Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Kasus HIV di Riau Tembus 11.336 Orang, Pekanbaru Tertinggi, Dumai dan Bengkalis Masuk Tiga Besar

Kasus HIV di Riau Tembus 11.336 Orang, Pekanbaru Tertinggi, Dumai dan Bengkalis Masuk Tiga Besar

  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Kasus HIV di Riau terus meningkat. Hingga akhir 2025 tercatat 11.336 kasus, dengan Pekanbaru menjadi daerah penyumbang terbanyak. Dinas Kesehatan Riau menggenjot strategi STOP HIV.

Angka kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di Provinsi Riau ternyata cukup tinggi dan teruseningkat. Strategi STOP (Suluh, Temukan, Obati, dan Pertahankan) HIV diterapkan sebagai akselerasi untuk menekan penyebaran dan mencapai target Indonesia bebas AIDS.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau yang bersumber dari Dinas Kesehatan (Diskes), hingga Desember 2025, jumlah kasus HIV di Riau telah mencapai 11.336 orang.

Sepanjang tahun 2025 saja, tercatat sebanyak 1.051 kasus baru HIV. Selama kurun waktu 28 tahun atau sejak 1997-2025. Diskes Riau mencatat terdapat 11.336 penderita Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV). Dari jumlah tersebut, hingga saat ini 6.990 orang di antaranya masih hidup.

“Sejak tahun 1997 ditemukan 11.336 kasus dengan 6.990 orang masih hidup. Dengan data kasus memasuki stadium AIDS sebanyak 4.480 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Riau Zulkifli.

Lebih lanjut dikatakannya, data kasus tersebut terus mengalami kenaikan di setiap tahunnya. Di antaranya pada 1997-2005 ada 85 kasus, 2006 sebanyak 80 kasus, 2007 sebanyak 138 kasus, 2008 sebanyak 132 kasus, 2009 sebanyak 217 kasus, 2010 sebanyak 397 kasus, 2011 sebanyak 454 kasus dan 2012 sebanyak 325 kasus.

“Untuk tahun 2013 ditemukan 433 kasus, 2014 sebanyak 569 kasus, 2015 sebanyak 738 kasus, 2016 sebanyak 576 kasus, 2017 sebanyak 741 kasus, 2018 sebanyak 675 kasus, 2019 sebanyak 587 kasus, dan 2020 ditemukan 726 kasus,” paparnya.

Setelahnya pada 2021 ditemukan sebanyak 570 kasus, 2022 sebanyak 835 kasus, 2023 sebanyak 1001, 2024 sebanyak 1.006 kasus, dan terakhir pada 2025 sebanyak 1.051 kasus.

Adapun kasus tersebut dikatakan Zulkifli ditemukan di seluruh kabupaten kota di Riau. Dengan angka terbanyak disumbang Kota Pekanbaru mencapai 58,20 persen. “Terjadi di seluruh daerah di Riau dengan persentase di bawah 10 persen. Sementara di Pekanbaru menyentuh 58,20 persen atau setara dengan 6.598 orang,” ungkapnya.

Dipaparkannya, selain Pekanbaru, kasus terbanyak lainnya ditemukan di Kabupaten Bengkalis 951 kasus, Dumai 855 kasus, Pelalawan 596 kasus, Rokan Hilir 556 kasus, dan Indragiri Hilir 477 kasus. Siak ada 327 kasus, Rokan Hulu 265 kasus, Kepulauan Meranti 223 kasus, Indragiri Hulu 213 kasus, Kampar 170 kasus, dan Kuantan Singingi 105 kasus.

Pihaknya juga mencatat saat ini terdapat 4.222 ODHIV yang menjalani Terapi Antiretroviral (ARV). “Diskes Riau memastikan stok obat yang dialokasikan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk provinsi dalam kondisi cukup,” katanya.

Ia menyebutkan, penyebab seseorang dapat tertular HIV diakibatkan oleh terpapar virus HIV dari penderita (ODHIV) dengan tiga transmisi penularan. Yaitu perpindahan melalui darah yang tertular virus HIV, melalui plasenta/darah ibu ke bayi yang dikandung atau lahirkan, serta melalui cairan kelamin atau hubungan seksual.

Adapun langkah yang telah dilakukan dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk deteksi dini dengan melakukan strategi STOP HIV (Suluh, Temukan, Obati, dan Pertahankan).

Suluh adalah memberikan edukasi masif guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai HIV/AIDS dengan cara menggencarkan sosialisasi pencegahan, menghapus stigma negatif terhadap ODHIV, serta menargetkan agar minimal 90 persen masyarakat memiliki pengetahuan yang benar.

Temukan (percepatan tes dini) adalah mendeteksi status infeksi sedini mungkin pada kelompok rentan atau masyarakat umum. Langkah yang dilakukan adalah memperluas akses layanan skrining (tes HIV) di berbagai fasilitas kesehatan, melakukan pelacakan (tracing), dan mendorong tes sukarela agar 95 persen ODHIV menyadari statusnya.

Obati (Terapi ARV Segera) adalah memastikan semua orang yang terdiagnosis positif langsung mendapatkan pengobatan medis. Adapun langkah yang dilakukan adalah memberikan terapi obat Antiretroviral (ARV) sesegera mungkin tanpa menunda, guna menekan perkembangan virus di dalam tubuh.

