Geng Motor Bersenjata Serang Remaja di Pekanbaru, Tujuh Pelaku Ditangkap
- calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, KABARVIRAL – Satreskrim Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang dilakukan oleh sekelompok geng motor bersenjata di kawasan Simpang Tiga Gerbang Auri, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai. Dalam kejadian tersebut, tujuh remaja ditetapkan sebagai tersangka.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, membenarkan kejadian yang berlangsung pada Kamis (21/2/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. “Benar, ada tujuh remaja yang kami amankan terkait kasus pengeroyokan yang terjadi di lokasi tersebut,” ujarnya, Jumat (28/2/2025).
Korban, Jhoni Indo Harahap (17), mengalami luka serius di kepala akibat serangan menggunakan tongkat golf dan double stick. Sementara itu, saksi sekaligus pelapor, Alfi Tindu Harahap (18), juga mengalami luka di bagian kepala.
Menurut keterangan polisi, insiden ini bermula ketika korban dan teman-temannya sedang membuat video sinematik di lokasi kejadian. Tanpa alasan yang jelas, sekelompok pemotor tiba-tiba menyerang mereka dengan senjata tajam dan benda tumpul.
Merasa terancam, korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Bukit Raya. Tim Resmob Jembalang Polresta Pekanbaru segera bergerak cepat dan dalam operasi yang berlangsung pada 21 hingga 23 Februari 2025, tujuh pelaku berhasil ditangkap di berbagai lokasi.
Pelaku Ditangkap di Berbagai Lokasi
Pelaku pertama yang diamankan adalah DIK (17), yang ditangkap oleh anggota Sabhara Polda Riau sebelum diserahkan ke Polsek Bukit Raya. Dari hasil interogasi, polisi kemudian menangkap AZ (17) di Jalan Garuda Sakti dan HN (18) di Wisma Joy Guest House, Kecamatan Payung Sekaki.
Dari keterangan para tersangka, empat pelaku lainnya turut diamankan, yakni SML (17), MRH (17), AM (16), dan RRF (17).
“Seluruh tersangka sudah diamankan di Polsek Bukit Raya untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Kompol Bery.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu tongkat golf dan satu double stick yang digunakan dalam aksi pengeroyokan.
Kompol Bery menegaskan bahwa kasus ini masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain serta mencari barang bukti tambahan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas kriminal di lingkungan sekitar,” tutupnya.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






