Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » KPK Diminta Periksa Gubernur Abdul Wahid Terkait Dugaan Korupsi CSR BI-OJK

KPK Diminta Periksa Gubernur Abdul Wahid Terkait Dugaan Korupsi CSR BI-OJK

  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – KPK diminta segera memeriksa Gubernur Riau Abdul Wahid terkait dugaan aliran dana korupsi CSR BI-OJK. Kasus ini melibatkan 44 anggota DPR RI periode 2019–2024.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengungkap kasus yang melibatkan anggota DPR RI yang telah merugikan negara dengan angka fantastis.

Bahkan kasus ini diduga ada keterlibatan sejumlah pejabat yang dulunya anggota DPR RI sekarang gubernur. Untik itu KPK diminta memeriksa Gubernur Riau Abdul Wahid atas dugaan penerima aliran dana korupsi CSR BI-OJK yang tengah ditangani lembaga anti rasuah tersebut.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil enam orang saksi kasus dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab perusahaan (corporate social responsibility/CSR) Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk menjalani pemeriksaan di Markas Polresta Sukabumi, Jawa Barat.”Pemeriksaan bertempat di Kantor Polresta Sukabumi atas nama PND, AS, TH, EK, WGN, dan HM,” ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo melansir dari ANTARA Kamis.

Hingga kini KPK masih terus melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi dalam penyaluran dana program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Indonesia atau dugaan korupsi dalam penggunaan dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) tahun 2020–2023.Menurut berbagai sumber KPK juga telah mencatat sebanyak 44 nama anggota DPR RI yang terlibat pada periode 2019-2024. Diantaranya anggota DPR RI dapil Riau, Abdul Wahid yang kini menjabat sebagai Gubernur Riau.

Atas pengembangan kasus tersebut, Erwin Sitompul mendesak KPK segera memeriksa Gubernur Riau Abdul Wahid untuk membuka tabir secara terang benderang.”Dugaan ini harus diperjelas, bagaimana status Gubernur Riau aktif apakah terlibat atau tidak. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap roda pemerintahan di Provinsi Riau, oleh sebab itu kita mendesak KPK segera menuntaskan perkara yang melibatkan Abdul Wahid,” ujar aktivis 98 tersebut.

Perkara tersebut bermula dari laporan hasil analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan pengaduan masyarakat. KPK kemudian melakukan penyidikan umum sejak Desember 2024.Penyidik KPK juga sebelumnya telah menggeledah dua lokasi yang diduga menyimpan alat bukti terkait dengan perkara tersebut.

Pada 7 Agustus 2025, lembaga antirasuah itu menetapkan anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG) sebagai tersangka kasus tersebut. Keduanya saat ini merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029.***(isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur RSUD Pratomo BAA Disorot, HIPEMAROHI Pekanbaru: Ada Apa Dibalik Dana BLUD?

    Direktur RSUD Pratomo BAA Disorot, HIPEMAROHI Pekanbaru: Ada Apa Dibalik Dana BLUD?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Bagan Siapiapi — Gelombang kritik terhadap Direktur RSUD Pratomo Bagan Siapiapi, dr. Tri Buana Tungga Dewi, kian mengeras. Sikap bungkam dan tertutup dalam pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tak lagi sekadar memicu tanda tanya, tetapi telah berkembang menjadi kecurigaan serius di tengah publik. Ketika transparansi menjadi kewajiban mutlak dalam pengelolaan uang negara, […]

  • Para pelaku yang ditangkap beserta barang bukti yang berhasil diamankan polisi. Foto: Redlinews.

    Rampok Bersenpi Bidan Dumai, Tiga  Pelaku Ditangkap, Satu Dilumpuhkan Polisi

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2024
    • 0Komentar

    Peristiwa perampokan terhadap bidan Siti Aisyah yang terjadi di Dumai terus berkembang dengan penangkapan dramatis terhadap para pelaku.  POLISI dikabarkan telah berhasil menangkap tiga dari empat pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut. Salah satu pelaku dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melawan saat penangkapan berlangsung. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib. Kejadian ini bermula […]

  • Tiga Tersangka Pencurian Kabel Milik PHR Ditangkap di Rokan Hilir

    Tiga Tersangka Pencurian Kabel Milik PHR Ditangkap di Rokan Hilir

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • 0Komentar

    Tim Resmob Polres Rokan Hilir bersama dengan Tim Security Intel PT ABB berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) terhadap dua gulung kabel power line milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Lokasi Sedinginan 03, Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Pengungkapan ini dilakukan pada Selasa, 2 Juli 2024, […]

  • Ridwan Kamil, Aura Kasih dan Atalia Praratya

    Isu Ridwan Kamil dan Aura Kasih Memanas, Sikap Atalia Praratya Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Isu kedekatan Ridwan Kamil dengan penyanyi Aura Kasih terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Spekulasi dan tuduhan silih berganti bermunculan, membentuk opini liar di ruang publik. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari kedua pihak yang namanya terseret dalam isu tersebut. Di tengah riuhnya pembahasan warganet, perhatian publik justru tertuju pada istri […]

  • Dukung Literasi Anak, APICAL Salurkan Ratusan Buku ke Tiga Sekolah Dasar di Dumai

    Dukung Literasi Anak, APICAL Salurkan Ratusan Buku ke Tiga Sekolah Dasar di Dumai

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL — Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pendidikan dasar, Apical yang merupakan perusahaan pengolah kelapa sawit terkemuka yang beroperasi di Kota Dumai, Provinsi Riau, menyalurkan bantuan buku bacaan kepada tiga sekolah dasar di sekitar wilayah operasionalnya. Kegiatan donasi buku dilakukan di SDN 001 Lubuk Gaung, SDN 008 Lubuk Gaung, dan MIN 01 Kota Dumai. […]

  • IRT di Rumbai Diduga Dibunuh Suami Sendiri, Polisi Buru Pelaku

    IRT di Rumbai Diduga Dibunuh Suami Sendiri, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Kematian tragis Wahyuni (36) di kediamannya di Jalan Teluk Leok, Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur, menyisakan duka dan misteri. Wanita tersebut diduga tewas akibat serangan benda tajam yang melibatkan suaminya sendiri. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, menyebut Wahyuni tinggal bersama suami dan kakeknya, Nasip (73), di rumah tersebut. “Mereka tinggal […]

expand_less