UMK Dumai 2026 Disepakati Rp4.4 Juta, Tertinggi di Riau?
- calendar_month Rabu, 24 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai bersama Dewan Pengupahan Kota (DPK) resmi menyepakati besaran Upah Minimum Kota (UMK) Dumai tahun 2026 sebesar Rp4.431.174,69.
Besaran UMK tersebut mengalami kenaikan 7,59 persen dibanding UMK tahun 2025 yang berada di angka Rp4.118.669,61.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Muhammad Zakir, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut dicapai melalui rapat Dewan Pengupahan yang digelar pada Jumat (19/12/2025) di Kantor Disnaker Dumai, Jalan Kesehatan.
Rapat tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dewan Pengupahan, Bagian Hukum, Apindo, Kadin, hingga perwakilan serikat pekerja di Kota Dumai.
“Dari hasil rapat bersama, seluruh pihak sepakat UMK Kota Dumai tahun 2026 naik menjadi Rp4.431.174,69,” ujar Zakir, Senin (23/12/2025).
Zakir mengungkapkan, dengan angka kenaikan tersebut, Kota Dumai kembali diprediksi menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Provinsi Riau, sebagaimana yang terjadi pada penetapan UMK tahun 2025 lalu.
“Saat ini, hasil kesepakatan UMK 2026 tersebut sudah kami ajukan ke Pemerintah Provinsi Riau untuk mendapatkan persetujuan Gubernur,” jelasnya.
Sebagai catatan, UMK Kota Dumai dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami kenaikan signifikan. Pada tahun 2024, UMK Dumai ditetapkan sebesar Rp3.867.295,41. Kemudian pada tahun 2025, UMK naik sebesar Rp251.374,20 atau 6,5 persen, sehingga menjadi Rp4.118.669,61.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengupahan Kota Dumai, Muhammad Yunus, memastikan bahwa UMK 2026 yang telah disepakati tersebut akan mulai berlaku pada Januari 2026, setelah mendapat pengesahan dari Gubernur Riau.
Menurut Yunus, kenaikan UMK ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pekerja dan buruh, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta kemajuan dunia usaha di Kota Dumai.
“Kenaikan UMK sebesar 7,59 persen ini tentu menjadi kabar baik bagi pekerja dan buruh. Harapannya, kesejahteraan meningkat dan perputaran ekonomi di Kota Dumai semakin kuat,” pungkasnya.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






