Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » WN Australia Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Narkotika di Bali

WN Australia Divonis 12 Tahun Penjara atas Kasus Narkotika di Bali

  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Seorang warga negara Australia asal Queensland, Lamar Aaron Ahchee (43), dijatuhi hukuman 12 tahun penjara oleh pengadilan di Indonesia terkait kasus pelanggaran hukum narkotika di Bali.

Ahchee, yang berasal dari Cairns, Australia Utara, ditangkap aparat kepolisian pada Mei lalu setelah dilakukan penggerebekan di rumah kontrakannya yang berada di kawasan sekitar Pantai Kuta. Penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa narkotika jenis kokain dengan total berat sekitar 1,7 kilogram, yang dikemas dalam ratusan plastik klip, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Polisi juga menyita beberapa barang elektronik yang diduga berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Penyelidikan terhadap Ahchee bermula dari laporan mengenai dua paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa pos dari Inggris dan diterima oleh terdakwa. Dari hasil pendalaman, aparat menduga kuat adanya keterlibatan dalam praktik impor dan peredaran narkotika.

Majelis hakim yang dipimpin Tjokorda Putra Budi Pastima pada Kamis menjatuhkan vonis 12 tahun penjara disertai denda sebesar Rp2 miliar, dengan ketentuan hukuman pengganti apabila denda tersebut tidak dibayarkan. Putusan ini lebih berat dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut hukuman sembilan tahun penjara.

Dalam persidangan, terdakwa menyatakan tidak mengetahui bahwa paket yang diterimanya berisi narkotika. Namun, majelis hakim menilai pembelaan tersebut tidak didukung bukti yang kuat.

Hakim mempertimbangkan sejumlah hal yang memberatkan, di antaranya jumlah barang bukti yang dinilai signifikan serta potensi dampaknya terhadap masyarakat dan sektor pariwisata Bali. Selain itu, terdakwa dinilai tidak bersikap kooperatif selama proses persidangan.

Sebelumnya, Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) mencatat Indonesia masih menjadi salah satu jalur peredaran narkotika internasional, meskipun negara ini menerapkan regulasi yang sangat ketat terhadap kejahatan tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, ratusan terpidana, termasuk warga negara asing, saat ini menjalani hukuman berat di Indonesia, dengan sebagian besar kasus berkaitan dengan tindak pidana narkotika.***

Sumber: www.konteks.co.id

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan barang bukti sabu seberat 160 kilogram saat konferensi pers pengungkapan jaringan internasional Segitiga Emas di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

    BNN Gagalkan Penyelundupan 160 Kg Sabu Jaringan Segitiga Emas di Aceh

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Sabu 160 kg dari jaringan Thailand–Myanmar–Laos digagalkan BNN di Aceh. Barang haram disamarkan dalam kemasan kopi. Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan upaya penyelundupan 160 kilogram sabu asal jaringan internasional Segitiga Emas (Golden Triangle). Barang haram senilai Rp208 miliar tersebut diamankan dari jaringan Thailand-Myanmar-Laos yang mencoba masuk ke Indonesia melalui jalur darat di Aceh. […]

  • Mahasiswa Diciduk dengan Barang Bukti 432 Gram Sabu di Tanah Putih, Rohil

    Mahasiswa Diciduk dengan Barang Bukti 432 Gram Sabu di Tanah Putih, Rohil

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Rohil – Seorang pria berinisial NDS alias Noven (28), yang diketahui sebagai mahasiswa, harus pasrah saat dirinya ditangkap oleh petugas dari Sat Narkoba Polres Rohil pada Ahad (28/8) petang. Warga Jalan Dusun Laman Kujang Km 14, Kepenghuluan Sintong Bakti, Kecamatan Tanah Putih ini ditangkap saat berada di salah satu kamar sebuah penginapan di […]

  • Apical Tegaskan Komitmen Pendampingan Kembangkan Budidaya Ternak di Dumai

    Apical Tegaskan Komitmen Pendampingan untuk Kembangkan Budidaya Ternak di Dumai

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KabarViral – Apical, perusahaan pengolah minyak nabati terkemuka, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan budidaya ternak kambing di Dumai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini telah berjalan sejak 2020 dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar Unit Bisnis Dumai. Tidak hanya memberikan dukungan modal, Apical juga mengadakan pelatihan dasar budidaya ternak kambing […]

  • 9 Remaja Terjaring Razia di Lapangan Pelajar Bangkinang

    Diduga Konsumsi Miras dan Lem, 9 Remaja Terjaring Razia di Lapangan Pelajar Bangkinang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Sebanyak sembilan remaja diamankan dalam razia gabungan yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar bersama Polsek Bangkinang Kota di kawasan Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota, Ahad (4/1/2026) dini hari. Razia tersebut berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bangkinang Kota, IPTU Dr. Eko WN Bestari, S.H., M.H., CPM. […]

  • Terbukti Terima Suap, Jaksa dan Polisi di Bengkalis Dihukum Lebih Berat

    Terbukti Terima Suap, Jaksa dan Polisi di Bengkalis Dihukum Lebih Berat

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jaksa Sri Haryati dan Bripka Bayu Abdillah dihukum lebih berat dari tuntutan setelah terbukti menerima suap hampir Rp 1 miliar dalam kasus narkoba di Bengkalis.  MAJELIS hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru menambah hukuman terhadap Jaksa Sri Haryati dan Bripka Bayu Abdillah. Pasangan suami istri ini terbukti melanggar Pasal 5 ayat […]

  • Harimau Berenang di Laut Bikin Geger, Ternyata Bukan di Dumai?

    Harimau Berenang di Laut Bikin Geger, Ternyata Bukan di Dumai?

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Video berdurasi 1 menit 3 detik yang memperlihatkan seekor harimau Sumatera tengah berenang di lautan, viral di berbagai platform media sosial sejak Selasa (29/04). Banyak warganet menduga peristiwa itu terjadi di wilayah perairan Dumai, khususnya dekat kawasan industri PT Wilmar Group, Pelintung. Namun, informasi terbaru muncul dari akun Facebook bernama Naagazat, yang menyebut […]

expand_less