Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Sembunyikan Sabu Dalam Sepatu, 4 Warga Aceh Ditangkap di Bandara Pekanbaru

Sembunyikan Sabu Dalam Sepatu, 4 Warga Aceh Ditangkap di Bandara Pekanbaru

  • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Pekanbaru – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berhasil digagalkan oleh Ditresnarkoba Polda Riau. Dalam operasi tersebut, empat orang pelaku ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 1,5 kilogram lebih.

Empat pelaku yang ditangkap berinisial IS (35), RD (41), MZ (35), dan KA (34), semuanya merupakan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Mereka berencana menyelundupkan sabu tersebut ke Jakarta melalui jalur udara.

“Dari para tersangka, petugas berhasil mengamankan 12 bungkus plastik bening sedang yang berisi sabu dengan total berat kotor 1.525 gram,” ujar Direktur Resnarkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, Minggu (18/08/2024).

Manang menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima petugas Avsec Bandara SSK II Pekanbaru pada Sabtu malam (17/08/2024) sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas bandara mencurigai empat calon penumpang yang diduga membawa narkoba.

Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Riau, yang dipimpin oleh AKBP Boby Putra Ramadan Sebayang, segera bergerak ke lokasi dan melakukan pengamanan terhadap para pelaku. “Sabu tersebut disembunyikan dalam sepatu yang digunakan oleh IS, MZ, dan KA,” ungkap Manang.

Sementara itu, pelaku RD sempat mencoba menghilangkan barang bukti dengan membuang sabu yang disimpan dalam sepatunya ke toilet bandara. Namun, petugas dengan sigap meminta RD untuk mengambil kembali barang bukti tersebut.

“Dari pemeriksaan, ditemukan 12 bungkus plastik bening, di mana masing-masing pelaku menyimpan empat bungkus plastik di dalam sepatu mereka,” jelas Manang.

Saat diinterogasi, para pelaku mengakui bahwa mereka berencana membawa sabu tersebut ke Jakarta. Selain sabu, petugas juga menyita barang bukti lain berupa plastik kuning bertuliskan Guanyinwang, empat pasang sepatu, dan uang tunai sebesar Rp 2.967.000.

Para pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polda Riau untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Dari pengembangan kasus, diketahui bahwa sabu tersebut diperoleh dari dua orang lainnya, BY (43) dan AS (63), yang kemudian berhasil ditangkap di parkiran Broders Entertaiment.

BY dan AS mengakui bahwa mereka memberikan sabu tersebut kepada IS, RD, MZ, dan KA. Berdasarkan pengakuan mereka, sabu tersebut didapat dari seseorang bernama Gocun yang berdomisili di Malaysia. (cakaplah/red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barrier Gate RSUD Bagan Siapiapi Mati Sejak Ramadan, HIPPEMAROHI Soroti Potensi Kebocoran Dana Parkir

    Barrier Gate RSUD Bagan Siapiapi Mati Sejak Ramadan, HIPPEMAROHI Soroti Potensi Kebocoran Dana Parkir

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Bagan Siapiapi — Kondisi memprihatinkan terjadi di RSUD Pratomo Bagan Siapiapi. Palang portal otomatis (barrier gate) parkir yang seharusnya menjadi instrumen utama pengelolaan retribusi dan kontrol kendaraan, dilaporkan telah lama tidak berfungsi. Ironisnya, hingga kini tidak terlihat langkah konkret dari pihak manajemen rumah sakit untuk melakukan perbaikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan tersebut terjadi […]

  • Sindikat Perdagangan Bayi via TikTok Dibongkar di Pekanbaru, Bayi Sakit dan Tiga Emak-Emak Diringkus

    Sindikat Perdagangan Bayi via TikTok Dibongkar di Pekanbaru, Bayi Sakit dan Tiga Emak-Emak Diringkus

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL  – Jajaran Polsek Limapuluh Pekanbaru membongkar sindikat perdagangan bayi yang memanfaatkan platform media sosial TikTok. Tiga wanita paruh baya, yang diduga kuat sebagai anggota jaringan, berhasil diringkus dalam operasi penggerebekan yang berlangsung Sabtu (18/1/2025) petang. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi mencurigakan di sebuah kafe di Jalan Ronggowarsito, Kelurahan […]

  • Tersangka Heroin Asal Bengkalis Dibayar Rp20 Juta, Polisi Buru Bos dari Malaysia

    Tersangka Heroin Asal Bengkalis Dibayar Rp20 Juta, Polisi Buru Bos dari Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • 0Komentar

    BENGKALIS, KABARVIRAL – Polres Bengkalis menangkap MHM, warga Kelapapati, yang membawa 2,1 kg heroin atas perintah WNA Malaysia. Tersangka dijanjikan upah Rp20 juta untuk mengantar paket ke Pekanbaru. Seorang warga Kelapapati Bengkalis inisial MHM (28), kedapatan membawa heroin 2,19 kilogram dari Malaysia. Ia terancam hukuman mati. Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis mengungkap peredaran gelap narkotika […]

  • Kejari Bengkalis mengumumkan penghentian penuntutan kasus pencurian yang melibatkan anak di bawah umur berinisial RMH melalui proses diversi.

    Kejari Bengkalis Hentikan Penuntutan Kasus Pencurian Anak

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    Kejari Bengkalis menghentikan penuntutan kasus pencurian yang melibatkan anak di bawah umur berinisial RMH melalui proses diversi, memberikan kesempatan kedua bagi anak untuk melanjutkan pendidikan dan memperbaiki masa depan. KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Bengkalis menetapkan penghentian penuntutan terhadap kasus dugaan tindak pidana pencurian yang melibatkan seorang anak di bawah umur berinisial RMH. Penghentian kasus ini melalui […]

  • Warga Bengkalis Temukan Jenazah Tak Utuh Tergantung di Kebun Karet

    Warga Bengkalis Temukan Jenazah Tak Utuh Tergantung di Kebun Karet

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • 0Komentar

    BENGKALIS, KABARVIRAL – Warga Bengkalis digegerkan penemuan jenazah tak utuh tergantung di kebun karet Desa Wonosari. Mayat ditemukan pencari rumput dan kini kasusnya tengah diselidiki Satreskrim Polres Bengkalis. Kasus menghebohkan terjadi di Bengkalis, Riau, penyebabnya seorang pencari pakan ternak berupa rumput menemukan jenazah yang tak utuh tergantung di kebun karet, Ahad (7/09/2025). Penemuan Warga Desa […]

  • Penyiksaan Bocah 6 Tahun di Rohul

    Orang Tua Kandung Jadi Tersangka Penyiksaan Bocah 6 Tahun di Rohul

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang bocah perempuan berusia 6 tahun di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, diduga menjadi korban kekerasan oleh orang tua kandungnya sendiri. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dengan tangan terikat kain serta wajah dipenuhi luka dan lebam. Kasus tersebut diungkap Polsek Bonai Darussalam setelah menerima laporan masyarakat pada Jumat (9/1/2026) malam. Peristiwa terjadi di […]

expand_less