Muak dengan Simon! Massa Blokade Pintu Masuk Wilmar Dumai, Tuntut 10 Poin
- calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, KABARVIRAL– Suasana geram mewarnai unjuk rasa besar-besaran di pintu masuk Kawasan Industri Dumai (KID), Selasa (6/5/2025) sore. Ratusan massa dari Aliansi Pengusaha – Masyarakat Kota Dumai menuntut General Manager PT Wilmar-Dumai, Simon Panjaitan, untuk angkat kaki dari Kota Dumai.
Demo yang dimulai pukul 14.00 WIB ini memacetkan jalan utama Dumai – Pakning hingga 2 kilometer lebih. Mobil-mobil besar dan sedang terpaksa berhenti karena pintu masuk kawasan diblokade massa aksi. Aktivitas perusahaan lumpuh total.
Koordinator aksi, Zulfan Arif, yang juga dikenal sebagai pengacara muda Kota Dumai, mengobarkan semangat massa dengan orasi yang tegas.
“Kami muak dengan Simon ini. Usir Simon dari Dumai! Sejak dia menjabat, birokrasi makin kacau. Warga tempatan sulit dapat kerja, dan kebijakannya jauh dari beradab!” teriak Zulfan dengan lantang, dikutip dari detak 24.com.
Dalam orasinya, Zulfan juga menyoroti petinggi Wilmar lainnya, yakni Veri Tarigan yang menjabat sebagai Manager EHS. Ia menilai Veri kerap menjatuhkan denda secara tidak masuk akal kepada para pengusaha.
“Denda diberlakukan tanpa dasar yang jelas. Ini zalim! Kami minta dia juga diganti!” ujarnya, disambut teriakan dukungan massa.
10 Tuntutan
Aksi damai ini membawa 10 tuntutan utama yang dibacakan langsung di hadapan manajemen Wilmar. Di antaranya adalah:
1. Mengutamakan pengusaha lokal untuk seluruh pekerjaan di Wilmar Dumai.
2. Mempercepat proses penerbitan SPO dan BA.
3. Pekerjaan BA urgent harus dibayar minimal tiga kali lipat dari harga normal.
4. Tidak boleh ada pengurangan nilai pekerjaan yang sudah tertera di SPO.
5. Evaluasi ulang aturan EHS yang dianggap zalim dan kembalikan denda.
6. Pekerjaan di bawah Rp2 miliar wajib ditender di Dumai dan hanya untuk pengusaha lokal.
7. Kembalikan pekerjaan jenis Refair Maintenance yang dihapus era Simon.
8. Ganti Humas PT Wilmar-Dumai, Marwan Anugrah.
9. Ganti Manager EHS, Veri Tarigan.
10. Bila semua tuntutan tak digubris, Simon Panjaitan harus hengkang dari Dumai.
Simon dan Manajemen Muncul di Tengah Massa
Sekitar pukul 15.00 WIB, GM Simon Panjaitan bersama unsur manajemen Wilmar akhirnya menemui massa. Namun belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait tuntutan tersebut.**
Editor: Isa
- Penulis: Redaksi






