Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Emak-Emak Sakit Ditolak Puskesmas Dayun karena Tak Punya KTP? Begini Faktanya

Emak-Emak Sakit Ditolak Puskesmas Dayun karena Tak Punya KTP? Begini Faktanya

  • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK, KABARVIRAL – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang emak-emak yang sedang sakit mengerang kesakitan, namun diduga ditolak oleh pihak Puskesmas Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, lantaran tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Video berdurasi 1 menit 43 detik itu pertama kali beredar di platform TikTok dan dengan cepat menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Dalam video tersebut, terlihat seorang wanita memakai jaket hoodie putih dan celana coklat tengah menahan sakit dengan memegangi perutnya.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (14/2/25), Kepala Puskesmas Dayun, dr. Nurmala Sari, awalnya membantah kejadian tersebut terjadi di Puskesmas yang dipimpinnya. “Kami tidak pernah menolak pasien, apalagi hanya karena tidak memiliki KTP,” tegasnya.

Namun, setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut, dr. Nurmala akhirnya mengakui bahwa insiden tersebut memang terjadi di Puskesmas Dayun. Menurutnya, kejadian itu terjadi akibat miskomunikasi antara petugas kesehatan dan pasien.

“Iya, peristiwa tersebut benar terjadi, kami baru tahu setelah mendalami dan menemui pihak pasien,” ungkapnya.

Menurut dr. Nurmala, pada saat kejadian, petugas Puskesmas hanya berjumlah satu orang, karena petugas lainnya sedang keluar untuk urusan lain. Pasien tidak ditolak, tetapi pulang sendiri tanpa memberitahu petugas.

“Petugas hanya satu orang, karena yang satu lagi sedang keluar. Pasiennya bukan ditolak, tetapi pasiennya pulang tanpa memberitahu petugas,” jelasnya.

Ia pun mengakui adanya kekurangan dalam komunikasi yang terjadi antara petugas dan pasien. Karena merasa menunggu terlalu lama, pasien akhirnya pergi dengan asumsi bahwa ia harus memiliki identitas untuk mendapatkan pelayanan.

“Kami akui, petugas kami kurang komunikasinya. Dikarenakan terlalu lama menunggu, pasien kecewa dan langsung pulang. Mungkin pasien berpikir kalau harus ada identitas baru bisa dilayani,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak Puskesmas Dayun berjanji akan membantu pengobatan pasien tersebut hingga sembuh. Jika diperlukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi, pasien akan segera dirujuk.

“Atas kejadian ini, kami akan memastikan pasien mendapatkan pengobatan sampai sembuh, dan jika perlu dirujuk, akan kami rujuk,” tutup dr. Nurmala.

Kasus ini pun menuai berbagai tanggapan dari masyarakat, yang berharap agar pelayanan kesehatan di Puskesmas lebih responsif terhadap pasien, terutama dalam kondisi darurat.(red/isa)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Riau, Irjen Pol M Iqbal dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Riau, Selasa (18/2/2025).

    Perang Melawan Kampung Narkoba! Kapolda Ultimatum Kapolres

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Kepolisian Daerah (Polda) Riau terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Bumi Lancang Kuning. Sepanjang Februari 2025, jajaran Polda Riau berhasil mengungkap jaringan narkoba besar dan menyita barang bukti berupa 87,6 kilogram sabu serta 51.882 butir pil ekstasi. Kapolda Riau, Irjen Pol M Iqbal menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi […]

  • Pasar-Pasar dan Toko Kembali Buka Setelah Gencatan Senjata di Gaza

    Pasar-Pasar dan Toko Kembali Buka Setelah Gencatan Senjata di Gaza

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • 0Komentar

    GAZA, KABARVIRAL – Gencatan senjata di Jalur Gaza, yang berlaku sejak Ahad (19/1/2025), membawa angin segar bagi warga Gaza yang merindukan perdamaian. Toko-toko mulai dibuka kembali, dan pasar-pasar pun kembali hidup di sepanjang jalan-jalan Gaza. Sementara itu, truk-truk bantuan kemanusiaan pun mulai memasuki wilayah tersebut dari Mesir, memberi harapan bagi pemulihan kehidupan setelah serangan brutal […]

  • Dua Sejoli Diamankan Beserta Puluhan Butir Ekstasi di Pekanbaru

    Dua Sejoli Diamankan Beserta Puluhan Butir Ekstasi di Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • 0Komentar

    Tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba di Pekanbaru setelah menggerebek rumah kos yang ditempati sejoli berinisial F (29) dan DLN (19). DALAM penggerebekan yang dilakukan pada Selasa (06/08/24) sekitar pukul 00.30 WIB, polisi berhasil menyita puluhan butir pil ekstasi berlogo tengkorak dan bendera Brazil. Penggerebekan ini dipimpin […]

  • Polisi Gagalkan Peredaran 7 Kg Ganja di Perawang, Pelaku Sudah 6 Bulan Beroperasi

    Polisi Gagalkan Peredaran 7 Kg Ganja di Perawang, Pelaku Sudah 6 Bulan Beroperasi

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • 0Komentar

    Polisi berhasil menggagalkan peredaran 7 kilogram ganja yang rencananya akan diedarkan di Perawang, Kabupaten Siak. Pelaku berinisial AF (26) yang diduga telah menjalankan bisnis haram ini selama enam bulan terakhir, ditangkap di lokasi tempat usahanya di Jalan 3 Blok C KPR 1, Kelurahan Perawang. PENGGEREBEKAN yang dilakukan pada Selasa (06/08/24) malam tersebut berawal dari informasi […]

  • Kecelakaan Beruntun di Dumai, Avanza Seret Motor Hingga Masuk Kolong, 1 Tewas, 5 Luka-luka 

    Kecelakaan Beruntun di Dumai, Avanza Seret Motor Hingga Masuk Kolong, 1 Tewas, 5 Luka-luka 

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Kecelakaan maut di Dumai, Avanza tabrak 3 motor. 1 tewas, 5 luka. Supir mabuk diamankan. Kecelakaan maut kembali mengguncang Kota Dumai. Sebuah mobil minibus jenis Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi BM 1870 CY menabrak tiga sepeda motor di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Ahad (25/5/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat […]

  • KPK Sita Uang Rupiah, Dolar, dan Pound Sterling dalam OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

    KPK Sita Uang Rupiah, Dolar, dan Pound Sterling dalam OTT Gubernur Riau Abdul Wahid

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL– Gubernur Riau Abdul Wahid dan 9 orang ditangkap KPK dalam OTT Senin (3/11). KPK amankan uang tunai Rp 1 Miliar lebih (Rupiah, Dolar, Pound). Status hukum Abdul Wahid Cs ditentukan hari ini (4/11). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang senilai lebih dari Rp 1 miliar dalam rangkaian kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur […]

expand_less