Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun, Hanya 7 Perusahaan Jual CPO
- calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
- print Cetak

Ilustrasi TBS Kelapa Sawit
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, KABARVIRAL – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau menggelar rapat rutin penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 8-14 Januari 2025. Penetapan ini mencakup harga TBS untuk plasma maupun mitra swadaya.
Namun, rapat tersebut diwarnai kabar kurang menggembirakan. Dari 20 perusahaan yang menjadi sumber data, hanya 7 yang melaporkan penjualan CPO (crude palm oil), sementara sebagian besar perusahaan tidak melakukan penjualan CPO maupun kernel.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja, menyebutkan bahwa harga jual CPO dari tujuh perusahaan yang melakukan penjualan mengalami penurunan signifikan.
“Penurunan ini cukup memengaruhi penetapan harga TBS kelapa sawit minggu ini,” ujar Defris, Selasa (7/1/2025).
Berikut rincian harga penjualan CPO oleh tujuh perusahaan tersebut:
- PT Inti Indosawit Subur PMKS Ukui Satu (PUS): Rp 14.305 (turun Rp 895).
- PT Inti Indosawit Subur PMKS Ukui Dua (PUD): Rp 14.578 (turun Rp 731).
- PT Inti Indosawit Subur PMKS Buatan Satu (PBS): Rp 14.653 (turun Rp 731).
- PT Rigunas Agri Utama PMKS Peranap (PPN): Rp 14.543 (turun Rp 342).
- PT Surya Agrolika Reksa: Rp 14.305 (turun Rp 576,25).
- PT Adimulia Agrolestari: Rp 14.255 (turun Rp 715,60).
- PT Graha Permata Hijau: Rp 14.334 (turun Rp 778).
Penjualan Kernel Lesu
Sementara itu, aktivitas penjualan kernel hanya dilakukan oleh dua perusahaan. PT Adimulia Agrolestari mencatatkan harga kernel sebesar Rp 11.400 atau turun Rp 55, sedangkan PT Graha Permata Hijau menjual kernel dengan harga Rp 11.380 atau turun Rp 245.
Situasi ini menunjukkan dinamika pasar kelapa sawit yang masih penuh tantangan. Disbun Riau berharap kondisi pasar segera membaik agar harga TBS bisa kembali stabil dan menguntungkan bagi petani. (red/isa)
- Penulis: Redaksi







