Suami di Kepulauan Meranti Gasak Uang Istri Rp 28 Juta, Ditangkap di Kapal Menuju Batam
- calendar_month Rabu, 11 Des 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KEPULAUAN MERANTI, KABARVIRAL – Kasus pencurian yang tidak biasa terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti. Seorang wanita bernama Omayati (41) melaporkan suaminya sendiri, Mazri (40), atas dugaan pencurian uang sebesar Rp 28 juta ke Polsek Rangsang.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan, melalui Kapolsek Rangsang Ipda Anton Hilman, membenarkan laporan tersebut.
“Iya, pelaku sudah kami tangkap dan sedang dalam proses hukum lebih lanjut. Pelapor adalah istrinya sendiri,” ujar Anton, Selasa (10/12/24).
Insiden ini bermula pada Sabtu (23/11/24) malam. Ketika Omayati pulang ke rumah di Jalan Inpres, Desa Bungur, ia mendapati suaminya tak ada, begitu pula dengan tas dan pakaian miliknya. Curiga, ia memeriksa brankas tempat menyimpan uang simpan pinjam program UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga).
Meski brankas terlihat utuh, uang sebesar Rp 28 juta yang tersimpan di dalamnya telah raib. Setelah memeriksa tas yang menyimpan kunci cadangan, Omayati menemukan satu dari tiga kunci hilang. Ia pun melapor ke Polsek Rangsang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, polisi mengetahui pelaku sedang dalam perjalanan dari Pulau Jawa menuju Batam menggunakan KM Kelud. Berkat kerja sama dengan PT Pelni, polisi berhasil menangkap Mazri di atas kapal pada Minggu (08/12/24) pagi di Pelabuhan Batu Ampar, Batam.
“Pelaku mengakui telah mengambil uang dari brankas,” ungkap Anton.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit brankas merk Krisbow, satu tas merk Nike, satu topi putih, dan uang tunai Rp 3 juta.
Kapolsek Rangsang mengimbau masyarakat untuk menjaga keharmonisan dalam keluarga dan menjauhi tindakan melanggar hukum.
“Kasus ini telah kami tangani sesuai prosedur hukum. Semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua,” pungkas Anton.(red)
Sumber: Halloriau
- Penulis: Redaksi






