami luka akibat tembakan di rapat umum Pennsylvania, Sabtu malam, dengan darah terlihat di telinga dan pipinya.

    Donald Trump Ditembak di Rapat Umum Pennsylvania, Alami Luka di Telinga dan Pipi

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • 0Komentar

    Sabtu malam (13/7/2024), Donald Trump, calon presiden AS dari Partai Republik, mengalami insiden penembakan di tengah rapat umum di Pennsylvania. Tembakan tersebut mengenai telinga dan pipi Trump, menyebabkan luka berdarah. Dilansir dari Thenewdaily, insiden terjadi di Butler, Pennsylvania. Video awal menunjukkan Trump memegang telinganya setelah tembakan pertama dilepaskan. Banyak orang semula mengira suara tersebut adalah […]

  • Iming-iming Kerja Honorer, Wanita di Bengkalis Gasak Uang Korban hingga Rp80 Juta

    Iming-iming Kerja Honorer, Wanita di Bengkalis Gasak Uang Korban hingga Rp80 Juta

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang wanita berinisial AI (43) diamankan Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Bengkalis setelah diduga memperdaya sejumlah korban dengan modus pinjaman bank dan tawaran kerja honorer. AI ditangkap pada Senin (23/2/2026) dan kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dari aksinya, tersangka diduga meraup keuntungan hingga ratusan juta rupiah. Kapolres Bengkalis […]

  • Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan.

    Dumai Gandeng UGM, Bakal Kirim 10 Dokter untuk Pendidikan Spesialis

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • 0Komentar

    WALI KOTA Dumai H Paisal SKM MARS mengumumkan kerjasama  dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kerjasama dengan UGM ini bertujuan mempercepat akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Dumai. SALAH satu poin utama dari kerjasama ini adalah penambahan 10 dokter spesialis baru setiap tahunnya. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan akses masyarakat  terhadap pelayanan kesehatan yang […]

  • Bayar Pajak ke Singapura, Suap Hakim di Jakarta: Warganet Kritik Pedas Wilmar Group

    Bayar Pajak ke Singapura, Suap Hakim di Jakarta: Warganet Kritik Pedas Wilmar Group

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL – Skandal suap yang menyeret Wilmar Group dalam kasus korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) menuai gelombang kemarahan warganet. Penetapan Muhammad Syafei, Head of Social Security Legal Wilmar Group, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 14 April 2025 menjadi pemicu utama ledakan reaksi publik, terutama di media sosial X (dulu Twitter). Nama Wilmar […]

  • DPU Dumai Catat 900 Ruas Jalan Kota Kurang Baik, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    DPU Dumai Catat 900 Ruas Jalan Kota Kurang Baik, Perbaikan Dilakukan Bertahap

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Dumai mencatat sebanyak 900 atau sekitar 32 persen dari total 3.000 ruas jalan berstatus jalan kota masih berada dalam kondisi kurang baik berdasarkan data tahun 2025. Kepala Bidang Bina Marga DPU Dumai, Yomi Indriansyah mengatakan, pemerintah daerah setiap tahun terus melakukan penataan dan peningkatan ruas jalan yang mengalami […]

expand_less