Viral Video Pesta Waria di Pekanbaru, New Paragon Disegel, Izin Terancam Dicabut
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- print Cetak

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM (tengah) didampingi Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta saat memimpin penyegelan tempat hiburan malam New Paragon KTV di Jalan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa (3/2/2026). Penyegelan dilakukan menyusul viralnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di lokasi tersebut.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menyegel tempat hiburan malam (THM) New Paragon KTV yang berlokasi di Jalan Syarif Kasim, Pekanbaru, Selasa (3/2/2026) sore. Penyegelan dilakukan sebagai bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) menyusul viralnya video yang diduga memperlihatkan aktivitas pesta waria di lokasi tersebut.
Penyegelan dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Setibanya di lokasi, Wali Kota Agung Nugroho langsung meninjau situasi di sekitar area New Paragon KTV. Ia juga masuk ke dalam ruangan dan melihat langsung salah satu room yang diduga menjadi lokasi terjadinya aktivitas yang memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
Usai pengecekan, petugas Satpol PP melakukan penyegelan dengan menempelkan stiker penutupan yang memuat keterangan pelanggaran. Agung Nugroho menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko Pekanbaru dalam menertibkan tempat hiburan malam yang dinilai meresahkan masyarakat.
“Jadi hari ini kita sudah melakukan penertiban Perda di Pemerintah Kota Pekanbaru. Hari ini ada penempelan stiker penutupan atau penyegelan tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru,” ujar Agung Nugroho kepada awak media di lokasi.
Menurut Agung, penyegelan New Paragon juga tidak terlepas dari aspirasi masyarakat yang disampaikan sejumlah tokoh dan mantan pejabat di Provinsi Riau. Bahkan sebelumnya telah dilakukan aksi unjuk rasa yang menuntut penutupan tempat hiburan malam tersebut.
Ia menyebutkan, beberapa tokoh yang menyampaikan aspirasi tersebut antara lain mantan Gubernur Riau Edy Natar Nasution, aktivis senior Azlaini Agus, serta mantan anggota DPRD Riau Ade Hartati. Aspirasi itu disampaikan melalui aksi demonstrasi yang digelar di depan lokasi New Paragon KTV.
Agung juga menjelaskan, video viral yang beredar luas di media sosial memperlihatkan dugaan pesta waria di salah satu room New Paragon. Video tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan dan kegaduhan di tengah masyarakat Kota Pekanbaru.
Terkait hal itu, Pemko Pekanbaru telah berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap manajemen New Paragon KTV, para tamu yang hadir, serta pihak-pihak yang terekam dalam video viral tersebut.
“Selama proses pemeriksaan ini, tidak boleh ada aktivitas apa pun di Paragon. Jika terbukti kesalahan ada pada manajemen, saya pastikan izin operasional Paragon akan dicabut. Namun jika tidak, pemerintah tetap harus bersikap adil,” tegas Agung Nugroho.
Sebelumnya, pada Senin (2/2/2026) malam, New Paragon KTV telah lebih dahulu digembok setelah ratusan warga, mahasiswa, dan tokoh masyarakat menggelar aksi unjuk rasa sejak sore hari. Massa menuntut agar tempat hiburan malam tersebut disegel dan ditutup menyusul viralnya video dugaan pesta waria yang terjadi di lokasi tersebut.(red/isa)
- Penulis: Redaksi







