Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Abdul Wahid Bacakan Pledoi, Bantah Dakwaan KPK dan Kutip Kahlil Gibran di Pengadilan

Abdul Wahid Bacakan Pledoi, Bantah Dakwaan KPK dan Kutip Kahlil Gibran di Pengadilan

  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) — Dalam sidang pledoi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid membantah menerima suap, menolak tuduhan KPK, menyebut kasus bermuatan politik, dan mengutip pernyataan Kahlil Gibran.

Sidang perkara korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid kembali digelar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin (20/7/2026).

Beragendakan pledoi atau pembelaan, sidang dimulai dengan pembacaan pembelaan pribadi yang disampaikan Abdul Wahid di hadapan majelis hakim. Pada pembacaan pembelaan pribadi itu, Wahid turut menyebut nama Gibran.

Abdul Wahid memulai pembelaannya dengan bersumpah. Ia bersumpah bahwa ia tidak pernah menerima apapun, termasuk apa yang didakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya tidak pernah menerima sesuatu apapun dari siapapun pada hari itu,” tegasnya.

Abdul Wahid juga membantah bahwa ia telah memaksa, mengancam para Kepala UPT di dalam rapat tanggal 26 Mei 2025. Ia mengaku hadir dalam rapat itu, tapi hanya sebentar dan bukan untuk mengancam.

“Saya dalam rapat tersebut hanya datang sebentar dalam rangka memastikan pelaksanaan program kerja Gubernur Riau sebagaimana janji kampanye saya. Karena Bappeda dan Dinas PUPR erat kaitannya dengan infrastruktur dan pembangunan, maka saya sekalian memonitor bagaimana rencana kerja tahun 2026,” ujarnya.

Abdul Wahid turut mengulang bantahannya terkait ia telah terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT). Ia merasa tidak pernah menjadi bagian dari OTT KPK.

Selain itu Abdul Wahid tidak terima disebut telah memberikan keterangan berbelit dalam persidangan seperti apa yang disebut dalam tuntutan Jaksa KPK. Ia merasa kasus yang menjerat dirinya terlalu mengada-ada dan terkesan bahwa ini kasus terlalu dipaksakan, seolah-olah ada muatan kepentingan.

Abdul Wahid menduga kasus ini bermuatan politik. Menurutnya tidak boleh ada lembaga hukum menjadi alat dalam rangka untuk kepentingan politik seseorang. Disinilah ia menyebut nama Gibran, tepatnya Kahlil Gibran, penulis dan penyair Amerika Serikat yang di penghujung abad ke-19 di Libanon.

“Sesuai kata Kahlil Gibran, saya mengutipnya Yang Mulia, Kahlil Gibran mengatakan, kezaliman yang paling kejam adalah kezaliman yang mengatasnamakan hukum dan undang-undang,” ujar Wahid.

Menurut mantan anggota DPR RI ini, dalam persidangan dan dalam peristiwa yang menimpanya, sangat tercermin bahwa kezaliman itu nyata. Karena menurut Wahid, konstruksinya lebih kepada pemaksaan terhadap sebuah kasus terhadapnya, sehingga seolah-olah ini ada peristiwa hukum.

“Padahal ini adalah peristiwa politik yang di nuansai dengan hukum, narasi yang dibangun seolah-olah atas nama hukum. Dalam menghadapi kezaliman ini, saya percaya ruang-ruang keadilan itu masih ada. Saya yakin bahwa pengadilan ini mampu menyelesaikan dan membuka tabir kebenaran terhadap semua permasalahan ini,” ujarnya.

Abdul Wahid yakin bahwa antara penegakan hukum, kepentingan politik, serta keadilan bisa bertemu dengan benang merahnya. Ia kemudian mengutik pernyataan Ali bin Abi Thalib yang mengatakan, ‘Ketika orang yang benar diam terhadap kebatilan, maka orang batil menyangka mereka dalam kebenaran’. Saat tulisan ini diturunkan, persidangan masih berlangsung.

Selain pembelaan pribadi, Tim Advokat Abdul Wahid juga membacakaan pembelaan setebal lebih dari 1.000 halaman.(red)

Redaksi : Isa

Sumber: riaupos.co

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lifting LPG Reborn 500 MT untuk Energi Nasional

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lifting LPG Reborn 500 MT untuk Energi Nasional

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai — Di tengah dinamika geopolitik global sepanjang 2026 yang memengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) menunjukkan peran strategisnya dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat serta ketahanan energi nasional. Hal ini diwujudkan lewat lifting/pengiriman produk LPG Reborn sebesar 500 MT (setara 500.000 Kg) ke Depot […]

  • Pekerja Tewas Terbakar di PT Wilmar, LSM Curiga Ada yang Disembunyikan

    Pekerja Tewas Terbakar di PT Wilmar, LSM Curiga Ada yang Disembunyikan

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di lingkungan PT Wilmar Dumai. Seorang pekerja dikabarkan meninggal dunia usai mengalami luka bakar serius hingga 90 persen di sekujur tubuhnya. Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas ini terjadi pada Selasa (15/04/25) malam. Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama dan dibawa ke RS Awal Bros Dumai menggunakan ambulans […]

  • KONI Dumai Tunjuk Abdul Kadir Jailani sebagai Plt Ketua

    KONI Dumai Tunjuk Abdul Kadir Jailani sebagai Plt Ketua

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) — KONI Dumai menunjuk Abdul Kadir Jailani sebagai Plt Ketua menggantikan Agustiawan yang mengundurkan diri karena mutasi tugas. Organisasi kini fokus mempersiapkan Porprov Riau XI 2027. Humas KONI Dumai Zainal Arifin mengatakan bahwa rapat pleno digelar pada Jumat (24/7) siang di Kantor KONI Dumai dihadiri jajaran pengurus dengan agenda utama membahas keberlanjutan organisasi […]

  • KLM Prima Setia karam di perairan Sepahat Bengkalis

    Ombak Besar Karamkan Kapal Sembako, Muatan Berserakan di Pantai Sepahat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • 0Komentar

    KLM Prima Setia karam di perairan Sepahat Bengkalis akibat cuaca ekstrem. Muatan sembako berserakan ke pantai, tujuh awak kapal selamat. kabarViral, Bengkalis – Kecelakaan laut menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Prima Setia No.1033/Ia GT 170 di perairan Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (23/1/2026). Kapal pengangkut sembako tersebut dilaporkan karam akibat dihantam […]

  • Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant

    Persatuan Wanita Patra Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan DPPA Tanamkan Budaya Anti-Bullying di SD IT Brilliant

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    DUMAI, (KABARVIRAL.CO) — Berangkat dari kepedulian terhadap isu bully dan mewujudkan lingkungan belajar yang nyaman, Persatuan Wanita Patra (PWP) PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Dumai menggelar sosialisasi bertajuk “No Bully, Just Friendly: Hentikan Bullying, Mari Berteman”. Kegiatan ini diberikan pada siswa […]

  • Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang berujung kematian seorang pria bernama Ryan Imanda, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial GN akhirnya diringkus polisi pada Rabu (28/1/2026) pagi, setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi kekerasan terhadap korban dengan menggunakan martil atau palu. Peristiwa tragis ini terjadi di […]

expand_less