Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Seru dan Edukatif, PHR Ajak Ribuan Anak TK–PAUD Duri Kenali Bahaya Api

Seru dan Edukatif, PHR Ajak Ribuan Anak TK–PAUD Duri Kenali Bahaya Api

  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Matahari pagi belum terlalu tinggi, namun riuh tawa dan tepuk tangan sudah pecah memenuhi lapangan. Ratusan anak berseragam warna-warni tampak berjingkat kegirangan saat melihat pancaran air menyemprot ke udara. Bukan sedang bermain di taman hiburan, ribuan tunas bangsa ini sedang asyik berteman dan mendapatkan pembelajaran edukasi bahaya api oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Suasana semarak begitu terasa ketika sebanyak 1.600 siswa dari 38 sekolah TK dan PAUD di Duri berkumpul menjadi satu. Tak ketinggalan, sekitar 200 guru pendamping ikut tertular energi meluap-luap dari para anak didik mereka.

Warna-warni seragam sekolah berpadu dengan mantel hujan menciptakan pemandangan yang menggemaskan sekaligus membanggakan. Bagi anak-anak ini, petugas pemadam kebakaran bukan lagi sosok yang menakutkan, melainkan pahlawan super di dunia nyata yang siap berbagi ilmu.

Edukasi keselamatan dan bahaya api bersama tim Fire Emergency Response Team (FERT) memberikan pemahaman kepada anak usia dini tentang potensi bahaya kebakaran, mengenal alat-alat pemadam kebakaran, penanganan keselamatan, memahami peranan profesi pemadam kebakaran, serta melatih kemampuan anak terkait situasi darurat.

Manager Relations Zona Rokan Rudi Arief menyampaikan bahwa pengetahuan tentang penanganan kebakaran sebaiknya diketahui sejak dini. Dengan demikian, pengetahuan dan kemampuan tersebut dapat terpatri dalam diri anak-anak dan mampu mengatasinya jika terjadi hal yang tidak diinginkan tersebut.

“Edukasi ini sangat penting untuk kita berikan, bukan hanya pada anak-anak, tapi juga untuk guru dan wali murid. Keselamatan adalah hal yang utama, potensi-potensi bahaya terutama bahaya api harus mampu kita ketahui dan tanggulangi secepat mungkin,” katanya.

Ia berpesan, agar ilmu dan praktik yang diberikan oleh PHR ini dapat dipahami dengan baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Sehingga dapat diimplementasikan jika terjadi potensi bahaya tersebut, edukasi ini untuk keselamatan dan keamanan kita bersama.

“Kami dari PHR turut mengapresiasi antusias sekolah-sekolah TK yang ikut terlibat, artinya kita semua sadar terkait aspek-aspek keselamatan tersebut. Anak-anak diharapkan bisa membawa nilai-nilai keselamatan sampai ia besar nantinya di masa mendatang,” ujarnya.

Edukasi keselamatan api kali ini menjadi petualangan seru yang memikat hati anak-anak. Para siswa diajak menyelami dunia penyelamatan melalui interaksi langsung yang penuh keceriaan yang diperagakan oleh ahlinya.

Puncak antusiasme meledak saat armada mobil pemadam kebakaran diperkenalkan; pekik gembira menyambut kesempatan langka dekat dengan mobil merah besar yang selama ini hanya mereka lihat di buku cerita.

“Senang sekali. Tadi lihat mobil merah besar dan belajar kalau api itu tidak boleh buat mainan,” seru Alif, salah satu siswa TK, dengan wajah yang masih memerah karena antusias. Melalui momen-momen berkesan ini, benih kesadaran akan bahaya api telah ditanamkan sejak dini, membekali para pahlawan kecil ini dengan pengetahuan yang mampu menjaga mereka di masa depan.

Kepala RA Ubay Bin Ka’ab, Elfi Rahmi menyampaikan terima kasih atas edukasi yang diberikan oleh PHR. “Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan serta menumbuhkan kesadaran anak sejak dini tentang keselamatan dengan cara yang menyenangkan. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang,” katanya.

Langkah PHR mengedukasi anak usia dini bukan tanpa alasan. Guru-guru yang hadir pun menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, memori anak di usia emas (golden age) sangat kuat dalam menyerap informasi perilaku hidup aman.

