Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Bocah 6 SD di Pekanbaru Tewas, Diduga Dirundung Teman Sebaya

Bocah 6 SD di Pekanbaru Tewas, Diduga Dirundung Teman Sebaya

  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Seorang siswa kelas 6 SD di Pekanbaru meninggal diduga akibat bullying atau perundungan. Pemerintah kota dan Dinas Pendidikan turun tangan, sementara penyelidikan mendalami kronologi perundungan di sekolah.

Siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) 108 Pekanbaru, Riau diduga meninggal dunia karena menjadi korban bullying. MA yang berusia 13 tahun meninggal dunia Minggu (23/11/2025).

Ia diduga menjadi korban perundungan yang melibatkan teman sebayanya. Kejadian ini memicu duka dan keprihatinan mendalam di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Informasi dari warga di Jalan Kesadaran, Kecamatan Bukit Raya, menyebutkan korban sempat mendapatkan perawatan dalam beberapa hari terakhir sebelum akhirnya meninggal dunia. “Tadi malam meninggalnya, siang tadi dimakamkan, baru berumur 13 tahun,” ujar seorang pelayat di rumah duka.

Dugaan sementara menyebutkan korban mengalami kekerasan fisik, termasuk pukulan di bagian kepala. Kondisi tersebut disebut menjadi pemicu memburuknya kesehatan korban hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Masykur Tarmizi, hadir langsung melayat. Kehadiran mereka menjadi sinyal bahwa dugaan perundungan ini mendapat perhatian serius. Wali Kota masih berada di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa dan mendengarkan keterangan dari keluarga.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru melalui Sekretaris, Syafrian Tommy, membenarkan adanya dugaan kasus bullying tersebut. “Iya benar. Sekarang lagi melayat ke rumah duka,” ucapnya.

Ia menjelaskan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh terkait detail peristiwa karena proses pendalaman masih berlangsung. Penyelidikan terhadap kronologi dugaan perundungan ini diharapkan mampu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi serta memastikan langkah perlindungan bagi siswa lainnya.

Kasus ini menambah daftar panjang kekhawatiran terhadap praktik perundungan di lingkungan sekolah. Peristiwa yang menimpa MA menjadi pengingat bahwa kekerasan antar anak bukan hanya persoalan disiplin, tetapi dapat mengancam keselamatan dan masa depan mereka. ***

Editor: Isa
Sumber: goriau.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Ini Perkiraannya

    Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Ini Perkiraannya

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027. Lalu kapan Megatron menjalani debutnya di Liga Voli Korea Selatan? Megawati resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea Selatan 2026-2027. Klub berkostum kuning itu mengumumkan rekrutan anyarnya pada Senin 11 Mei 2026 siang WIB. Ini adalah kali kedua Megawati berkarier […]

  • Dinas PUPR Rohil Bersama TP PKK Gelar Aksi Berbagi Takjil

    Dinas PUPR Rohil Bersama TP PKK Gelar Aksi Berbagi Takjil

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rokan Hilir bersama TP. PKK Kabupaten Rokan Hilir membagikan takjil kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Pembagian di lakukan langsung oleh Khairul Fahmi,ST selaku kepala Dinas PUPR Rokan Hilir. “Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Rokan Hilir melalui Sekretaris Dinas, Redison mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Dibalik Lolosnya Bidan Dumai: Pelaku Sempat Meminta Melepas Pakaian untuk Merekam

    Dibalik Lolosnya Bidan Dumai: Pelaku Sempat Meminta Melepas Pakaian untuk Merekam

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

    Peristiwa mengerikan menimpa seorang bidan bernama Siti Aisyah di Dumai. Ia nyaris menjadi korban perampokan, namun berhasil meloloskan diri dengan cara yang dramatis.  FAKTA mengejutkan itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Dumai, Selasa (23/7/2024). Ternyata, pelaku sempat meminta korban untuk membuka pakaiannya dengan alasan ingin merekam video. Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton, […]

  • Ketahuan Saat Curi Kabel, Pria di Dumai Dibekuk Petugas Keamanan

    Ketahuan Saat Curi Kabel, Pria di Dumai Dibekuk Petugas Keamanan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Seorang pria di Dumai tertangkap basah mencuri kabel di area PT Energi Sejahtera Mas (ESM) oleh petugas keamanan. Polisi masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan pelaku lain. Apes benar nasib salah seorang tersangka berinisial RS ini. Di mana, ketika melakukan aksinya mencuri kabel, Senin (12/5/2025) dini hari di areal PT Energi Sejahtera Mas (ESM) […]

  • Kuasa Hukum ME Penuhi Undangan Klarifikasi di Polsek Bangko Terkait Penipuan dan Penggelapan

    Kuasa Hukum ME Penuhi Undangan Klarifikasi di Polsek Bangko Terkait Penipuan dan Penggelapan

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Kuasa hukum mantan Account Officer (AO) KOPNUS POS Bagansiapiapi berinisial ME, Alfikri, S.H., M.H., C.I.R.P, menghadiri undangan klarifikasi dari penyidik Reskrim Polsek Bangko, Polres Rokan Hilir, terkait dugaan laporan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang ditujukan kepada kliennya. Alfikri menyampaikan, dalam agenda klarifikasi tersebut pihaknya memaparkan sejumlah fakta yang menurutnya berbeda dengan tuduhan […]

  • Dugaan Pungli di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Disorot, Cederai Wajah Pemkab Rohil

    Dugaan Pungli di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Disorot, Cederai Wajah Pemkab Rohil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir Kecamatan Kubu , Kabupaten Rokan Hilir, kian menjadi sorotan publik. Kasus ini dinilai mencederai kepercayaan masyarakat sekaligus mencoreng tata kelola pemerintahan di tingkat desa. Isu tersebut mencuat seiring keluhan masyarakat terkait pengurusan Surat Keterangan Riwayat Tanah (SKRT) dan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) […]

expand_less