Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Belasan Saksi Kasus SPPD Fiktif Meninggal Dunia, Polisi Buru Pihak yang Nikmati Uang Haram

Belasan Saksi Kasus SPPD Fiktif Meninggal Dunia, Polisi Buru Pihak yang Nikmati Uang Haram

  • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – Kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Riau periode 2020-2021 terus bergulir meski diwarnai fakta mengejutkan. Dari 401 saksi yang sempat dimintai keterangan, sebanyak 13 orang diketahui meninggal dunia sebelum proses pemeriksaan selesai.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, menjelaskan perkembangan terbaru pada Selasa (24/12/2024).

“Dari total 401 saksi, 319 sudah kami periksa, sementara 35 lainnya masih dalam proses lanjutan. Namun, ada 13 saksi meninggal dunia sehingga tidak memungkinkan untuk dimintai keterangan. Selain itu, lima orang lainnya belum hadir dengan alasan sedang berada di luar kota,” ujarnya.

Penyelidikan mengungkap modus perjalanan dinas fiktif yang melibatkan ribuan tiket pesawat dari tiga maskapai penerbangan, yaitu PT Lion Group (37.000 penerbangan fiktif), Citilink (507 tiket), dan Garuda Indonesia (226 tiket).

Semua perjalanan tersebut tercatat pada masa pandemi COVID-19, saat penerbangan nasional hampir berhenti total.

“Dokumen perjalanan ini seolah-olah menggambarkan aktivitas riil, padahal tidak ada perjalanan yang dilakukan. Modusnya sangat terstruktur dan dirancang untuk mengelabui negara,” kata Nasriadi.

Kerugian negara akibat kasus ini diperkirakan mencapai Rp130 miliar. Namun, penetapan tersangka masih menunggu hasil audit kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dalam proses pengusutan, Polda Riau telah menyita berbagai aset bernilai tinggi, termasuk uang tunai sebesar Rp6,4 miliar, apartemen, barang mewah, hingga satu unit motor Harley Davidson.

Nasriadi menegaskan bahwa siapa pun yang menikmati hasil korupsi ini harus mengembalikan aset tersebut.

“Jika tidak dikembalikan, kami akan menganggap mereka ikut serta dalam kejahatan ini,” tegasnya.

Polda Riau juga berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk memastikan bahwa para pelaku utama tidak kabur ke luar negeri.

Polisi berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara transparan dan menyeluruh. Setelah audit kerugian negara selesai, gelar perkara akan segera dilakukan untuk menetapkan tersangka.

“Penanganan kasus ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memulihkan kerugian negara dan memastikan pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Nasriadi.(red/isa)

Sumber: Tribune Network

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penangkapan Kurir Sabu di Pasir Penyu, Berawal dari Informasi Medsos

    Penangkapan Kurir Sabu di Pasir Penyu, Berawal dari Informasi Medsos

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Inhu  – Tim gabungan Polres Indragiri Hulu (Inhu) berhasil menangkap seorang kurir narkoba berinisial MW alias Andi (39) di Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima informasi dari media sosial terkait peredaran narkoba di wilayah tersebut. Operasi yang berlangsung pada Ahad malam (18/08/24) sekitar pukul 21.00 WIB ini […]

  • Hadiah Umrah Pemko Dumai: Ini Kategori Warga yang Bisa Ikut

    Hadiah Umrah Pemko Dumai: Ini Kategori Warga yang Bisa Ikut

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Pemko Dumai kembali beri hadiah umrah bagi 100 warga terpilih tahun 2025 dari berbagai profesi seperti RT, guru ngaji, imam masjid, hingga petugas kebersihan. Hal itu disampaikan Kabag Kesra Setdako Dumai, Wilsubandi, usai rapat teknis program hadiah umrah yang digelar pada Kamis (19/6). Ia menjelaskan, untuk tahun anggaran 2025, Pemko Dumai akan […]

  • Polsek Bagan Sinembah Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Ganja dari Medan

    Polsek Bagan Sinembah Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Ganja dari Medan

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
    • 0Komentar

    Polsek Bagan Sinembah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 5 kilogram ganja kering dari Kota Medan, Sumatera Utara, ke daerah Baganbatu. PENANGKAPAN tersebut dilakukan pada Kamis malam, 18 Juli 2024, sekitar pukul 23.45 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai rencana penyelundupan tersebut. Kanit Reskrim Polsek Bagan Sinembah, Iptu Renaldy Yudhista, mengungkapkan bahwa operasi ini berawal […]

  • Dari Pagar Kantin ke Menara Bor, Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas lewat Vokasi PHR

    Dari Pagar Kantin ke Menara Bor, Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas lewat Vokasi PHR

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • 0Komentar

    DURI (KABARVIRAL.CO) — Bagi Chandra Setiawan, debu jalanan dan deru mesin rig pengeboran bukanlah pemandangan asing. Selama bertahun-tahun, pemuda asal Balam Km 15, Kabupaten Rokan Hilir ini, menghabiskan hari-harinya berjualan bersama ibunya. Chandra menjajakan makanan dari satu lokasi proyek rig ke lokasi lainnya demi menyambung hidup. Berawal dari menata dagangan di luar pagar area kerja […]

  • BNN Grebek Jaringan Narkoba Dumai–Rupat, 1,9 Sabu dan Ganja Disita, 6 Tersangka Ditangkap

    BNN Grebek Jaringan Narkoba Dumai–Rupat, 1,9 Sabu dan Ganja Disita, 6 Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai bersama BNN Provinsi Riau kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika dalam operasi gabungan yang digelar pada Selasa (25/11/2025). Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan di beberapa titik wilayah Dumai dan Pulau Rupat. Lokasi pertama yang disasar tim adalah sebuah rumah di Jalan […]

  • Literasi AI Kini Jadi Kebutuhan Dasar di Dunia Kerja Modern

    Literasi AI Kini Jadi Kebutuhan Dasar di Dunia Kerja Modern

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Perkembangan kecerdasan buatan atau AI membuat dunia kerja berubah cepat. Banyak lulusan dinilai belum siap bersaing karena minim literasi AI, keterampilan cepat usang, dan kesenjangan antara kampus dengan kebutuhan industri. Kecerdasan buatan (AI) tidak lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi keterampilan dasar baru di dunia kerja. Di tengah percepatan adopsi teknologi ini, […]

expand_less