Pertahankan (perawatan berkelanjutan) adalah memastikan pasien tetap patuh mengonsumsi obat secara rutin seumur hidup. Langkah yang dilakukan adalah menyediakan layanan konseling pendampingan, memantau retensi pengobatan, serta melakukan tes viral load berkala hingga jumlah virus tersupresi (tidak terdeteksi). Pasien dengan virus tersupresi tidak lagi menularkan HIV kepada pasangannya.

“Diskes Riau telah melakukan berbagai strategi dalam mendorong kesadaran masyarakat. Mulai dari penyuluhan pencegahan HIV ke masyarakat yang dilakukan oleh dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota serta layanan kesehatan,” katanya.

Pada Maret 2026, Diskes Riau telah menyosialisasikan pencegahan HIV ke sektor Kemenag melalui zoom meeting dan telah mengundang lebih dari 1.000 tenaga di Kementerian Agama (Kemenag), yang terbagi dari penghulu 372, penyuluh agama 700, dan pengawas madrasah 80 untuk menjadi perpanjangan tangan utk menyampaikan bahaya HIV ke masyarakat.

Kemudian juga melakukan sosialisasi bahaya HIV kepada mahasiswa. Kita juga melakukan sosialisasi ke sektor PKK dan perguruan tinggi, serta turun ke masyarakat. Pada Desember 2025, kami telah mengedukasi secara langsung dan serentak sebanyak 5.609 orang bekerja sama dengan Perdoski (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesi) Riau dan tercatat sebagai rekor MURI sosialisasi pencegahan HIV terbanyak,” sebutnya.(rpg)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 38 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

    38 PMI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Satu Orang Alami Gangguan Jiwa

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Sebanyak 38 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Riau, pada Sabtu (23/8/2025) sore. Kedatangan para PMI terkendala ini difasilitasi oleh Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui UPT BP3MI Riau, bekerja sama dengan berbagai instansi terkait. Menurut Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, pemulangan ini […]

  • Pelaku Curanmor di Pujud Dibekuk, Rekannya Tewas Diamuk Massa

    Pelaku Curanmor di Pujud Dibekuk, Rekannya Tewas Diamuk Massa

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • 0Komentar

    BAGANSIAPIAPI, KABARVIRAL – Pelaku curanmor di Pujud, MS alias SI, berhasil ditangkap Polsek Pujud. Rekannya, Harik alias Heri, tewas diamuk massa saat kepergok mencuri motor di Sedinginan. Dua unit sepeda motor diamankan sebagai barang bukti. Unit Reskrim Polsek Pujud Polres Rokan Hilir berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor yang selama ini meresahkan warga. Penangkapan dilakukan […]

  • Sabu Diselipkan dalam Roti, Mahasiswi Cantik Ini Ditangkap di Lapas Pekanbaru

    Sabu Diselipkan dalam Roti, Mahasiswi Cantik Ini Ditangkap di Lapas Pekanbaru

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Seorang mahasiswi berinisial CK (19) tertangkap basah saat mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai, Pekanbaru. Sabu tersebut disembunyikan dalam kemasan roti gabin yang dititipkan untuk narapidana. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai, Agus Pritiatno, mengungkapkan bahwa penyelundupan ini terdeteksi saat petugas melakukan […]

  • Antre Berulang Pakai Barcode Palsu, Jaringan Penimbun Pertalite Ditangkap di Rohul

    Antre Berulang Pakai Barcode Palsu, Jaringan Penimbun Pertalite Ditangkap di Rohul

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Polres Rokan Hulu mengungkap jaringan pelangsir BBM bersubsidi yang memakai barcode palsu dan memodifikasi kendaraan untuk menimbun Pertalite. Enam pelaku asal Sumut ditangkap beserta barang bukti, usai terbukti menyelundupkan BBM subsidi ke Padang Lawas untuk dijual dengan harga lebih tinggi. Polres Rokan Hulu mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dilakukan jaringan pelangsir asal […]

  • LAMR Dumai Desak Agrinas Serahkan Lahan Sitaan PKH untuk Dikelola Masyarakat

    LAMR Dumai Desak Agrinas Serahkan Lahan Sitaan PKH untuk Dikelola Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – LAMR Dumai bersama masyarakat Medang Kampai menuntut Agrinas menyerahkan pengelolaan lahan sitaan Satgas PKH kepada warga serta membatalkan KSO dengan dua perusahaan yang dinilai melakukan aktivitas ilegal. Pertemuan berlangsung dengan penyampaian tiga tuntutan utama dan komitmen Agrinas untuk membawa aspirasi ke pusat. Permintaan ini disampaikan pihak LAMR Kota Dumai dalam pertemuan bersama antara […]

  • Target 93 Persen Meleset, Bahlil Minta Maaf Kepada Warga Aceh

    Target 93 Persen Meleset, Bahlil Minta Maaf Kepada Warga Aceh

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, lantaran belum bisa memenuhi janjinya terkait dengan pemulihan listrik. Berdasarkan janjinya, pada kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada Minggu (7/12) Bahlil berjanji akan melakukan pemulihan listrik 93 persen di Provinsi Aceh. […]

expand_less