Hipemarohi Minta Dinas Perikanan Rohil Cek Ulang Bantuan 10 Unit Kapal Nelayan di Tanjung Medan
- calendar_month Kamis, 25 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Himpunan Pelajar Mahasiswa Rokan Hilir (Hipemarohi) meminta Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan pengecekan ulang terhadap penyaluran bantuan 10 unit kapal nelayan yang diberikan kepada salah satu kelompok nelayan di Kepenghuluan Tanjung Medan.
Permintaan tersebut disampaikan Presiden Hipemarohi Pekanbaru, Akas Virmandi, menyusul adanya informasi dugaan penyalahgunaan bantuan, termasuk kabar bahwa kapal bantuan tersebut diterima oleh perangkat kepenghuluan/desa dan diduga telah diperjualbelikan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Rohil, Romi, memberikan klarifikasi. Ia membantah adanya penyalahgunaan wewenang dalam proses penyaluran bantuan kapal nelayan di Tanjung Medan.
“ Tuduhan penyalahgunaan wewenang itu tidak tepat sasaran. Saya hanya menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi serta melaksanakan program yang telah tercantum dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang disusun oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap sebelumnya,” ujar Romi yang baru menjabat sebagai Kabid Perikanan Tangkap pada Oktober 2025 saat berdialog melalui sambungan telepon WhatsApp dengan Presiden Hipemarohi Pekanbaru, Rabu (25/12/2025).
Meski demikian, Akas Virmandi menegaskan pihaknya tetap meminta agar Dinas Perikanan Rohil melalui Bidang Perikanan Tangkap melakukan crosscheck ulang di lapangan guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.
“Jika benar bantuan 10 unit kapal tersebut diterima oleh oknum di kepenghuluan atau diperjualbelikan oleh kelompok penerima, maka kami minta diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Akas.
Ia juga menegaskan bahwa apabila terbukti terjadi pelanggaran, bantuan kapal tersebut seharusnya ditarik kembali dari kelompok penerima, sebagaimana ketentuan yang berlaku dalam program bantuan pemerintah.
Hipemarohi berharap Dinas Perikanan Rohil dapat bersikap transparan dan profesional dalam menindaklanjuti persoalan ini agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh nelayan yang berhak.(fad)
- Penulis: Redaksi






