Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Syamsuar Diperiksa Berjam-jam oleh Bareskrim, Ada Apa dengan PT SPR?

Syamsuar Diperiksa Berjam-jam oleh Bareskrim, Ada Apa dengan PT SPR?

  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mantan Gubernur Riau, Syamsuar, memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan di PT Sarana Pembangunan Riau (SPR). Pemanggilan yang dilakukan di Mapolda Riau ini berlangsung pada hari Jumat, 28 Juni 2024.

SEJAK pagi, Syamsuar terlihat tiba di Mapolda Riau sekitar pukul 10.00 WIB. Proses pemeriksaan berlangsung intensif dan berlanjut hingga menjelang salat Jumat. Setelah istirahat sejenak, pemeriksaan dilanjutkan kembali ba’da Jumat dan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.

Ditemui usai memberikan keterangan, Syamsuar mengungkapkan bahwa sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya memenuhi undangan Bareskrim untuk memberikan keterangan seputar masalah yang terjadi di BUMD PT SPR pada periode 2010-2015.

“Saya diundang dan dimintai keterangan dalam rangka permasalahan BUMD PT SPR, periode 2010 – 2015. Saya dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai Gubernur Riau 2019-2024. Saya hadir untuk memberikan keterangan sesuai apa yang diharapkan,” kata Syamsuar seperti dikutip cakaplah.

Ia menambahkan bahwa meskipun persoalan tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Gubernur Riau, namun ia tetap memberikan keterangan karena masalah tersebut berdampak pada masa jabatannya.

“Bagaimanapun ini persoalan lama tapi kan berimbas pada masa kami menjabat (gubernur), jadi mungkin mereka meminta keterangan itu. Kalau saya lihat, itu persoalan 2010 – 2015,” jelasnya.

Syamsuar juga menegaskan bahwa untuk detail lebih lanjut terkait kasus ini, ia menyerahkan penjelasan kepada penyidik Bareskrim. “Kalau untuk hal-hal lain saya tidak bisa sampaikan, mungkin penyidik Bareskrim yang bisa menjelaskan,” tambahnya.

Pemeriksaan Syamsuar ini menambah daftar panjang upaya Bareskrim dalam mengusut tuntas dugaan penyimpangan di PT SPR. Kasus yang mencuat dari periode 2010-2015 ini diduga melibatkan berbagai pihak dan kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Sebagai informasi, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang didirikan untuk mengelola berbagai proyek pembangunan di Provinsi Riau. Namun, adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan perusahaan tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas dan transparansi pengelolaan BUMD di daerah ini.

Masyarakat kini menanti hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri. Apakah kasus ini akan membuka tabir gelap penyimpangan di PT SPR? Hanya waktu yang akan menjawabnya.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Dumai berhasil mengamankan 42 pekerja migran ilegal yang tiba dari Malaysia di pesisir Pelintung, Dumai, termasuk menyita barang bukti berupa KTP, handphone, dan paspor.

    Fakta Mengejutkan di Balik Penangkapan 42 Migran Ilegal di Pelintung

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • 0Komentar

    Tim Fleet One Quick Response (F1QR) dari Pangkalan TNI AL Dumai berhasil mengamankan 42 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang tiba dari Malaysia di pesisir Pelintung, Medang Kampai, Dumai, Ahad (23/6/2024). Penangkapan ini mengungkap sejumlah fakta mengejutkan di balik perjalanan berbahaya mereka. OPERASI ini dimulai ketika tim F1QR Lanal Dumai menerima informasi tentang kedatangan PMI […]

  • Mahfud MD Bongkar Pemicu Polemik PBNU: “Masa Gara-Gara Tambang?”

    Mahfud MD Bongkar Pemicu Polemik PBNU: “Masa Gara-Gara Tambang?”

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Prof Mahfud MD mengkritik keras polemik internal PBNU antara Ketum Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam Miftachul Akhyar yang disebutnya dipicu isu pengelolaan izin tambang. Mantan Menko Polhukam itu menyeru agar kedua pihak segera islah demi menjaga marwah NU, menghindari kegaduhan umat, dan mencegah terganggunya hubungan Islam dengan negara. Mantan Menko Polhukam sekaligus […]

  • Gara-Gara Ditanya Kapan Nikah, Pria di Tapsel Pukuli Tetangga Hingga Tewas

    Gara-Gara Ditanya Kapan Nikah, Pria di Tapsel Pukuli Tetangga Hingga Tewas

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • 0Komentar

    Tragedi mengerikan terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, pada Senin (29/7/2024) sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang pria bernama Parlindungan Siregar (45) tega menganiaya tetangganya sendiri, seorang pensiunan ASN bernama Asgim Irianto (60), hingga tewas. Penyebabnya adalah pertanyaan yang sering diajukan korban tentang status pernikahan pelaku. MENURUT keterangan Kasi Humas Polres Tapsel AKP Maria […]

  • Janda Beranak Dua di Inhu Ditangkap Polisi, Simpan 11 Paket Sabu di Toples Putih

    Janda Beranak Dua di Inhu Ditangkap Polisi, Simpan 11 Paket Sabu di Toples Putih

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • 0Komentar

    RENGAT, KABARVIRAL — Seorang janda beranak dua di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, ditangkap aparat kepolisian setelah kedapatan menyimpan 11 paket kecil narkoba jenis sabu di dalam sebuah toples putih. Pelaku, Nuraini alias Nora (38), warga Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, diringkus jajaran Polres Inhu dalam penggerebekan yang berlangsung Minggu (27/4/2025) sekitar pukul 00.30 […]

  • Kapolda Riau Silaturahmi ke Panipahan Pasca Aksi Warga Terkait Peredaran Narkotika

    Kapolda Riau Silaturahmi ke Panipahan Pasca Aksi Warga Terkait Peredaran Narkotika

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Panipahan – Pasca polemik aksi warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, yang menyerang rumah terduga bandar narkotika jenis sabu, jajaran kepolisian bergerak cepat merespons situasi tersebut. Hery Heryawan selaku Kapolda Riau melakukan kunjungan silaturahmi ke wilayah tersebut guna meredam ketegangan sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat […]

  • Ini 7 Prioritas Pelanggaran di Operasi Zebra Lancang Kuning 2025

    Ini 7 Prioritas Pelanggaran di Operasi Zebra 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Polres Dumai menggelar Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 selama 14 hari untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas melalui edukasi, pendekatan humanis, dan penegakan hukum berbasis E-TLE. Operasi ini bertujuan menekan pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas di jalan raya. “Operasi Zebra Lancang Kuning ini adalah upaya kita untuk memberikan sentuhan yang tepat sasaran kepada masyarakat, sambil menghindari […]

expand_less