Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Publik Pertanyakan Pemilik Fortuner Mewah dalam Kasus Penyelundupan CPMI Dumai

Publik Pertanyakan Pemilik Fortuner Mewah dalam Kasus Penyelundupan CPMI Dumai

  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Pengungkapan kasus penyelundupan 26 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia di Kota Dumai, Riau, masih menyisakan tanda tanya besar di tengah publik. Sorotan kini mengarah pada kepemilikan sebuah Toyota Fortuner mewah yang digunakan dalam pengangkutan CPMI nonprosedural tersebut.

Kasus ini terungkap setelah Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Polres Dumai menggagalkan upaya pengiriman CPMI di Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (14/1/2026) dini hari.

Direktur Jenderal Pelindungan KP2MI, Rinardi, mengatakan pengungkapan berawal dari patroli rutin personel Polsek Sungai Sembilan sekitar pukul 02.00 WIB yang mencurigai tiga kendaraan di Jalan Raya Lubuk Gaung.

“Petugas menghentikan satu unit mobil Fortuner dan menemukan delapan CPMI perempuan. Selain itu, satu unit minibus yang membawa 17 CPMI serta satu unit mobil Sigra yang mengangkut satu CPMI juga turut diamankan,” ujar Rinardi.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan tiga terduga pelaku berinisial JS, MT, dan AP yang berperan sebagai sopir dan pengurus pengiriman CPMI. Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Dumai.

Namun, perhatian publik justru tertuju pada Toyota Fortuner hitam yang digunakan dalam aksi penyelundupan tersebut. Penggunaan kendaraan jenis SUV mewah dinilai tidak lazim dalam praktik pengiriman pekerja migran ilegal yang umumnya menggunakan kendaraan angkutan umum atau minibus.

Di tengah masyarakat Dumai, kendaraan tersebut disebut bukan mobil asing dan kerap terlihat beroperasi. Hal ini memunculkan spekulasi mengenai sosok pemilik kendaraan yang diduga memiliki peran penting dalam jaringan penyelundupan CPMI tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para CPMI diketahui harus membayar biaya antara Rp4,8 juta hingga Rp5,7 juta kepada pihak perekrut. Sementara para sopir lapangan disebut hanya menerima upah ratusan ribu rupiah untuk sekali perjalanan.

Wakapolres Dumai, Kompol Rahmat Syah, menegaskan bahwa penyidikan kasus ini tidak akan berhenti pada pelaku lapangan. Polisi masih mendalami alur jaringan, termasuk menelusuri kepemilikan kendaraan, peran masing-masing pihak, serta aliran dana dalam praktik penyelundupan tersebut.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural demi menghindari risiko eksploitasi dan perdagangan orang.(isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dishub Dumai Matangkan Rencana Relokasi dan Penambahan Jadwal Car Free Night

    Dishub Dumai Matangkan Rencana Relokasi dan Penambahan Jadwal Car Free Night

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Kabar gembira bagi warga Dumai! Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan relokasi dan penambahan jadwal untuk kegiatan Car Free Night (CFN). Acara yang sebelumnya diadakan di Jl. HR. Soebrantas ini kini akan beralih ke Jl. Sudirman dengan frekuensi yang ditingkatkan menjadi dua kali seminggu. Hal ini terungkap dalam rapat […]

  • Ilustrasi

    Kantor Camat Dumai Barat Dibobol Maling, Dua Unit AC Raib: Polisi Ringkus Dua Pelaku

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Dua unit AC outdoor di Kantor Camat Dumai Barat raib dibobol maling. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap dua pelaku di lokasi berbeda. Kantor Camat Dumai Barat, Kota Dumai yang berada di Jalan Cut Nyak Dien, RT 03 Kelurahan Purnama, Senin (14/4/2025) dibobol maling. Dua unit AC outdoor yang ada di dalam […]

  • Anggota Paskibraka putri di tingkat nasional diminta lepas jilbab saat pengukuhan dan upacara kenegaraan 17 Agustus. Jadi sorotan publik. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

    Fakta Menarik di Balik Kontroversi Paskibraka Istana Diminta Lepas Jilbab

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Jakarta – Polemik terkait aturan mengenai seragam jilbab untuk anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia tingkat nasional menarik perhatian publik. Remaja putri yang beragama Islam dan biasa mengenakan jilbab diminta untuk melepas atribut tersebut selama upacara pengukuhan Paskibraka serta pada upacara kenegaraan pengibaran bendera pada tanggal 17 […]

  • Warga Ngamuk Sabu Merajalela, Emak-emak di Rohul Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba

    Warga Ngamuk Sabu Merajalela, Emak-emak di Rohul Geruduk Rumah Diduga Bandar Narkoba

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    PASIRPENGARAIAN (KABARVIRAL.CO) – Ratusan emak-emak, pemuda dan remaja di Desa Bonai Darussalam, Rohul, geruduk dua rumah diduga milik bandar narkoba. Aksi viral ini dipicu keresahan warga akibat maraknya sabu dan pencurian sawit. Aksi masyarakat meningkatkan peredaran narkoba kembali terjadi di Provinsi Riau. Setelah sebelumnya viral aksi warga di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), kini ratusan […]

  • Buronan Penggelapan Uang Koperasi Miliaran Rupiah, Serahkan Diri ke Kejari Bengkalis

    Buronan Penggelapan Uang Koperasi Miliaran Rupiah, Serahkan Diri ke Kejari Bengkalis

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Bengkalis – Setelah hampir satu setengah tahun dalam pelarian, Saut Parulian Hutabarat, terpidana kasus penggelapan miliaran rupiah, akhirnya menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis pada Rabu (14/08/24). Saut, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Koperasi Simpan Pinjam CU 17 Agustus, telah menjadi buronan sejak Januari 2023. Menurut Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis, Resky […]

  • Kebakaran Hebat di Simpang Kanan menghanguskan rumah dan warung di Kelurahan Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, Rohil Sabtu pagi (20/7/2024).

    Kebakaran Hebat di Simpang Kanan, Harta Benda Habis Tak Tersisa!

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

    Kebakaran hebat melanda Simpang Kanan, menghanguskan rumah dan warung hingga tak tersisa. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta, tanpa korban jiwa. Polisi menduga penyebabnya adalah arus pendek listrik. SABTU pagi (20/7/2024), tragedi kebakaran hebat melanda Kelurahan Simpang Kanan, Kecamatan Simpang Kanan, yang mengakibatkan harta benda milik warga habis tak tersisa. Peristiwa yang terjadi di Jalan M […]

expand_less