Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » Buruh Tani Ditemukan Tewas Memeluk Batang Keladi di Dumai

Buruh Tani Ditemukan Tewas Memeluk Batang Keladi di Dumai

  • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Dumai – Warga Kelurahan Bukitbatrem, Dumai, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang buruh tani dalam kondisi memeluk batang keladi, Minggu (11/08/2024). Pria tersebut diketahui bernama Sulaiman (52), warga Jalan Baruna Raya, RT 007, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.

Sulaiman ditemukan tewas di sebuah kebun milik Doni, warga setempat, di RT 005, Jalan Arifin Ahmad, Gang Akasia, Kelurahan Bukitbatrem, Kecamatan Dumai Timur. Sebelumnya, Sulaiman berangkat dari rumahnya sekitar pukul 07.30 WIB untuk membersihkan kebun tersebut.

Namun, nasib malang menimpanya. Pada sore harinya, Doni mendapat kabar ada seseorang pingsan di kebunnya. Merasa khawatir, Doni langsung menuju rumah Sulaiman dan mengajak istri korban, Suhesti, menuju lokasi.

Setibanya di tempat kejadian, mereka menemukan Sulaiman dalam posisi tengkurap dengan tangan yang masih memegang batang keladi. Mengenakan kaos kuning dan celana pendek abu-abu, Sulaiman sudah tak bernyawa. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat serangan asma yang dideritanya selama ini.

“Benar, ada temuan mayat. Soal identitas belum diketahui,” ujar Lurah Bukitbatrem, Wan Merry Hartati, yang mengonfirmasi kejadian ini kepada Sekilas Riau melalui pesan WhatsApp.

Ketua RT 05 Bukitbatrem, Simanjuntak, juga membenarkan informasi ini. Ia menjelaskan, mayat tersebut ditemukan oleh warga di sekitar area perkebunan sawit.

Polisi Olah TKP

Mendapat laporan, Unit Identifikasi bersama personel Polsek Dumai Timur Polres Dumai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP sekitar pukul 17.00 WIB. Selain mayat Sulaiman, polisi juga menemukan sejumlah barang di sekitarnya, seperti sebilah parang, batu asah, sepasang sandal hitam, dan jaket biru yang tergantung di pohon.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ada luka luar pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi mayat yang sudah kaku, diperkirakan Sulaiman telah meninggal dunia sekitar enam jam sebelum ditemukan.

Penemuan ini sempat menghebohkan warga setempat, yang tak menyangka kebun yang biasa mereka lihat kini menjadi saksi bisu kejadian tragis ini. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian. (red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Fahrian Saleh Siregar

    Tujuh Orang Digerebek di Hotel Bengkalis, Tiga Diduga Oknum Polisi

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral— Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis menggerebek sebuah hotel di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bengkalis Kota, Kecamatan Bengkalis, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. Dalam penggerebekan tersebut, tujuh orang diamankan. Penggerebekan dilakukan di dua kamar hotel, masing-masing kamar 218 dan kamar 204. Informasi yang diperoleh menyebutkan, dari tujuh orang yang diamankan, tiga di antaranya […]

  • Kisah Kader Posyandu Menjadi Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Air Jamban   

    Kisah Kader Posyandu Menjadi Penggerak Dapur Sehat Lawan Stunting di Air Jamban  

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Duri– Di tengah upaya penurunan angka stunting di Provinsi Riau, terselip kisah inspiratif dari Yulianti, seorang kader Posyandu di Kelurahan Air Jamban, Duri, Kabupaten Bengkalis. Yulianti telah mengabdikan diri selama lebih dari tiga dekade sebagai kader Posyandu. Ia menjadi saksi sekaligus pejuang Kesehatan bagi ibu dan anak di lingkungannya. Kini, melalui kolaborasi dengan program […]

  • Pandji Pragiwaksono Dijatuhi Sanksi Adat Toraja, Wajib Serahkan 48 Kerbau, 48 Babi dan Tanggung Jawab Moral Rp2 Miliar

    Pandji Pragiwaksono Dijatuhi Sanksi Adat Toraja, Wajib Serahkan 48 Kerbau, 48 Babi dan Tanggung Jawab Moral Rp2 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Komika Pandji Pragiwaksono dijatuhi sanksi adat oleh Tongkonan Adat Sang Torayan (TAST) di Tana Toraja setelah candaan dianggap menyinggung nilai budaya. Ia diwajibkan menyerahkan 48 ekor kerbau, 48 ekor babi, dan menanggung tanggung jawab moral senilai Rp2 miliar untuk memulihkan kehormatan adat Toraja. Dalam keputusan yang diumumkan pada Jumat (7/11/2025), Ketua Umum TAST, […]

  • Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Gedung Tertinggi Dumai

    Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Gedung Tertinggi Dumai

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Sejarah baru tercipta di Kota Dumai pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Sebuah Bendera Merah Putih raksasa berukuran 17 x 18 meter dengan berat mencapai 300 kilogram berhasil dikibarkan di ketinggian 50 meter di Hotel The Zuri Dumai, gedung tertinggi yang berdiri megah di kawasan Sudirman. Momen […]

  • Walikota Dumai Apresiasi Dedikasi Dishub pada Perayaan HUT RI ke-79

    Walikota Dumai Apresiasi Dedikasi Dishub pada Perayaan HUT RI ke-79

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Keluarga Besar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 dengan penuh semangat dan kebersamaan, pada Jumat (18/08/2024). Acara yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh Walikota Dumai, H. Paisal, SKM., MARS, bersama jajaran ASN dan TKPK Dishub lainnya. Dalam sambutannya, Walikota Paisal memberikan apresiasi […]

  • Nita Gunawan

    Nita Gunawan Pindah Agama Setelah Dapat Mimpi Berturut-turut

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • 0Komentar

    Aktris dan selebgram Nita Gunawan baru-baru ini menghebohkan publik dengan pengakuannya terkait perpindahan agama setelah mendapatkan petunjuk melalui mimpi. DALAM sebuah podcast bersama Praz Teguh, Nita mengungkapkan bahwa ia memutuskan untuk pindah agama dari Islam ke Kristen setelah serangkaian mimpi yang dialaminya sejak usia 13 tahun. “Aku sudah mulai dapat mimpi-mimpi itu antara 13-14 tahun. […]

expand_less