Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » KPK Selidiki Dugaan Perusakan Segel di Rumah Dinas Gubernur Riau

KPK Selidiki Dugaan Perusakan Segel di Rumah Dinas Gubernur Riau

  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan perusakan segel di rumah dinas Gubernur Riau Abdul Wahid terkait kasus pemerasan dalam OTT yang menjerat gubernur dan dua pejabat lainnya. Fee proyek diduga mencapai Rp7 miliar, dengan Rp4,05 miliar telah diserahkan sebelum penyegelan dan penahanan para tersangka.

KPK tengah mendalami dugaan perusakan segel yang dipasang di rumah dinas Gubernur Riau, Abdul Wahid. Segel tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan dugaan pemerasan yang menjerat Wahid setelah operasi tangkap tangan berlangsung di wilayah Riau.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan ada indikasi segel tersebut tidak dalam kondisi utuh saat penyidik melakukan pengecekan lanjutan. “Di antaranya didalami terkait adanya dugaan perusakan segel KPK di rumah dinas gubernur,” ujarnya, Kamis (17/11/2025).

Untuk menelusuri hal itu, KPK memeriksa tiga pramusaji yang bekerja di rumah dinas Gubernur Riau, yakni Alpin, Muhammad Syahrul Amin, dan Mega Lestari. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Riau. Ketiganya belum memberikan komentar usai dimintai keterangan.

Dugaan ini muncul setelah KPK menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Riau M. Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Dani M. Nursalam sebagai tersangka. Penetapan dilakukan setelah OTT yang mengungkap adanya praktik pemerasan terhadap sejumlah kepala UPT di Dinas PUPR PKPP Riau.

Mereka diduga meminta fee sebesar 5 persen dari penambahan anggaran yang dilakukan terhadap Dinas PUPR tahun 2025. Penambahan anggaran dari Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar membuat besaran fee yang diminta mencapai sekitar Rp7 miliar.

KPK menemukan bahwa fee tersebut telah diberikan dalam tiga tahap dengan total Rp4,05 miliar. Pemberian terakhir pada November 2025 kemudian menjadi pintu masuk KPK melakukan penindakan dan penyegelan di beberapa titik, termasuk rumah dinas gubernur.

Ketiga tersangka kini sudah ditahan. Hingga saat ini, mereka belum memberikan pernyataan terkait kasus yang tengah berjalan. ***

 

 

 

Editor: Isa
Sumber: kumparan.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putri David Bayu, Audrey Davis, Akui Dirinya dalam Video Syur yang Viral

    Putri David Bayu, Audrey Davis, Akui Dirinya dalam Video Syur yang Viral

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • 0Komentar

    Audrey Davis, putri musisi David Bayu dari band Naif, akhirnya mengakui bahwa dirinya adalah sosok wanita dalam video syur yang viral di media sosial. Pengakuan ini disampaikan Audrey saat menjalani pemeriksaan oleh polisi di Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. KOMBES Ade Safri Simanjuntak mengonfirmasi pengakuan tersebut. “Selama pemeriksaan yang dilakukan terhadap saksi AD, ia […]

  • Polres & Wabup Rohil Gelar Apel Operasi Ketupat 2026

    Polres & Wabup Rohil Gelar Apel Operasi Ketupat 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir – Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di halaman Mapolres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riau–Sumut KM 167, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Apel tersebut digelar sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum […]

  • Viral Video Mengerikan Serangan Binatang Buas, BBKSDA Tegaskan Bukan Harimau!

    Viral Video Mengerikan Serangan Binatang Buas, BBKSDA Tegaskan Bukan Harimau!

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pekanbaru — Sebuah video berdurasi 34 detik yang menunjukkan seorang pria terbaring dengan luka mengerikan di wajahnya telah membuat gempar masyarakat Riau. Video yang beredar luas di berbagai grup WhatsApp ini menampilkan seorang korban yang terbaring di atas brankar medis, dengan luka menganga dari hidung hingga jidat, memperlihatkan tulang wajahnya. Dalam narasi video […]

  • Desakan Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Bantah Tuduhan Provokator

    Desakan Evaluasi Kadisdik Riau Menguat, Aktivis Bantah Tuduhan Provokator

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Pekanbaru – Polemik di tubuh Dinas Pendidikan Provinsi Riau kian memanas. Desakan untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman, menguat setelah pernyataannya yang menyebut aktivis pendidikan sebagai “provokator” menuai reaksi keras. Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, secara tegas membantah tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukannya selama ini murni memperjuangkan hak guru, […]

  • Berulang Kali Cabuli Remaja, Pria Paruh Baya Tualang Siak Terancam 15 Tahun Penjara

    Berulang Kali Cabuli Remaja, Pria Paruh Baya Tualang Siak Terancam 15 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • 0Komentar

    Seorang pria paruh baya di Kecamatan Tualang, Siak, diringkus polisi akibat perbuatannya mencabuli seorang anak berusia 14 tahun. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Ahad (04/08/24), dan kini pelaku terancam hukuman penjara hingga 15 tahun. KAPOLSEK Tualang, Kompol Hendri, dalam siaran persnya menyampaikan bahwa pria paruh baya tersebut telah ditahan di Mapolsek Tualang untuk diperiksa lebih […]

  • Kapal Ikan Diamankan Bea Cukai di Kepri, Diduga Bawa Uang Tunai Ratusan Juta

    Kapal Ikan Diamankan Bea Cukai di Kepri, Diduga Bawa Uang Tunai Ratusan Juta

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Tanjungpinang – Kapal ikan KM Sunly 10 diamankan oleh Bea Cukai di perairan perbatasan antara Bintan dan Tanjungpinang, Selasa (10/09/2024). Kapal berwarna biru dongker ini tampak bersandar bersama kapal Bea Cukai 20005 di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Bea Cukai Kanwil Kepulauan Riau (Kepri) dalam operasi bersama bernama […]

expand_less