Pria di Mundam Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Depresi
- calendar_month Minggu, 21 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Seorang pria bernama Zul (52) ditemukan meninggal dunia di kebun sawit belakang rumah warga di Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kapolres Dumai melalui Kapolsek Medang Kampai, Iptu Supri, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan psikologis yang berkaitan dengan masalah ekonomi dan rumah tangga.
“Korban diketahui sudah beberapa kali mencoba melakukan tindakan serupa sebelumnya, namun sempat berhasil dicegah oleh pihak keluarga,” ujar Iptu Supri.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Wiwin, yang merupakan keponakan korban. Sebelumnya, sekitar pukul 12.34 WIB, Wiwin dan beberapa anggota keluarga sempat berkumpul bersama korban di pondok belakang rumah. Saat diajak makan siang, korban menolak dengan alasan masih kenyang.
Wiwin kemudian meninggalkan korban untuk makan di rumah makan yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi. Setelah kembali, korban tidak terlihat di sekitar pondok. Keluarga sempat beraktivitas seperti biasa hingga Wiwin merasa curiga karena minuman milik korban masih berada di tempat semula.
Saat melakukan pencarian di sekitar rumah, Wiwin menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area kebun. Kejadian tersebut langsung diberitahukan kepada keluarga dan dilaporkan ke Polsek Medang Kampai.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Dumai segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari para saksi. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah dilakukan visum, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” jelas Kapolsek.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental orang-orang di sekitar, serta segera mencari bantuan apabila menghadapi tekanan berat dalam kehidupan.***
- Penulis: Redaksi






