Siswa SD Luka Parah Usai Dianiaya ODGJ di Rokan Hilir
- calendar_month Jumat, 6 Sep 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarviral, Rohil – Seorang murid kelas 3 SD di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Selasa (03/09/2024) siang. Peristiwa tragis ini terjadi di dalam sebuah masjid, dan terekam dalam kamera CCTV.
Dalam rekaman berdurasi 1 menit 40 detik, terlihat korban yang bernama Satria sedang duduk bersama temannya dan ODGJ tersebut. Namun, tiba-tiba Satria berdiri dan dikejar oleh ODGJ, kemudian dipukuli hingga korban terjatuh dan berlumuran darah. Satria sempat mencoba berdiri, namun kembali jatuh dan tak sadarkan diri.
Tak lama setelah kejadian, seorang pria masuk ke dalam masjid dan terkejut melihat Satria terkapar dengan darah di sekelilingnya. Ia segera membersihkan darah di lantai dan mengangkat tubuh Satria untuk mendapatkan pertolongan medis.
Ibu korban, Desi, menceritakan bahwa ia mendapat kabar tentang penganiayaan tersebut dari teman anaknya. “Kami tahunya anak kami pergi sekolah, tapi tiba-tiba mendengar kabar seperti ini. Kami tidak tahu kejadian pastinya karena sedang di rumah saat itu. Ada yang bilang anak kami diseret dan untung ada yang menolong,” ungkap Desi saat ditemui di RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi pada Kamis (05/09/2024).
Akibat serangan tersebut, Satria mengalami luka serius. Ia sempat muntah darah, mengalami pembengkakan di kepala, dan merasakan sakit di bagian dada hingga sulit bernapas.
Sementara itu, beredar kabar bahwa ODGJ yang melakukan penganiayaan sempat dipukuli oleh sejumlah warga yang marah. ODGJ tersebut akhirnya dilarikan ke RSUD dalam kondisi kritis.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak berwenang, sementara kondisi korban terus dipantau oleh tim medis.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






