Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ribuan Petugas Gizi Diangkat PPPK, Selly Pertanyakan Keadilan bagi Guru Madrasah

Ribuan Petugas Gizi Diangkat PPPK, Selly Pertanyakan Keadilan bagi Guru Madrasah

  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Selly Andriany Gantina soroti ketimpangan kebijakan ASN, ribuan petugas SPPG diangkat PPPK sementara ratusan ribu guru madrasah masih tanpa kepastian dan kesejahteraan.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan pengangkatan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, polemik tersebut perlu dilihat dari perspektif keadilan nasional, terutama jika dibandingkan dengan nasib guru honorer madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) yang hingga kini belum memperoleh kepastian status dan kesejahteraan.

Selly menyoroti keputusan pemerintah yang merekrut 2.080 petugas SPPG menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan itu dinilai kontras dengan kondisi ratusan ribu guru madrasah yang telah mengabdi puluhan tahun, namun masih hidup tanpa perlindungan sosial dan kepastian karier.

“Ini bukan soal menolak program pemenuhan gizi. Ini soal keadilan prioritas negara. Ketika anggaran belasan hingga ratusan triliun rupiah digelontorkan untuk program baru, kita tidak boleh menutup mata terhadap guru madrasah yang hidup dengan honor Rp 200.000–Rp 300.000 per bulan, bahkan ada yang lebih rendah,” kata Selly kepada wartawan, Selasa (28/1).

Selly juga menyoroti ketimpangan kebijakan terhadap guru madrasah swasta di lingkungan Kemenag. Ia menyebut, banyak guru yang telah lulus passing grade PPPK tahun 2023 justru tidak diakui sebagai pelamar prioritas, berbeda dengan perlakuan terhadap guru di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Berdasarkan data, sebanyak 191.296 formasi Kemenag telah disetujui oleh Kementerian PAN-RB. Namun, hanya 11.339 guru madrasah yang diprioritaskan karena lulus Uji Kompetensi (UKOM) tahun 2024. Sementara itu, guru yang lulus passing grade UKOM 2023 tidak mendapatkan prioritas, meski secara hukum telah memenuhi standar kompetensi nasional.

“Mereka sudah lulus passing grade. Sudah diuji negara. Tapi justru tidak diberi jalan. Ini bukan soal teknis, ini soal diskriminasi kebijakan,” ujarnya.

Selly mengingatkan, sebagian besar madrasah berdiri di atas tanah wakaf dan dibangun secara swadaya oleh masyarakat, dengan dukungan negara yang masih minim. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, para guru madrasah tetap menjalankan tugas mendidik generasi bangsa tanpa jaminan kesejahteraan yang layak.

“Negara menikmati hasilnya: jutaan anak bangsa dididik, karakter dibangun, nilai keagamaan dijaga. Tapi ketika bicara keadilan kepegawaian, guru madrasah selalu berada di barisan terakhir,” urainya.

Dalam pembahasan APBN 2026, Selly mengungkapkan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meningkat signifikan dibanding pagu awal 2025. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Menurutnya, besarnya anggaran tersebut menunjukkan bahwa persoalan guru madrasah bukan disebabkan keterbatasan fiskal, melainkan soal keberpihakan kebijakan.

“Kalau negara mampu mengalokasikan ratusan triliun rupiah untuk program baru dan mengangkat ribuan petugas dalam waktu singkat, seharusnya negara juga mampu memberikan afirmasi yang adil bagi guru madrasah yang telah puluhan tahun mengabdi dan bahkan sudah lulus passing grade,” tegas mantan Bupati Cirebon itu.

Selly memastikan Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan akan terus menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong pengakuan passing grade Kemenag tahun 2023 sebagai pelamar prioritas. Selain itu, pihaknya juga mendorong akses PPPK yang adil bagi guru madrasah swasta serta penempatan ASN dan PPPK di madrasah yang dikelola masyarakat.

Ia menekankan pentingnya penataan ulang kebijakan kepegawaian agar tidak menimbulkan diskriminasi antar kementerian dan lembaga.(red)

Sumber: jawapos.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang berujung kematian seorang pria bernama Ryan Imanda, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial GN akhirnya diringkus polisi pada Rabu (28/1/2026) pagi, setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi kekerasan terhadap korban dengan menggunakan martil atau palu. Peristiwa tragis ini terjadi di […]

  • Jenazah Basri, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), akhirnya tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru pada Rabu (29/1/25) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Keluarga di Rupat Ikhlaskan Kepergian Basri, PMI yang Tewas Ditembak di Malaysia

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Jenazah Basri, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), akhirnya tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru pada Rabu (29/1/25) sekitar pukul 16.00 WIB. Kedatangan jenazah disambut oleh keluarga, termasuk sepupu korban, Azrai. Setibanya di bandara, jenazah yang telah berada dalam peti langsung […]

  • Diduga Transaksi Sabu di Depan Kantor Desa, Dua Pria Diciduk Warga

    Diduga Transaksi Sabu di Depan Kantor Desa, Dua Pria Diciduk Warga

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • 0Komentar

    TELUKKUANTAN, KABARVIRAL – Warga Desa Simandolak, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi, mengamankan dua pria berinisial R (34) dan M (24) atas dugaan transaksi narkotika jenis sabu, Jumat (7/3/2025) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Kapolsek Benai, Hainur Raysid, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari kecurigaan beberapa warga yang melihat dua orang pria tak dikenal berada di […]

  • Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf

    Gunakan Mobil Dinas untuk Makan Siang Bersama Teman-Teman, Pejabat Australia Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • 0Komentar

    SYDNEY, KABARVIRAL – Jo Haylen, pejabat transportasi negara bagian New South Wales (NSW), Australia, menjadi sorotan setelah terungkap menggunakan mobil dinas untuk perjalanan pribadi sejauh ratusan kilometer. Haylen menggunakan fasilitas negara untuk menghadiri makan siang bersama teman-temannya di Hunter Valley, wilayah penghasil anggur terkenal. Haylen mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers. “Saya […]

  • Lagi Tunggu Pembeli, Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi di Parkiran Dream House Massage

    Lagi Tunggu Pembeli, Pengedar Ekstasi Diciduk Polisi di Parkiran Dream House Massage

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Seorang pemuda berinisial RP alias R (20) tak berkutik saat Tim Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan meringkusnya di parkiran belakang Dream House Massage, Jalan Sultan Hassanuddin, Kota Dumai, Minggu (2/1/2025). Polisi menangkapnya saat sedang menunggu pembeli narkoba. Kapolsek Sungai Sembilan, AKP Edwi Sunardi, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat tentang […]

  • Terlibat Peredaran Ekstasi, Tiga Wanita Ditangkap di Dua Lokasi Berbeda

    Terlibat Peredaran Ekstasi, Tiga Wanita Ditangkap di Dua Lokasi Berbeda

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    INHU (KABARVIRAL.CO) -Tiga wanita di Indragiri Hulu diamankan polisi dalam dua pengungkapan kasus narkotika. Enam butir pil ekstasi disita dari tangan para tersangka. Tiga wanita diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis pil ekstasi diamankan jajaran Polsek Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Ketiganya ditangkap dalam dua pengungkapan berbeda pada Kamis (13/8/2026). Kapolres Inhu AKBP […]

expand_less