Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » 35 Guru Non ASN Bersertifikat di Dumai Tuntut Pencairan TPG dan TPP

35 Guru Non ASN Bersertifikat di Dumai Tuntut Pencairan TPG dan TPP

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral, Dumai – Sebanyak 35 guru SDN non ASN bersertifikat di Dumai yang tergabung dalam Aliansi Guru SDN Non ASN Bersertifikasi menuntut pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga kini belum mereka terima.

Tuntutan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kota Dumai di Ruang Paripurna, Senin (2/3/2026) siang.

Perwakilan aliansi, Ihza, mengungkapkan para guru telah mengantongi sertifikat pendidik yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui persetujuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Dumai. Mereka juga telah mengabdi dengan masa kerja bervariasi, mulai dari lima hingga 20 tahun.

“Kami sudah bersertifikat. Jam mengajar kami terpenuhi. Tapi saat berharap TPG cair, kami terkendala syarat SK dari kepala daerah. SK kepala sekolah tidak diakui. Bagaimana kami mau hidup?” ujar Ihza di hadapan anggota dewan.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan rasa ketidakadilan, terlebih guru non ASN bersertifikat di sejumlah daerah lain sudah menerima TPG.

“Guru di Pekanbaru, Rohil, Bengkalis bahkan Lampung sudah mendapatkan TPG. Kami tahu itu karena intens berkomunikasi,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, anggota Komisi I DPRD Dumai, Edison, menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan para guru. Ia bahkan menegaskan tidak ada regulasi yang melarang guru bersertifikat menerima TPG.

“Penganggaran gaji dan TPG ini dari APBN, bukan APBD Dumai. Jadi tidak membebani keuangan daerah. Saya sudah pelajari, tidak ada aturan yang menghalangi guru bersertifikat menerima TPG,” tegasnya.

Komisi I pun meminta Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Dumai segera melakukan studi tiru ke daerah yang telah mencairkan TPG bagi guru non ASN bersertifikat. Selain itu, Disdikbud diminta segera berkoordinasi dengan Wali Kota Dumai untuk menerbitkan SK yang menjadi syarat administrasi pencairan.

“Kami minta segera ambil langkah konkret. Terbitkan SK dari wali kota untuk mereka,” ujar Edison.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Dumai, Maysarah, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti hasil hearing tersebut.

“Kami siap melakukan studi tiru dan berkoordinasi dengan Wali Kota agar para guru ini bisa mendapatkan SK sebagai persyaratan pencairan TPG,” katanya.

Usai hearing, Komisi I DPRD Dumai menegaskan batas waktu penerbitan SK Wali Kota paling lambat sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026. Para guru berharap, perjuangan mereka kali ini membuahkan hasil dan hak yang selama ini dinanti dapat segera direalisasikan.***

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kayu Mahang Dijarah di Sungai Nibung

    Kayu Mahang Dijarah di Sungai Nibung Bengkalis, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Polisi menggagalkan aksi penjarahan hutan di kawasan Sungai Nibung, Bengkalis. Tiga pelaku beserta kayu ilegal diamankan, dalang utama masih diburu. Aksi penjarahan hutan di kawasan Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil, berhasil digagalkan jajaran Satreskrim Polres Bengkalis. Dalam operasi senyap tersebut, petugas meringkus tiga pelaku yang tengah mengangkut tumpukan kayu gelondongan menggunakan kapal pompong. […]

  • Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Dumai Bekali Bidan dengan Pelatihan Terpadu

    Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Dumai Bekali Bidan dengan Pelatihan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Dinas Kesehatan Kota Dumai menggelar Pelatihan Antenatal Care (ANC), Persalinan, Nifas dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bidan FKTP Tahun 2026 guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kesakitan dan kematian ibu-bayi. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan […]

  • Apical Group, memfasilitasi perbaikan jalan dan turap parit di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, 04 Juli 2024

    Apical Group Fasilitasi Perbaikan Jalan dan Turap Parit di Kelurahan Lubuk Gaung

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • 0Komentar

    Apical Group, salah satu perusahaan pengolah minyak nabati global terkemuka, melalui Apical Dumai, kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar dengan memfasilitasi perbaikan infrastruktur di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan. Proyek yang dimulai pada Mei 2024 ini mencakup perbaikan jalan dan turap parit yang telah selesai pada Juni 2024. PERBAIKAN Jalan dilakukan di sepanjang Jalan […]

  • PUPR Rohil Sosialisasi Tarif Retribusi SPAM Durolis di Kecamatan TPTM

    PUPR Rohil Sosialisasi Tarif Retribusi SPAM Durolis di Kecamatan TPTM

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hilir menggelar kegiatan sosialisasi retribusi tarif Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Durolis di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), sebagai langkah awal penataan layanan air bersih kepada masyarakat. Kegiatan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas PUPR Rohil, Redison, didampingi Kepala Bidang Cipta […]

  • Veni Oktaviana Sari Kembali Viral: Pernah Digerebek Ngamar dengan Dosen, Kini Terciduk Bersama Suami Orang

    Veni Oktaviana Sari Kembali Viral: Pernah Digerebek Ngamar dengan Dosen, Kini Terciduk Bersama Suami Orang

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • 0Komentar

    Nama Veni Oktaviana Sari kembali menjadi perbincangan hangat  setelah video penggerebekannya bersama  suami orang viral di media sosial.  MANTAN mahasiswi UIN Raden Intan Lampung ini sebelumnya sempat terkenal, gegara kedapatan berduaan di dalam kamar bareng dosennya yang sudah memiliki istri. Kini, ia kembali tersandung kasus serupa setelah video penggerebekannya bersama suami orang beredar luas di […]

  • Dugaan Pungli di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Disorot, Cederai Wajah Pemkab Rohil

    Dugaan Pungli di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Disorot, Cederai Wajah Pemkab Rohil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Kubu , Kabupaten Rokan Hilir, kian menjadi sorotan publik. Kasus ini dinilai mencederai kepercayaan masyarakat sekaligus mencoreng tata kelola pemerintahan di tingkat desa. Isu tersebut mencuat seiring keluhan masyarakat terkait pengurusan Surat Keterangan Riwayat Tanah (SKRT) dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) […]

expand_less