Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Jebol Rp17.500 per Dolar AS, Dunia Usaha Mulai Tertekan

Rupiah Jebol Rp17.500 per Dolar AS, Dunia Usaha Mulai Tertekan

  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA (KABARVIRAL.CO)-  Nilai tukar rupiah kembali terpuruk hingga menyentuh Rp17.505 per dolar AS. Apindo memperingatkan pelemahan ini mulai menekan dunia usaha dan memicu kenaikan biaya produksi.

Rupiah kembali ambruk parah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Selasa (12/5). Mengacu data Refinitiv, per pukul 10.03 WB, rupiah melemah 0,59 persen ke posisi Rp17.505 per dolar AS. Level ini menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa secara intraday, sekaligus menandai jebolnya level psikologis baru di Rp17.500 per dolar AS.

Pelemahan kali ini pun menambah daftar panjang periode penuh tekanan yang pernah dialami rupiah. Dalam sejarahnya, mata uang Indonesia beberapa kali masuk ke fase sulit, mulai dari krisis moneter, gejolak politik dalam negeri, hingga guncangan global yang mendorong arus dana keluar ke aset aman.

Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat mulai menekan dunia usaha nasional. Kalangan industri menilai kondisi tersebut bukan sekadar gejolak sementara, melainkan bagian dari tekanan global yang berpotensi berlangsung lebih panjang.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan, pelemahan rupiah perlu direspons secara serius karena terus menciptakan level terendah baru (all time low) terhadap dolar AS. ’’Pelemahan nilai tukar rupiah yang saat ini bahkan telah menyentuh level psikologis baru di Rp17.500 per dolar AS tentu menjadi perhatian bagi dunia usaha,’’ katanya kepada Jawa Pos (JPG), Selasa (12/5).

Menurut dia, tekanan terhadap rupiah dipicu dinamika global yang lebih luas. Mulai dari kenaikan yield US Treasury hingga meningkatnya tensi geopolitik dunia yang mendorong aliran modal global kembali ke aset dolar AS. ’’Kondisi ini berdampak pada hampir seluruh negara berkembang, termasuk Indonesia, melalui tekanan nilai tukar dan meningkatnya capital outflow,” katanya.

Shinta menilai, tekanan terhadap rupiah berpotensi berlangsung lebih lama, selama faktor eksternal belum mereda. Dampaknya mulai dirasakan langsung oleh sektor usaha, terutama industri yang bergantung pada impor bahan baku.

’’Saat ini sekitar 70 persen bahan baku manufaktur berasal dari impor, dengan kontribusi mencapai sekitar 55 persen dalam struktur biaya produksi. Dengan demikian, setiap depresiasi rupiah akan langsung tercermin dalam peningkatan biaya input dalam rupiah,” jelasnya.

Industri petrokimia, plastik, makanan dan minuman, farmasi, serta manufaktur berbasis energi menjadi sektor paling rentan. Kenaikan harga nafta sebagai bahan baku utama industri plastik, misalnya, telah mendorong kenaikan harga resin hingga puluhan persen. Dampaknya dirasakan industri kemasan hingga sektor hilir lainnya.

’’Ini menunjukkan adanya cost-push inflation pressure yang tidak hanya terbatas pada satu sektor, tetapi memiliki efek transmisi yang luas ke seluruh rantai pasok,” ungkap Shinta.(jpg)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlibat Peredaran 1 Kg Sabu, Oknum Polisi segera Disidang di PN Dumai

    Terlibat Peredaran 1 Kg Sabu, Oknum Polisi segera Disidang di PN Dumai

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kasus narkotika yang melibatkan oknum Polri, Bripka Alex Sander, memasuki babak baru setelah dilimpahkan ke JPU. Tersangka bersama tiga pelaku lain segera disidangkan di PN Dumai atas dugaan peredaran 1 kg sabu yang diungkap Ditresnarkoba Polda Riau. “Proses tahap II dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Dumai pada Jumat (14/11/2025) kemarin,” ujar Kepala Seksi Tindak […]

  • PT. Gemilang Sejahtera Dorong Kompetensi Anak Dumai Lewat Pelatihan K3 Sertifikasi BNSP

    PT. Gemilang Sejahtera Dorong Kompetensi Anak Dumai Lewat Pelatihan K3 Sertifikasi BNSP

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, KABAVIRAL– PT. Gemilang Sejahtera Dumai berhasil menyelenggarakan Pelatihan Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (AK3) Umum bersertifikasi BNSP di Kota Dumai. Acara ini diadakan di Ruang Meeting Kantor Kadin Kota Dumai, dilanjutkan dengan asesmen di Hotel Grand Zuri Dumai. Pelatihan ini mendapatkan apresiasi besar dari Ketua Kadin Kota Dumai, Zulfan Ismaini, SH, yang menyebut langkah […]

  • Viral Siswa SMP di Dumai Dibully hingga Tersungkur, DPRD Soroti Pengawasan Sekolah

    Viral Siswa SMP di Dumai Dibully hingga Tersungkur, DPRD Soroti Pengawasan Sekolah

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Kasus bullying siswa SMP di Medang Kampai, Dumai, viral di media sosial. DPRD Dumai mendesak evaluasi sekolah dan perlindungan serius bagi korban perundungan. Kasus perundungan atau bullying yang menimpa seorang siswa SMP negeri di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau, memicu keprihatinan dari masyarakat setelah videonya viral di media sosial, Rabu (6/5/2026). […]

  • KPU Inhil Kembalikan Sisa Dana Pilkada 2024 Sebesar Rp7,2 Miliar ke Kas Daerah

    KPU Inhil Kembalikan Sisa Dana Pilkada 2024 Sebesar Rp7,2 Miliar ke Kas Daerah

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, KABARVIRAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengembalikan sisa dana hibah penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 sebesar Rp7,2 miliar ke Pemerintah Kabupaten Inhil. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPU Inhil, Syamsul Masjan, bersama jajaran komisioner kepada Bupati Inhil, Herman, di Kantor Bupati Inhil, Rabu (9/4/2025). “Alhamdulillah, kita sudah […]

  • PT SAN Klaim Tumpahan CPO Tak Cemari Lingkungan, DLH Akan Surati Perusahaan

    PT SAN Klaim Tumpahan CPO Tak Cemari Lingkungan, DLH Akan Surati Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Juru bicara PT SAN Dumai, Nanang, mengklaim tumpahan CPO akibat kebocoran pipa Pelindo tidak mencemari lingkungan. “Kebocoran pipa langsung ditangani dan tidak sampai ke laut,” katanya, Rabu (15/01/25). Nanang mengungkapkan, kebocoran terjadi saat transfer CPO dari tangki perusahaan ke PT Kreasi Jaya melalui pipa Pelindo Dumai. Ia menjelaskan, petugas mendeteksi rembesan beberapa saat […]

  • Koruptor Dana Desa Semunai, Arnis Febriana, Tertangkap Setelah 8 Tahun Kabur 

    Koruptor Dana Desa Semunai, Arnis Febriana, Tertangkap Setelah 8 Tahun Kabur 

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • 0Komentar

    Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil menangkap buronan kasus korupsi, Arnis Febriana, setelah hampir delapan tahun melarikan diri. PEREMPUAN berusia 33 tahun itu diamankan di tempat persembunyiannya di Desa Pengajaran Hulu, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan informasi tersebut pada hari Selasa (30/7/2024). “Arnis Febriana merupakan […]

expand_less