Viral Video Mirip Bulan Sutena, Sang Selebgram Buka Suara: ‘Itu AI’
- calendar_month Senin, 10 Feb 2025
- print Cetak

Viral Video Mirip Bulan Sutena, Sang Selebgram Buka Suara: 'Itu AI'
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DENPASAR, KabarViral – Nama selebgram cantik asal Bali, Bulan Sutena, mendadak viral di Twitter setelah dikaitkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi 1 menit 14 detik. Video yang diklaim mirip Bulan Sutena itu menampilkan seorang perempuan yang disebut-sebut mirip dengannya.
Sontak, Bulan Sutena pun menjadi perbincangan publik dan menuai beragam reaksi dari warganet. Rekaman video yang diduga Bulan Sutena itu beredar menjelang pemutaran film-nya, Made in Bali. Tak tinggal diam namanya terseret video syur, Bulan Sutena akhirnya angkat bicara.
Klarifikasi Bulan Sutena
Dalam unggahan di TikTok-nya, ia mengaku bingung lantaran karena masih banyak orang yang percaya bahwa sosok dalam video tersebut adalah dirinya.
“Hallo how are you, kabar aku bingung. Kenapa? Karena di komen masih pada percaya kalau video yang lagi viral itu adalah aku,” ungkap Bulan Sutena di video tersebut.
Pasalnya, perempuan asal Bali itu menilai video tersebut dibuat dengan teknologi AI atau Artificial Intelligence. Menurutnya, wajar jika masih ada yang tertipu karena belum begitu mengenal wajahnya secara langsung.
“Coba diperhatikan baik-baik! Itu lho AI. Ya mungkin, wajar saja buat temen-teman yang masih mengira itu aku karena masih asing sama wajah aku,” sambungnya.
Kecaman Terhadap Penyalahgunaan Teknologi AI
Ia juga menyayangkan orang-orang yang salah memanfaatkan penggunaan teknologi AI untuk membuat konten manipulatif dan menyesatkan.
“Takut banget sama orang-orang yang menggunkan teknologi zaman sekarang. Kejam banget mereka itu,” jelas Bulan.
Oleh sebab itu, ia mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi untuk hal-hal yang positif.
“Yuk kita gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif,” sambungnya.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Terutama yang berkaitan dengan teknologi AI, yang semakin canggih dan memungkinkan pembuatan konten yang sangat mirip dengan aslinya.
- Penulis: Redaksi






