Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Distribusi Semen Merah Putih di Dumai Makin Lancar, PT EUP Kantongi Izin Tersum

Distribusi Semen Merah Putih di Dumai Makin Lancar, PT EUP Kantongi Izin Tersum

  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, KABARVIRAL – PT Energi Unggul Persada (EUP) resmi mendapatkan izin Terminal Umum Sementara (Tersum) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) pada 21 Maret 2025. Izin tersebut berlaku selama dua tahun dan difokuskan pada kegiatan bongkar muat semen curah merek Merah Putih dari PT Cemindo Gemilang.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan efisiensi distribusi, mengingat pangsa pasar berada di wilayah Kecamatan Sungai Sembilan.

Keberadaan Tersum semen curah di area EUP Dumai diharapkan dapat mempercepat distribusi semen curah untuk mendukung pembangunan di
Dumai dan sekitarnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut KSOP Kelas I Dumai, Boss Mascot, menyatakan bahwa pemberian izin ini sudah dikomunikasikan antara pihak EUP dan Pelindo. Ia memastikan bahwa kegiatan bongkar muat tidak akan mengganggu masyarakat sekitar.

“Terkait penerbitan izin tersum ini sebelumnya sudah dikomunikasikan antara mereka (EUP dan Pelindo, red). Intinya kita dukung asal sesuai aturan,” ujar Boss Mascot pada Selasa (7/5/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan bongkar muat dilakukan dengan sistem conveyor vakum yang dapat meminimalisir debu. Selain
itu, personel KSOP akan terus memantau langsung di lapangan guna memastikan kenyamanan masyarakat sekitar.

“Ada personel KSOP yang standby dan memantau langsung di lapangan. Kita pastikan kegiatan berjalan dengan tetap menjaga kenyamanan
masyarakat dari dampak lingkungan,” tegasnya.

Izin Sementara akan Dievaluasi

Boss Mascot menambahkan bahwa izin ini bersifat sementara dan akan terus dievaluasi untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan. Prinsipnya, kegiatan ekonomi harus berjalan tanpa mengabaikan regulasi.

“Yang penting jangan sampai roda ekonomi terhambat, tapi tetap harus sesuai aturan mainnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Semen Merah Putih merupakan produk dari PT Cemindo Gemilang Tbk, sementara PT Energi Unggul Persada merupakan anak
perusahaan dari PT Cemindo Gemilang Tbk.(isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang PSU, Walikota Dumai Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Berpihak

    Jelang PSU, Walikota Dumai Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Berpihak

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • 0Komentar

    Walikota Dumai, Paisal, mengingatkan KPU dan Bawaslu untuk bersikap netral dan profesional menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Dumai. PSU akan digelar di dua TPS pada Sabtu, 29 Juni 2024. PAISAL menekankan pentingnya netralitas bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Dumai dalam menjalankan tugas mereka. Ia mengimbau agar kedua […]

  • Ilegal Logging Diduga Marak di Kubu Babussalam, Publik Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas

    Ilegal Logging Diduga Marak di Kubu Babussalam, Publik Desak Kapolda Riau Bertindak Tegas

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir – Aktivitas ilegal logging kembali menjadi sorotan publik di wilayah Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir. Seorang oknum pengusaha berinisial Nasir diduga kuat menjalankan praktik penebangan kayu tanpa mengantongi izin resmi, yang berdampak pada kerusakan hutan dan mengancam pelestarian lingkungan di daerah tersebut. Dugaan bahwa aktivitas yang dilakukan oleh Nasir tidak mengantongi […]

  • Persib Bandung Didenda Rp3,4 Miliar dan Laga Tanpa Penonton

    Persib Bandung Didenda Rp3,4 Miliar dan Laga Tanpa Penonton

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Persib Bandung dijatuhi sanksi berat oleh AFC usai kericuhan saat melawan Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 2025-2026. Persib didenda Rp3,4 miliar dan harus menjalani laga tanpa penonton. AFC resmi menjatuhkan hukuman bagi Persib Bandung imbas keributan pada laga kontra Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 2025-2026. Mereka harus menggelar […]

  • Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun: Dugaan Pungli Terkuak, Kepsek Dicopot dan Dua Guru Dipecat

    Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun: Dugaan Pungli Terkuak, Kepsek Dicopot dan Dua Guru Dipecat

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun, Kampar, memicu terbongkarnya dugaan pungutan liar yang dikeluhkan ratusan wali murid. Insiden guru membanting nasi kotak berujung pada pencopotan kepala sekolah dan pemberhentian dua guru honorer, setelah orang tua memprotes iuran tak transparan, potongan PIP, hingga biaya seragam yang dinilai memberatkan. Kericuhan di SD Negeri 021 Tarai […]

  • Besok, PWI Dumai dan Unidum Gelar Seminar Jurnalistik dan Donor Darah

    Besok, PWI Dumai dan Unidum Gelar Seminar Jurnalistik dan Donor Darah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai bekerja sama dengan Universitas Dumai (Unidum) akan menggelar Seminar Jurnalistik Mahasiswa pada Selasa (12/5/2026) di Lantai III Kampus Unidum Jalan Soekarno- Hatta, Kota Dumai. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara PWI Dumai dan Unidum dalam upaya membangkitkan minat menulis serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dunia jurnalistik […]

  • Riau Dikepung 251 Hotspot, Bengkalis 139 Titik, Dumai Turut Terpantau BMKG

    Riau Dikepung 251 Hotspot, Bengkalis 139 Titik, Dumai Turut Terpantau BMKG

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – BMKG mencatat 251 hotspot di Riau, dengan Bengkalis tertinggi mencapai 139 titik. Dumai juga ikut terpantau satu titik panas di tengah cuaca cerah berawan. Kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau perlu ditingkatkan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lonjakan signifikan jumlah titik panas atau hotspot yang mencapai […]

expand_less