Tahanan Kasus Pencurian Kabur dari Polres Rokan Hilir, Polisi Lakukan Pencarian
- calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Seorang tahanan Polres Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, dilaporkan melarikan diri saat berada di lingkungan Mapolres. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 10.40 WIB.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa tahanan yang melarikan diri berinisial H dan merupakan tersangka kasus pencurian dengan pemberatan.
“Benar, seorang tahanan berinisial H melarikan diri. Yang bersangkutan merupakan tersangka dalam perkara pencurian dengan pemberatan,” ujar Kombes Anom Karibianto dalam keterangan tertulis, Kamis (18/12/2025).
Menurut Anom, sebelum kejadian, tersangka H bersama dua tahanan lainnya dibawa dari ruang tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) menuju Ruang Unit I Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Rokan Hilir untuk menjalani pemeriksaan, dengan pengawalan petugas.
Saat berada di ruang pemeriksaan, tersangka H meminta izin kepada petugas untuk menggunakan kamar mandi. Namun, setelah beberapa waktu, yang bersangkutan tidak kembali dan tidak merespons saat dipanggil oleh petugas.
Petugas kemudian melakukan pengecekan ke kamar mandi dan mendapati tersangka H sudah tidak berada di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa tersangka melarikan diri melalui jendela kamar mandi.
“Petugas menemukan jendela kamar mandi dalam kondisi terbuka serta pakaian tahanan yang ditinggalkan di tempat,” jelas Anom.
Pasca kejadian tersebut, Polres Rokan Hilir bersama Polda Riau langsung melakukan pencarian intensif terhadap tersangka yang melarikan diri. Selain itu, kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta pendalaman terkait prosedur pengamanan yang diterapkan saat kejadian.
“Langkah-langkah kepolisian telah dilakukan, mulai dari pencarian terhadap yang bersangkutan hingga evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan,” tambahnya.
Anom menegaskan bahwa Polda Riau berkomitmen menangani peristiwa ini secara profesional dan transparan. Evaluasi internal terhadap personel dan mekanisme pengamanan juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut.(kompas.com)
- Penulis: Redaksi






