Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » KPK Selidiki Dalang Perusakan Segel di Rumah Dinas Gubernur Abdul Wahid

KPK Selidiki Dalang Perusakan Segel di Rumah Dinas Gubernur Abdul Wahid

  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aktor di balik perusakan segel di rumah dinas Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Kasus ini terkait dugaan pemerasan dengan total setoran Rp4,05 miliar.

KPK masih menelusuri aktor yang memerintahkan perusakan segel di kediaman Gubernur Riau non aktif Abdul Wahid. Segel itu sebelumnya dipasang seusai penggeledahan pada 6 November 2025, tiga hari setelah operasi tangkap tangan di Pekanbaru.

“Ini akan terus didalami karena ini juga menjadi bagian upaya perintangan terhadap penyidikan yang KPK sedang lakukan,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Ahad (23/11/2025).

KPK mengimbau seluruh pihak kooperatif dalam penyidikan korupsi yang menyeret Gubernur Riau. Budi menyebut persoalan rasuah di Riau merupakan masalah yang berulang dalam beberapa tahun terakhir. “Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Riau yang mendukung penuh KPK untuk menuntaskan perkara ini,” ujarnya.

Terkait dugaan perusakan segel, KPK memeriksa tiga pramusaji yang bekerja di rumah dinas gubernur. Mereka adalah Mega Lestari, Muhammad Syahrul Amin, dan Alpin. Pemeriksaan berlangsung Senin (17/11/2025) di kantor perwakilan BPKP Provinsi Riau. “Diantaranya didalami terkait dugaan perusakan segel KPK di rumah dinas gubernur,” jelas Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/2025).

Perusakan diduga terjadi setelah penggeledahan yang menjadi bagian pengungkapan kasus pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Seperti prosedur standar, penyidik memasang segel untuk memastikan lokasi yang telah diperiksa tetap aman. Segel itulah yang ditemukan rusak.

Pengusutan perusakan segel berjalan bersamaan dengan penyidikan utama yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR-PKPP M Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubernur Dani M Nursalam. Ketiganya ditetapkan tersangka dalam dugaan pemerasan terhadap pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Modus pemerasan disebut menggunakan pola jatah preman berupa setoran rutin dari Kepala UPT Dinas PUPR-PKPP kepada gubernur. Total dana yang terkumpul mencapai Rp4,05 miliar. Setoran berlangsung setelah adanya kesepakatan fee sebesar 5 persen atau sekitar Rp7 miliar untuk Gubernur Abdul Wahid.

Kini seluruh tersangka telah ditahan. Abdul Wahid ditempatkan di Rutan ACLC KPK, sedangkan Arief Setiawan dan Dani M Nursalam berada di Rutan Gedung Merah Putih. ***

Editor: Isa
Sumber: tempo.co

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Dunia Naik Lagi, Imbas Perang Dagang AS-Tiongkok

    Harga Emas Dunia Naik Lagi, Imbas Perang Dagang AS-Tiongkok

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, KabarViral – Harga emas di pasar global terus menunjukkan tren positif. Pada perdagangan Jumat (7/2/2025), harga logam mulia ini kembali naik, menandai kenaikan enam pekan berturut-turut. Kenaikan harga emas ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Hal ini mendorong para investor untuk mencari perlindungan pada aset safe haven, dan […]

  • Dua Pencuri Dibekuk Polisi di Rohul, Salah Satunya Residivis Ternama 7 Kali Keluar Masuk Penjara

    Dua Pencuri Dibekuk Polisi di Rohul, Salah Satunya Residivis Ternama 7 Kali Keluar Masuk Penjara

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • 0Komentar

    Dua tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul). Kedua tersangka yang berinisial ES (19) dan AMA alias Ipin (45) merupakan warga Kecamatan Rambah Samo. Kasus ini menarik perhatian publik karena tersangka AMA diketahui sebagai residivis yang sudah tujuh kali keluar masuk penjara. KASAT RESKRIM Polres […]

  • Dirjen Kesehatan Masyarakat Resmikan ILP di Dumai

    Dirjen Kesehatan Masyarakat Resmikan ILP di Dumai

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Pemerintah Kota Dumai meresmikan peluncuran Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi. Acara ini berlangsung di Puskesmas Dumai Kota, Jalan Datuk Laksamana, Rabu (14/08), dengan melibatkan 10 Puskesmas, 36 Puskesmas Pembantu, dan 201 Posyandu di wilayah Dumai. Sekretaris Daerah Kota Dumai, H. […]

  • AM Gasak Kotak Infaq Tiga Masjid, Uangnya Dipakai untuk Sabu dan Judi Online

    AM Gasak Kotak Infaq Tiga Masjid, Uangnya Dipakai untuk Sabu dan Judi Online

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang pria di Kuansing berinisial AM (20) ditangkap polisi setelah membobol kotak infaq di tiga masjid demi membeli sabu dan bermain judi online. Rekaman CCTV mengungkap aksinya, sementara polisi menduga ia terlibat kasus serupa di masjid lain. Pelaku kini dijerat Pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara. Dalam sehari pelaku menjalankan aksinya di […]

  • Bentrok Dua Ormas di Pekanbaru,  Kendaraan dan Bangunan Hancur: Polisi Amankan 8 Orang Pelaku

    Bentrok Dua Ormas di Pekanbaru, Kendaraan dan Bangunan Hancur: Polisi Amankan 8 Orang Pelaku

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Bentrokan antara dua organisasi masyarakat (ormas) terjadi di tempat cucian mobil di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin (18/11/2024). Kerusuhan yang berlangsung siang hari itu sempat menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut. […]

  • Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia, 279 Masih Hilang

    Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar: 303 Orang Meninggal Dunia, 279 Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar terus bertambah, total 303 meninggal dan 279 masih hilang. BNPB menyebut pencarian ratusan korban berlanjut, sementara banyak daerah masih terisolir sehingga penanganan darurat dilakukan melalui jalur udara. Total korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera […]

expand_less