Penumpang Kapal Ferry MV CAS Terjatuh di Selat Melaka
- calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
- print Cetak

Seorang penumpang kapal ferry MV CAS jatuh di Selat Melaka saat perjalanan dari Muar ke Bengkalis, Minggu (23/6/2024). Tim Basarnas Pekanbaru melakukan pencarian dengan kapal RB SAR 218 Dumai, dipimpin Kapten Leni Tadika. Foto Tribunenews
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Seorang penumpang kapal ferry MV CAS jatuh di Selat Melaka saat perjalanan dari Muar ke Bengkalis. Tim Basarnas Pekanbaru melakukan pencarian dengan kapal RB SAR 218 Dumai, dipimpin Kapten Leni Tadika. Kejadian ini terjadi di zona bebas antara Malaysia dan Indonesia, sementara penyebab jatuhnya penumpang masih belum diketahui.
KABAR mengejutkan datang dari perairan Selat Melaka. Seorang penumpang kapal ferry MV CAS, yang tengah melakukan perjalanan dari Muar menuju Bengkalis, terjatuh ke laut pada Minggu (23/6) siang. Penumpang yang terjatuh, Juli Afriko, adalah warga Bantan Air, Kecamatan Bantan, Bengkalis.
Direktur MV CAS, Ricky Valentino, menyampaikan bahwa pihaknya belum mengetahui penyebab pasti jatuhnya penumpang tersebut. “Benar ada yang jatuh saat perjalanan kapal dari Muar ke Bengkalis, kita masih berkoordinasi dengan petugas penyebab jatuhnya,” ujarnya seperti dikutip dari Tribunenews.
Kepala Pos Basarnas Pekanbaru di Bengkalis, Transpiranto menjelaskan bahwa lokasi jatuhnya penumpang berada di zona bebas, antara Malaysia dan Indonesia. “Benar ada informasi yang jatuh, lokasi jatuhnya sekitaran zona bebas,” terangnya.
Tim Basarnas Pekanbaru segera melakukan pencarian penumpang yang terjatuh di perairan Selat Melaka pada Minggu sore. Pencarian dilakukan dengan kapal RB 218 Dumai, dipimpin Kapten Leni Tadika.
Transpiranto menyebut tim berangkat dari Dumai sekitar pukul 15.45 WIB menuju lokasi kejadian dengan koordinat 01.49.015 U, 102.23.596 T.
“Sudah berangkat tim pencarian Basarnas Pekanbaru dengan kapal RB SAR 218 Dumai sore tadi sekitar 15.45 WIB dipimpin kapten Leni Tadika,” ujarnya singkat.
Sebelumnya di tengah cuaca buruk, kru kapal MV CAS juga telah berusaha melakukan pencarian selama setengah jam, namun terpaksa melanjutkan perjalanan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.
“Kapal sempat melakukan pencarian kurang lebih setengah jam, namun karena kondisi cuaca buruk dan penumpang mulai mabuk, kapal terpaksa melanjutkan perjalanan,” terang Transpiranto.
- Penulis: Redaksi






