Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Apmasir Rohil Desak Bupati Evaluasi Kinerja Inspektorat: Banyak LHP Tak Tuntas, Transparansi Lemah

Apmasir Rohil Desak Bupati Evaluasi Kinerja Inspektorat: Banyak LHP Tak Tuntas, Transparansi Lemah

  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAGANSIAPIAPI, KABARVIRAL – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Pesisir Rokan Hilir (Apmasir Rohil) mendesak Bupati Rokan Hilir untuk segera melakukan evaluasi serius terhadap kinerja Inspektorat Daerah. Desakan ini muncul akibat kekecewaan Apmasir terhadap kurangnya transparansi dan lambannya proses penanganan temuan dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Dalam keterangan resminya, Apmasir Rohil, Muhammad menyatakan bahwa Inspektorat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pembinaan dan pengawasan pemerintahan daerah, justru dinilai tidak maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kami menilai banyak sekali kejanggalan dalam kinerja Inspektorat. Terutama dalam hal penanganan temuan-temuan yang tercantum dalam LHP. Sampai hari ini, banyak yang belum jelas penyelesaiannya,” ungkapnya, Senin (14/7/2025).

Menurut dia, tidak hanya penanganan yang dinilai lambat, tapi juga lemahnya keterbukaan informasi kepada publik terkait hasil audit dan tindak lanjutnya. Mereka menyoroti bahwa masyarakat hingga saat ini belum bisa mengakses informasi secara terbuka tentang berbagai kasus yang telah diaudit oleh Inspektorat.

“Sebagai lembaga pengawasan internal, Inspektorat seharusnya bersikap objektif, transparan, dan cepat dalam menindaklanjuti setiap pelanggaran administrasi maupun keuangan daerah. Tapi nyatanya, malah sebaliknya,” tegasnya.

Apmasir juga menyebutkan, dari beberapa temuan LHP yang telah diketahui publik, mayoritas belum menunjukkan progres penyelesaian yang signifikan. Hal ini membuat masyarakat bertanya-tanya soal independensi dan profesionalitas lembaga tersebut.

Atas dasar itu, Apmasir Rohil mendesak Bupati Rokan Hilir untuk segera mengevaluasi total kinerja Inspektorat Daerah, termasuk melakukan rotasi atau reformasi internal bila diperlukan, agar fungsi pengawasan bisa berjalan optimal.

“Jika tidak ada tindakan dari Bupati, maka patut diduga ada pembiaran terhadap lemahnya fungsi kontrol di internal pemerintah daerah. Ini bahaya untuk tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tutupnya.(fad)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balap Liar di Depan Kantor Wali Kota Dumai

    Balap Liar di Depan Kantor Wali Kota Dumai Kembali Makan Korban, Seorang Pemuda Tewas

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Aksi balap liar yang kerap terjadi di Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, kembali menelan korban jiwa. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026) sore, tepatnya di depan Kantor DPRD dan Kantor Wali Kota Dumai. Seorang pemuda bernama Adi bin Taslim, warga Jalan Tengku Saleh, Kelurahan Bagan Besar […]

  • Jatanras Polda Riau Bongkar Jaringan Curanmor, 44 Motor Diamankan

    Jatanras Polda Riau Bongkar Jaringan Curanmor, 44 Motor Diamankan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Jatanras Polda Riau dan Polsek Binawidya membongkar jaringan curanmor di Pekanbaru dan Kampar. Enam tersangka ditangkap dan 44 motor diamankan. Sebanyak 36 unit sepeda motor diamankan Tim Resmob Jatanras Polda Riau, sementara delapan unit lainnya disita Unit Reskrim Polsek Binawidya. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kanit Jatanras Polda Riau Kompol Rainly L didampingi […]

  • Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Dumai, Rabu (24/7/2024) sekitar pukul 7.00 WIB di Jalan Mardeka Baru, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.

    Kebakaran di Dumai: Lima Rumah Hangus, Tujuh KK Kehilangan Tempat Tinggal

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • 0Komentar

    Kebakaran hebat melanda kawasan Jalan Mardeka Baru, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, pada Rabu (24/7/2024) pagi sekitar pukul 7.00 WIB. Dalam insiden ini, lima unit rumah warga hangus terbakar dan menyebabkan tujuh kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. MENDAPATKAN informasi tentang kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Dumai langsung meluncur ke lokasi […]

  • Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

    Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) — Dengan ini disampaikan bahwa benar adanya suara letupan akibat adanya kendala pada salah satu unit operasional PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai.  Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai mengatakan suara yang terdengar merupakan suara release tekanan ke api obor (flare) saat proses start up. […]

  • Polda Riau Gagalkan Peredaran Sabu 53,6 Kg dan Ribuan Pil Ekstasi di Siak

    Polda Riau Gagalkan Peredaran Sabu 53,6 Kg dan Ribuan Pil Ekstasi di Siak

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • 0Komentar

    SIAK, KABAR VIRAL– Polda Riau berhasil membongkar peredaran narkoba 53,6 kilogram sabu dan 49.682 butir pil ekstasi di Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Empat tersangka pun berhasil diringkus dalam operasi ini. Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal mengapresiasi langkah cepat tersebut. Ia menegaskan, keberhasilan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku narkotika. “Baru beberapa hari […]

  • Polda Riau Dalami Aliran Dana SPPD Fiktif: Selebgram Hana Hanifah Diduga Terima Lebih dari Rp 1 Miliar

    Polda Riau Dalami Aliran Dana SPPD Fiktif: Selebgram Hana Hanifah Diduga Terima Lebih dari Rp 1 Miliar

    • calendar_month Rabu, 25 Des 2024
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Selebgram cantik Hana Hanifah terseret dalam kasus korupsi perjalanan dinas fiktif (SPPD) di Sekretariat DPRD Riau. Hana disebut menerima aliran dana hasil korupsi tersebut hingga lebih dari Rp 1 miliar. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau menyebutkan, dalam pemeriksaan awal, Hana mengaku menerima uang senilai Rp 900 juta. Namun, angka itu […]

expand_less