Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Geger! Ajaran Sesat Anjurkan Seks Bebas di Meranti!

Geger! Ajaran Sesat Anjurkan Seks Bebas di Meranti!

  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebuah kelompok pengajian di Rangsang Barat, Kepulauan Meranti membuat heboh karena membolehkan seks bebas untuk menghapus dosa. Kabar cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga.

Menanggapi situasi ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Meranti segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Kapolsek Rangsang Barat, Iptu Rolly, membenarkan adanya kelompok pengajian yang diduga menyimpang di wilayah hukumnya.

“Benar, sudah ditangani Kemenag sama MUI Meranti,” kata Kapolsek Iptu Rolly, Kamis (25/07/24) dikutip dari DetikSumut.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rangsang Barat pada Selasa (23/7), MUI menghadirkan pihak bersangkutan berinisial HA dan pendampingnya untuk diminta penjelasan terkait ajaran yang dibuatnya. Namun, pertemuan awal yang disaksikan MUI kecamatan, Camat, Kapolsek Rangsang Barat, dan pihak lainnya belum menemukan titik terang, karena belum ada saksi dari masyarakat dan alat bukti yang cukup.

“Hasil pertemuan pembicaraan belum selesai. Saat itu, baru dihadiri sepihak oleh yang bersangkutan. Sedangkan saksi dan bukti belum dihadirkan,” ujar Wakil Ketua MUI Kepulauan Meranti, Ustad Asep Darul Tahkik.

Namun demikian, kata Asep, pihaknya telah membentuk sebuah tim gabungan dari MUI Kabupaten dan Kecamatan untuk menyelidiki lebih lanjut kebenaran ajaran yang dilakukan oleh HA dari informasi yang disampaikan masyarakat.

“Kami sudah mempersiapkan tim gabungan untuk terjun ke lapangan. Mereka nantinya akan mempelajari lebih lanjut dari masyarakat tentang kebenaran yang diajarkan oleh bersangkutan. Kemudian juga ada pendamping dari Intel Polres dan TNI demi keamanan semuanya,” katanya.

Jika bersangkutan terbukti melanggar syariat Islam, lanjut Ustad Asep, MUI sebagai lembaga keagamaan hanya bisa melakukan pembinaan, pendampingan, dan pembimbingan atas kesalahan yang dilakukannya.

“Kalau dia mau bertobat, kita bersyukur. Nanti kita bimbing ke jalan yang semula. Namun, jika nanti dia tetap bersikukuh dengan keyakinannya dan mengajarkan kepada masyarakat, tentu MUI tidak akan tinggal diam,” tuturnya.

Ditambahkannya, MUI Kepulauan Meranti akan mengeluarkan rekomendasi dan pendapat umum kepada masyarakat bahwa ajaran tersebut tidak benar dan melanggar syariat Islam.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang buruh sawit di Rokan Hilir diserang buaya saat hendak mandi di Sungai Rokan.

    Serangan Buaya di Sungai Rokan, Tangan Buruh Sawit Asal Tanah Putih Diamputasi

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang buruh sawit di Rokan Hilir diserang buaya saat hendak mandi di Sungai Rokan. Korban selamat, namun tangan kanannya terpaksa diamputasi akibat luka parah. Nasib nahas dialami Sahri Ramadhan Pasaribu (37), buruh lepas penimbang tandan buah segar (TBS) sawit, warga RT 03/RW 01 Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Sahri […]

  • Pertamina Kilang Sungai Pakning Bantu Pemulihan SMP Terdampak Puting Beliung

    Pertamina Kilang Sungai Pakning Bantu Pemulihan SMP Terdampak Puting Beliung

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai melalui unit produksi Sungai Pakning menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana angin puting beliung di Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Rabu (17/6). Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Karang Taruna Desa Api-Api yang turut berperan sebagai relawan dalam penanganan bencana dan didampingi oleh […]

  • IKWI Riau Raih Juara I Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara Tingkat Nasional

    IKWI Riau Raih Juara I Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara Tingkat Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO)– Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Riau berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara I pada Lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 IKWI tingkat nasional. Peringatan HUT IKWI tersebut dilaksanakan di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Prestasi tersebut diraih melalui penampilan […]

  • Bappenas Tinjau Tol Bukittinggi–Sicincin dan Lembah Anai, Hutama Karya Sebut Konektivitas Sumbar Kian Strategis

    Bappenas Tinjau Tol Bukittinggi–Sicincin dan Lembah Anai, Hutama Karya Sebut Konektivitas Sumbar Kian Strategis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    PADANG (KABARVIRAL.CO) – Bappenas bersama Hutama Karya dan sejumlah kementerian meninjau koridor Lembah Anai serta rencana Tol Bukittinggi–Sicincin. Proyek ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas, logistik, dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. PT Hutama Karya (Persero) menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris bersama sejumlah kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi Sumatera […]

  • Apmasir Minta Polda Riau Tindaklanjuti Skandal Proyek Mangkrak Sikoncang Tahun 2022

    Apmasir Minta Polda Riau Tindaklanjuti Skandal Proyek Mangkrak Sikoncang Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Aliansi Pemuda Dan Mahasiswa Pesisir Riau (APMASIR Riau) Fadli Muhammad menyampaikan lewat media online di balik gagalnya proyek pengadaan aplikasi bernama Sikoncang (sistem informasi kepenghuluan online nan canggih) yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) se Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau. Hingga kini dinilai belum berjalan maksimal dan bahkan terkesan gagal alias mangkrak […]

  • Pasangan di Selatpanjang Ini Terpaksa Menikah di Penjara Akibat Kasus Kekerasan Seksual

    Pasangan di Selatpanjang Ini Terpaksa Menikah di Penjara Akibat Kasus Kekerasan Seksual

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kisah cinta pasangan asal Selatpanjang ini berakhir tragis setelah mereka terpaksa menikah di balik jeruji besi akibat kasus kekerasan seksual yang menjerat sang calon suami. Rais dan RA, yang telah lama menjalin hubungan, akhirnya melangsungkan pernikahan di Masjid Ar-Rahman, Mako Polres Kepulauan Meranti, pada Sabtu (10/08/24) dengan suasana penuh haru dan ketidakpastian. RAIS, yang kini […]

expand_less