Rem Blong! Truk Pengangkut Ekskavator Terjungkal di Inhil, Satu Tewas
- calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INHIL, KABARVIRAL– Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Provinsi Rengat-Tembilahan pada Selasa (25/2/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Sebuah truk Tornado Hino yang membawa alat berat ekskavator mengalami rem blong dan kehilangan kendali di penurunan Jembatan Rumbai, Simpang Tiga Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.
Akibat insiden ini, satu orang kernet mobil bernama Bambang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk, Eka Wahyu Deliansyah, mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, melalui Kasat Lantas AKP Fandri, mengonfirmasi bahwa kecelakaan terjadi akibat kegagalan sistem pengereman pada truk yang dikemudikan oleh Eka Wahyu Deliansyah.
Menurut informasi yang dihimpun, truk Hino bernopol BM 9155 BU yang mengangkut ekskavator VC135 warna kuning melaju dari arah Desa Sungai Gantang menuju Pelabuhan Parit 2 RT 06 Desa Mumpa. Saat melintasi Jembatan Rumbai, kendaraan kehilangan kendali, menyebabkan ekskavator yang diangkut jatuh dan menimpa dua sepeda motor yang sedang terparkir di sebuah warung milik Faisal Fadli.
“Mobil mengalami rem blong sehingga tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terguling serta menimpa dua sepeda motor, yakni Honda Vario dan Honda Supra X,” jelas AKP Fandri.
Petugas kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap korban. Para korban yang mengalami luka-luka dilarikan ke Puskesmas Sungai Salak untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.
Kerugian materil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi kendaraan berat untuk selalu memastikan kondisi rem dan sistem keselamatan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.(red/isa)
- Penulis: Redaksi