“Kegiatan ini luar biasa. Anak-anak jadi tahu apa yang harus dilakukan jika melihat api tanpa rasa panik yang berlebihan. Ini pelajaran yang tidak mereka dapatkan hanya dari buku di kelas,” ungkap Susanti, dari RA Miftahul Huda.

Kegiatan tersebut ditutup dengan “mandi hujan” dari semprotan fire truck yang terkendali, membuat suasana semakin pecah dengan sorak-sorai kegembiraan. Ribuan anak pulang dengan membawa pengetahuan baru, dan yang terpenting: kesadaran bahwa keselamatan adalah prioritas utama.***

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TikTok Terancam Dilarang di AS

    TikTok Terancam Dilarang di AS, Donald Trump Pertimbangkan Perpanjangan 90 Hari

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – TikTok, platform media sosial populer asal China, terancam dilarang beroperasi di Amerika Serikat mulai 19 Januari 2025. Presiden terpilih Donald Trump mempertimbangkan perpanjangan waktu selama 90 hari agar TikTok memenuhi persyaratan keamanan sebelum larangan diberlakukan. Mahkamah Agung AS pada Jumat (17/1/2024) menolak permohonan TikTok untuk menangguhkan larangan tersebut. Dalam keputusan yang dilaporkan RIA […]

  • Polisi Tangkap 7 Tersangka Sindikat Judi Online Slot8278 WN Cina dan Indonesia

    Polisi Tangkap 7 Tersangka Sindikat Judi Online Slot8278 WN Cina dan Indonesia

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Jakarta – Dittipidsiber Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat judi online yang dikendalikan warga negara (WN) Cina dengan perputaran uang yang mencapai Rp 685 miliar. Dalam kasus ini, penyidik menangkap 7 orang tersangka dengan peran yang berbeda. Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Himawan Bayu Aji mengatakan, situs judi online yang bernama […]

  • Tausiyah, Tadarus hingga Ibadah Kerohanian Warnai Ramadhan di SMPN 1 Palika Panipahan

    Tausiyah, Tadarus hingga Ibadah Kerohanian Warnai Ramadhan di SMPN 1 Palika Panipahan

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Panipahan – SMP Negeri 1 Pasir Limau Kapas Panipahan setiap datangnya Bulan Suci Ramadhan selalu mengagendakan sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan. Pada Ramadhan kali ini SMP Negeri 1 Pasir Limau Kapas (Palika) Panipahan mengadakan berbagai kegiatan keagamaan mulai dari tausiyah singkat antar kelas,tadarus bersama hingga mengadakan kuis berhadiah bagi siswa/siswi beragama muslim. Kegiatan keagamaan itu […]

  • Jembatan Duplikat Sungai Mesjid Dumai Akhirnya Selesai, Difungsikan Februari 2025

    Jembatan Duplikat Sungai Mesjid Dumai Akhirnya Selesai, Difungsikan Februari 2025

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL  – Pembangunan Jembatan Duplikat Sungai Mesjid yang dimulai sejak pertengahan 2024 kini telah rampung sepenuhnya. Pantauan di lapangan pada Rabu (8/1/2024) menunjukkan bahwa jembatan tersebut telah siap secara fisik, meskipun belum dioperasikan. Proyek ini digagas oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPRPKPP dengan tujuan mengatasi kemacetan dan mengurangi beban kendaraan di Jembatan Sungai […]

  • Gudang Rokok Ilegal di Pekanbaru Digerebek

    Gudang Rokok Ilegal di Pekanbaru Digerebek, 160 Juta Batang Senilai Rp300 Miliar Disita

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Sebuah gudang penimbunan rokok ilegal berskala besar di Kota Pekanbaru berhasil digerebek petugas pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam operasi tersebut, Bea Cukai mengamankan tiga orang terduga pelaku serta menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Direktur Jenderal Bea […]

  • Ribuan Petugas Gizi Diangkat PPPK

    Ribuan Petugas Gizi Diangkat PPPK, Selly Pertanyakan Keadilan bagi Guru Madrasah

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Selly Andriany Gantina soroti ketimpangan kebijakan ASN, ribuan petugas SPPG diangkat PPPK sementara ratusan ribu guru madrasah masih tanpa kepastian dan kesejahteraan. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan pengangkatan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, polemik tersebut perlu dilihat dari […]

expand_less