Breaking News
light_mode
Beranda » Dumai » Fakta Mengejutkan di Balik Penangkapan 42 Migran Ilegal di Pelintung

Fakta Mengejutkan di Balik Penangkapan 42 Migran Ilegal di Pelintung

  • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tim Fleet One Quick Response (F1QR) dari Pangkalan TNI AL Dumai berhasil mengamankan 42 pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang tiba dari Malaysia di pesisir Pelintung, Medang Kampai, Dumai, Ahad (23/6/2024). Penangkapan ini mengungkap sejumlah fakta mengejutkan di balik perjalanan berbahaya mereka.

OPERASI ini dimulai ketika tim F1QR Lanal Dumai menerima informasi tentang kedatangan PMI ilegal di wilayah Pelintung. Bergerak cepat, tim langsung menuju lokasi yang ditargetkan. Setibanya di Pelintung, tim segera berkoordinasi dan melakukan penyergapan di sepanjang pantai, yang menjadi titik awal pendaratan para PMI ilegal tersebut.

Tim menyaksikan para migran turun di pantai, sementara seorang tekong speed boat melarikan diri ke perairan Sepahat. Setelah melakukan pengejaran dan penyisiran di sekitar pantai Pelintung, tim gabungan TNI AL berhasil menangkap 42 PMI ilegal.

Para migran kemudian dibawa ke Lanal Dumai untuk dilakukan pendataan, pemeriksaan, dan pengecekan kesehatan sesuai prosedur yang berlaku. Selain mengamankan para migran, tim juga menyita 31 KTP, 44 handphone, dan 23 paspor. Fakta mengejutkan lainnya terungkap bahwa para PMI menggunakan tiga speed boat mesin 200 PK untuk perjalanan berbahaya dari Malaysia ke Indonesia.

Setelah pemeriksaan, Lanal Dumai menyerahkan 42 PMI ilegal beserta barang bukti kepada BP4MI Kota Dumai untuk diproses lebih lanjut. Berdasarkan informasi yang diperoleh, para PMI membayar agen di Malaysia antara Rp. 5.000.000 hingga Rp. 6.000.000 untuk kembali ke Indonesia menggunakan speed boat.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam pernyataan terpisah, mengimbau seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, serta merespons cepat informasi yang diterima, terutama terkait upaya penyelundupan PMI ilegal di perairan nusantara.

Penangkapan ini tidak hanya menyoroti usaha gigih TNI AL dalam menjaga kedaulatan perairan Indonesia, tetapi juga membuka mata kita akan risiko dan biaya tinggi yang harus ditanggung para migran ilegal demi kembali ke tanah air.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekan Depan, SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA/SMK Negeri di Riau

    Pekan Depan, SF Hariyanto Lantik 77 Kepala SMA/SMK Negeri di Riau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Sebanyak 77 kepala SMA/SMK dan SLB negeri di Riau akan dilantik Plt Gubernur SF Hariyanto pada 26 Mei 2026 untuk mengisi jabatan definitif. Setidaknya ada 77 kepala SMA/SMK dan SLB negeri di Provinsi Riau yang bakal dilantik Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto. Puluhan kepsek tersebut dilantik bersamaan dengan pelantikan pejabat […]

  • Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan.

    Dumai Gandeng UGM, Bakal Kirim 10 Dokter untuk Pendidikan Spesialis

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • 0Komentar

    WALI KOTA Dumai H Paisal SKM MARS mengumumkan kerjasama  dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kerjasama dengan UGM ini bertujuan mempercepat akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Dumai. SALAH satu poin utama dari kerjasama ini adalah penambahan 10 dokter spesialis baru setiap tahunnya. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan akses masyarakat  terhadap pelayanan kesehatan yang […]

  • Crane Patah di Pelabuhan Selatpanjang, Operator Tewas di Tempat

    Crane Patah di Pelabuhan Selatpanjang, Operator Tewas di Tempat

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Selatpanjang – Insiden tragis terjadi di Pelabuhan Selatpanjang pada Sabtu (7/9/2024), ketika sebuah crane patah dan menyebabkan tewasnya Suryadi (45), operator crane yang bekerja di kapal tangker KM MINO 1 milik PT Indomakmur Expresindo. Kecelakaan ini terjadi saat proses bongkar muat semen yang dikelola oleh Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Lintas Bandar Perkasa. […]

  • Prabowo Panggil Jaksa Agung, Kapolri Hingga Panglima TNI Soroti Tambang Ilegal

    Prabowo Panggil Jaksa Agung, Kapolri Hingga Panglima TNI Soroti Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan para menteri dan pimpinan aparat penegak hukum di Hambalang untuk membahas penertiban kawasan hutan dan tambang ilegal, serta menegaskan komitmennya menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 demi kesejahteraan rakyat, Minggu (23/11). Dalam unggahan pada akun Instagram @sekretariat.kabinet, pertemuan itu salah satunya membahas soal penertiban kawasan hutan […]

  • Mudik Lebaran Lebih Tenang, Warga Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi

    Mudik Lebaran Lebih Tenang, Warga Bisa Titip Kendaraan di Kantor Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral -Menjelang musim mudik Lebaran, Mabes Polri mengajak masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan aman dan nyaman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuka layanan penitipan kendaraan di kantor-kantor kepolisian bagi warga yang pulang kampung. Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, masyarakat dapat memanfaatkan kantor polisi seperti Polsek atau Polres sebagai tempat penitipan […]

  • Penampakan 70 ribu ton emas hitam alias batu bara yang diamankan Ditjen Gakkum ESDM di Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Ditjen Gakkum ESDM Amankan 70 Ribu Ton Emas Hitam di Kutai Kartanegara

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menggencarkan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) atau illegal mining. Melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum ESDM (Ditjen Gakkum ESDM), pemerintah mengamankan puluhan ribu ton emas hitam alias batubara ilegal di wilayah Kalimantan Timur. Pada periode 28 hingga 30 Desember 2025, tim Ditjen Gakkum ESDM […]

expand_less